Susahnya Jadi Mas Joko
“Kamu tahu, Mas Joko? Saking berharapnya aku ke kamu dulu, aku bahkan pernah dan sering mengkhayalkan kita akan tinggal di sebuah rumah sederhana, dengan halamannya yang lebar. Kita punya taman dan di situ kita akan menanam bunga. Kita punya pohon buah-buahan, dan di antara dua pohon itu kita memasang hammock atau ayunan pantai.”
“Aku sering mengkhayal, Mas Joko. Suatu sore, aku sedang beristirahat, berbaring melepas penat di ayunan pantai, membaca buku sembari menikmati angin yang lalu. Kemudian kamu mendatangi aku, dan berbisik mesra; Ning.. oh, indahnya!”
********
Bab Populer