Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Kata-kata itu meledak dengan semangat pemberontakan, kesepian, dan kejujuran yang brutal—hal-hal yang tidak pernah ia temukan dalam puisi-puisi kekaisaran yang membosankan dan penuh basa-basi. Sori terduduk lemas di kursi. Harga dirinya sebagai penyair terkenal di Bakkara runtuh seketika. "Hanya dengan satu kalimat ini..." bisiknya dengan suara serak, "setidaknya aku akan terbayang-bayang sepanjang hidupku. Bagaimana bisa dia menuliskan jiwa manusia hanya dalam empat kata?"
101.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Terjerat Deduksi Detektif Kejam

Amuk iblis di tempat tak dikenali, kan ku tahan sepenuh hati, Semua demi bertemu kamu lagi, Wahai istriku, Janganlah berhenti berdoa dan berharap, jadikan malam sebagai waktu meminta-minta, Kepada yang maha kuasa, pencipta semesta alam, Jadikan aku kuat dengan doa-doamu, dan keberanianku, Semoga kita bertemu lagi, istriku yang cantik, Maafkan segala kesalahan kakanda, Semoga kita ditakdirkan bertemu lagi di seberang lautan sana. Erik tidak tahu definisi kata-kata manis, puisi buatannya tidak mengandung kata-kata manis yang membuat Linda senang, tetapi berisi makna pahit tentang perang dan perpisahan. Puisi yang cukup untuk merobek hati seorang istri yang ditinggal suaminya ke medan perang da
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Dari Akting Jadi Pendamping

Dari Akting Jadi Pendamping

Hari-hariku terasa sepi Namun tetap kulalui Meski tanpamu Kekasih Jadi pergi saja dari hidupku Karena aku lelah Merasa sendiri Lagu Senja Tidakkah kau tahu Dadaku terasa sesak Karena merindukanmu Selalu merindukanmu Dan hanya merindukanmu Tak dapat kuungkap dengan kata Atau pun air mata Tak ada waktu yang terbuang Tanpa merindukanmu Tak ada malam yang terlewat
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Penyesalan yang Terlambat

Penyesalan yang Terlambat

Betapa bodohnya aku. Berapa kali aku mencoba menghubungi nomor itu, tapi aku tidak punya keberanian untuk menekan tombolnya. Aku bahkan tidak berani mengingat bagaimana aku dulu menyakitinya dengan kata-kata yang paling menyakitkan. Setiap kali aku teringat tatapan kecewa dan putus asa yang dia berikan padaku, aku menyesal dan ingin membunuh diriku. Namun, sekarang aku tidak punya uang lagi, dari mana aku bisa mendapatkan uang untuk membayar biaya perawatan ayahku?
8.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 348 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

Dia berlari ke depan dan mengambil saputangan, kemudian membacakannya dengan suara yang kekanak-kanakan. 'Pegunungan hijau di kedua sisi sungai saling berhadapan, tapi siapa yang bisa memahami kesedihan saat sepasang kekasih berpisah? Matamu dan mataku berkaca-kaca, tapi kita tidak bisa bersama." "Ayah, puisi ini sangat menyedihkan! Sama sekali tidak cocok dengan suasana Festival Musim Gugur!" Para selir membuka mulut mereka dengan terkejut.
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94.3K kali sebagai puisi kesedihan
Tampilkan Ulasan (967)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nama Pena Anar
Hai kak author tersayang, 🫰🏻 ijin. Novel Panas tentang Petarung jalanan yang menaklukan Nyonya Besar Judul.. Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Mari mampiiir...🫰🏻 aku tunggu ya!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Rasa Yang Hilang

Rasa Yang Hilang

Bayang-bayang kejadian kelam kembali menghantuinya. “Tolong lepaskan, aku. Tidak-tidak, akh... Jangan!” Gang sempit itu, di sana saksi bisu kesedihan kedua kakak-beradik yang saling menyayangi itu. “Kakak,” lirihnya sebelum keduanya matanya tertutup dan hilang kesadaran sepenuhnya. Bunyi ponsel mengalihkan perhatian. Agina merogoh saku celana dan keningnya mengeryit.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tersenyum tipis. "Kalian tahu, ada banyak hal hebat di dunia ini. Ah, kalian pasti tidak akan percaya itu. Biarkan kalian dapat gambaran sederhana saja." "Maksudnya?" tanyaku bingung. "Sesuatu itu, bukan semata-mata karena tidak suka, tapi kebencian. Ya, itu yang terjadi pada Zifa dna Pia. Dua remaja malang yang harus merenggut nyawa."
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 604 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Penyesalan

Penyesalan

bentak Alisya, meluapkan emosi yang ia pendam sejak tadi. "Gue ngerti. Gue juga kehilangan ibu sejak kecil. Tapi tangisan lu nggak akan mengubah apapun, Sya. Lu cuma akan bikin kedua orang tua lu bersedih di sana." Alisya masih saja menangis. Yogi menurunkan tubuhnya untuk mensejajari Alisya. "Gue tau lu ngerasain sakit yang amat sangat. Tak apa kalau lu mau nangis. Menangislah kalau itu bisa bikin lu ngerasa lega."
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Cintaku tak sekadar manja Kasih tak sebatas peluk mesra Pada doaku muara rasa Aku memilih pergi Sendiri memeluk luka Daripada seumur hidup rasa bersalah Andai durhakamu karena cinta __________________ Ah puisi ini, membuat moodku berubah seketika. Puisi tentang seseorang yang pernah memberi warna pada hidupku di masa lalu. Next
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

AEONIAN : Yang Pernah Terjadi Akan Abadi

Mengapa kau mengalir pergi Kala ucap terpatri di hati Akankah kau buktikan kau benci dirimu sendiri Kau tolak empat mata Namun, kau suka main mata Nan, bolak balikkan kata Laksana bunga tidur yang terasa Pijar yang ku cari Bukan kata manis yang kau beri Nostalgia yang ku rasa Apa kau merasa hal yang sama? Iblis kejam... Lihat tanda tanya ini Bisakah kita menjadi sahabat? Atau Berteman hingga akhir hayat? Nan, maaf kutelusupkan kau dalam puisi ini 26-04-2018 “Siapa yang menulis puisi ini? Tidak ada penulisnya” ucap Arka “Mungkin di kotak tadi ada sesuatu yang lain” lanjut Arka sambil turun dari kasurnya mengambil kotak yang dia banting tadi
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai puisi kesedihan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status