Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Menggodamu Hingga Takluk Padaku

Diam yang terasa lebih menusuk daripada seribu kata, hingga akhirnya bibirnya bergerak pelan. “Dulu dan sekarang kamu masih sama. Terkurung di gudang yang terbakar, tersesat di labirin, tercebur ke dalam kolam taman. Selalu saja ceroboh." Cemoohan itu serta-merta membuat Calla mendelik sebal. Namun saat ia hendak membalas, tiba-tiba saja terdengar suara melengking aneh dari balik rerimbunan pohon taman.
1033.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 662 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Aku Tak Sepolos Yang Kalian Kira

Terdengar suara Silvi mencari pembelaan. Aku mengepalkan tangan. Jujur saja, ini pertama kalinya aku melawan Silvi. Karena dia sudah keterlaluan. Sudah masuk kamar seenak udelnya, eh, malah main ambil baju yang bahkan masih terbungkus plastik! Masih di posisi yang Sama, aku semakin mempertajam pendengaranku. "Baju apaan sih, Man, sampek gak boleh di pinjem. Silvi kan, cuma pinjem. Bilangin istrimu sana!"
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Buang

Istri yang Kau Buang

"Pada CV tertulis kalau Anda adalah seorang lulusan sastra. Pernah bekerja sebagai seorang finance. Saya ingin tahu, kenapa anda bisa nyasar di bidang itu?" Ditatap sedemikian rupa dan diberi pertanyaan seperti itu, membuat rasa gugup kembali menyerang. Sebenarnya Sofia sudah menyiapkan diri jika mendapat pertanyaan seperti itu. Pertanyaan yang cukup lumrah sebab basic pendidikannya adalah Sastra Inggris. Namun, mendengar kata 'nyasar' yang diucapkan penuh penekanan oleh lelaki itu, mau tidak mau Sofia gugup juga. Dia berpikir keras sebelum akhirnya memberikan jawaban.
98.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Istri yang Kau Sengsarakan

Istri yang Kau Sengsarakan

pinta Nayara. Plak! “Arkh!” Nayara memekik sakit saat hanger kayu itu mendarat di tas kepalanya. “Dasar anak tidak tau malu, kamu masih berani meminta uang dariku setelah membohongiku selama bertahun-tahun.” Clarissa berteriak marah. “Kamu ada hanya untuk membuat malu keluarga Widjaya saja.” Bugh! Bugh! Clarissa memukuli Nayara habis-habisan dengan hanger kayu. Anik yang melihatnya hanya bisa menangis dan tidak bisa berbuat apa-apa.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Cinta Dalam Tiga Luka

Cinta Dalam Tiga Luka

Ia menatap setiap mahasiswa dengan lembut, memberikan ruang untuk mereka berpikir, merespons, dan menelusuri makna yang lebih dalam dari sekadar barisan kata. "Menurut saya," ujar seorang mahasiswi di barisan tengah, "puisi itu seperti lemari tua, ada banyak rahasia yang disembunyikan dalam tiap lacinya. Kita hanya bisa membuka satu-satu kalau kita cukup sabar."
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Obsesi Cinta Pemain Wanita

Obsesi Cinta Pemain Wanita

Agar tak terlunta-lunta dalam kesendirian, walau malam menghujam kegelapan. Mayja mengusap ibu jarinya pada secarik kertas yang tadi ditulis oleh Rasel. Ternyata tulisan Rasel tadi adalah puisi ini. Meski sempat bingung mengapa Rasel tiba-tiba membuatkannya puisi, kira-kira makna apakah yang ingin disampaikan Rasel lewat puisi ini?
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

Jejak Lelaki Lain Di Tubuh Istriku

"Aku mau mendengar hal-hal puitis darimu untuk menyanjungku. Katanya kamu pintar merangkai kata?" "Aku khawatir, Kak... puisi bahkan tidak akan sanggup mewakili segala hal tentangmu. Kamu itu melampaui keindahan diksi manapun yang pernah tercipta." "Uhukk!" Claudia terbatuk kecil, wajahnya merona. Ia tertawa lepas. "Astaga, Aryo! Kamu jago gombalin cewek juga ternyata ya! Belajar di mana?"
1033.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 811 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
In Relationship

In Relationship

Seandainya . Guratan pena berisi puisi di selembar kertas menemani tangis Dinah hari ini. Puisi yang entah mengapa ia tulis sebagai bentuk lukanya saat ini. Dinah berharap ini mimpi, walaupun mimpi itu terlalu nyata untuk dianggap ilusi. Satu nama Untukmu yang kini tak lagi di sini Jangan khawatir tentang aku Percayalah, aku kuat
87.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Titipan Cinta Bentara

Titipan Cinta Bentara

Dan bahkan jika kau telah pulih Dan bahkan ketika luka lamamu menganga lagi Dan bahkan jika serpihan luka baru kembali mengoyak hatimu Pulanglah, aku rumahmu Jangan serakah, bagi aku lukamu Kita seduh bersama Dalam perayaan diam-diam di ujung malam Demi senyummu yang hanya bisa kuraba dalam ruang percakapan virtual kita. Setelah rampung, Lara hendak menyalin puisi itu ke ponselnya,, dia berniat mengirimkannya pada Mas Gala melalui chat w******p dan berharap, selain kalimat yang dia ucapkan di telepon, puisi ini bisa sedikit membantu Mas Gala meredakan sakit hatinya. Saat Lara mulai mengetik dan tiba di bagian kalimat “Pulanglah, aku rumahmu”. Lara kemudian menghentikan ketikan jarinya. Gadis
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai puisi kelasku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status