Bukan Surga Terindah
“Itulah mengapa aku sering bikin kamu jengkel. Aku pengin lihat ekspresi kamu yang seperti itu. Bikin gemas.”
“Stop, Ken!” kata Aida dengan nada pelan. “Aku nggak ingin membicarakan masa lalu. Kita sudah sama-sama memilih jalan masing-masing.”
Kenan menoleh, matanya memancarkan sesuatu yang tak biasa. “Tapi kamu masih ingat, kan? Semua kenangan tentang kita. Meskipun hanya sebentar, tapi semua itu masih segar dalam ingatanku. Kamu adalah satu-satunya perempuan yang membuat aku merasa nyaman, Da.”
ตอนยอดนิยม