Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perangkap Cinta Sang CEO

Perangkap Cinta Sang CEO

Aidan tersenyum dan mulai mengingat lagi. "You are my heart poetry when my longing endlessly. I want you to be there when I open my eyes until I closed them at night. You cast away my grey haze, on the long search of my savanna. What a morning dew. You wipe all the thirst for my loveless heart, you are the aurora portrait that I drew for my sundown. You are like a beautiful flower that colors my spring. In times of this heart upset, you make it bright. You are my sun, and you are the ocean. Where my heart empties, you are the answer to my prayer. Which ends of my waiting, like a shooting star. The last hope of my heart," ujar Aidan membacakan puisi yang pernah dituliskannya dulu untuk Malikh
8.823.2K viewsCompletedAdded to Library 929 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.3K viewsCompletedAdded to Library 226 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
Sistem Super Boros

Sistem Super Boros

dan "Seeing and Not Seeing" Jantung Zhang Xiaoli berdebar kencang. Meskipun ia tahu Guan Fei tidak kesulitan menghafal kedua puisi itu, ia tetap sedikit gugup ketika mendengar pengakuannya. "Betapa banyak orang mencintaimu di masa mudamu, mengagumi kecantikanmu, baik yang palsu maupun yang asli. Hanya satu orang yang mencintai jiwamu yang berziarah, kerutan-kerutan menyakitkan di wajahmu yang menua. Dengan kepala tertunduk, ia berbisik sedih tentang hilangnya cinta di samping tungku merah menyala..."
101.9K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
Betty da Jogja

Betty da Jogja

“Gini Mam, selama beberapa hari ini aAku sangat penasaran dengan orang yang telah menulis puisi ini.” Andre menyerahkan satu lembar kertas yang berisi puisi. Sengaja dia men-scan halaman pertama notes itu, berharap Imam tidak akan curiga dengan rencana sesungguhnya. Imam pun kemudian membaca puisi yang tertulis pada kertas tersebut. “Maaf Pak. Ada apa dengan puisi ini?” “Aku tertarik dengan puisi itu. Meski terlihat sederhana, tapi membuat aku terkesan. Tapi sayang aku tidak tahu siapa penulisnya.”
107.3K viewsOngoingAdded to Library 227 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
Setelah Aku Pergi

Setelah Aku Pergi

Kalimat penutupnya sederhana: "Saya tidak punya banyak pengalaman profesional, tapi saya memiliki kecintaan yang besar terhadap seni. Terima kasih jika bersedia melihat karya saya." Ia menekan tombol kirim. Lalu bersandar di kursi, menatap langit malam dari balik jendela. Ia tidak tahu apakah akan diterima. Tapi yang pasti, ini berkemungkinan membantu nya memulai hidupnya yang baru.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

Saat Aku Melahirkan Kau Tak Ada, Saat Aku Pergi Kau Menangis

Baru saja hendak keluar kamar, ponselnya berbunyi. Begitu diangkat, suara pria bernada menyebalkan itu kembali terdengar dari seberang sana. "Ginseng merah ratusan tahun memang luar biasa buat pemulihan tubuh. Aku baru potong dua iris untuk diseduh, sekarang badanku penuh tenaga. Sayang sekali barang sebagus ini nggak bisa kamu nikmati. Hahaha ...." Mendengar suara tawa yang mirip ayam berkokok itu, kali ini Aurel langsung menekan tombol rekam.
1024.2K viewsOngoingAdded to Library 942 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
Istri Yang Kau Anggap Mandul

Istri Yang Kau Anggap Mandul

Mas Raja: "Alya Humaira, Aku rindu" Cairan bening langsung memenuhi kedua pelupuk mataku begitu membaca pesan itu, dan sedetik kemudian cairan bening itu mulai menganak sungai di kedua pipiku.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Ong Kiat: (tanpa menoleh) "Berhasil untuk apa?" Suaranya serak. Bukan karena dingin. Ah Wu: "Untuk... untuk negara, Tuan. Untuk... untuk—"yang Ong Kiat: (tertawa pahit) "Untuk negara? Atau untuk Selir Hui?" Mereka diam. Mereka tahu jawabannya. 🏮 PUISI YANG TAK PERNAH SAMPAI Kenangan lain datang—lebih manis, lebih perih di pelupuk Ong Kiat. Ia menggenggam Buku Puisi Karya putri yang diinginkannya. Yang tidak cantik sekali, tapi halus budi bahasanya.
328 viewsCompletedAdded to Library 12 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
TRAGEDI 98, PERUBAHAN SEORANG PEMUDA

TRAGEDI 98, PERUBAHAN SEORANG PEMUDA

kata Awan. "Dengan senang hati," kata Bagas. Bagas memetik gitar dengan indah dan membacakan puisinya: ------------------------------------------------------------- Awan, Anak Jalanan Pahlawan Muda Dari jalanan kau berjuang Untuk membela kebenaran Tak gentar pada ancaman Tak takut pada penindasan Kau pahlawan muda sejati -------------------------------------------------------------- Awan mendengarkan puisi itu dengan penuh perhatian, terharu. Bagas adalah orang yang memahami perjuangannya.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Purba satu ini malah terus melangkah dengan dada dibusungkan ke depan, berniat mencari padang rumput untuk meminta ampun pada Dewa. "Aneh kali dunia modern. Kenapa goa mereka terang benderang kayak gini, tapi betinanya malah suka menjerit kalau lihat pejantan sehat," gumam Purba dalam hati sambil menggaruk perutnya yang kotak-kotak. Yap, benar sekali.
9.7K viewsOngoingAdded to Library 223 Times as puisi karya goenawan mohamad
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status