Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Aku ingin Bercerai, Tuan Duke Arogan!

Aku ingin Bercerai, Tuan Duke Arogan!

Liora menatap kosong pada ombak yang menghantam batu karang besar di bawah tebing, menciptakan buih-buih putih yang pecah seketika di bawah kepungan angin semenanjung yang menderu. Ia kemudian menghela napas kasar, membiarkan uap tipis menguar dari bibirnya yang kelu karena udara pantai yang menggigit. "Bisa-bisanya aku ada di sini sekarang. Ini benar-benar gila," gerutunya pelan dengan nada suara yang sarat akan frustrasi.
1011.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 252 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
Terdamparnya Sang Putri Duyung

Terdamparnya Sang Putri Duyung

Kisah tentang seorang duyung dan seorang pria, yang cinta mereka melampaui batasan dunia, yang takdir mereka terjalin oleh sebuah giok, dan yang pengorbanan mereka membawa kedamaian bagi lautan dan hati manusia. Pada suatu malam yang cerah, di bawah sinar bulan purnama, beberapa pelaut dan nelayan melaporkan melihat cahaya biru samar yang menari-nari di atas ombak, di sekitar patung Arjuna. Mereka mengatakan itu adalah "jiwa laut" yang menari bersama "penjaganya".
1.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 64 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Kini, puisi-puisinya penuh laut, angin, pasir, dan perpisahan. Suatu pagi, ia membuka laptop dan mulai mengirimkan tulisannya ke media online kecil. Tak disangka, puisinya disukai pembaca. Satu demi satu dimuat. Bahkan ada yang ingin membukukannya. Hati Erica perlahan menemukan arah baru. Tanpa Ricardo. Tanpa rencana pernikahan yang gagal. Tapi dengan dirinya yang lebih kuat dan penuh harapan.. Suatu sore, saat matahari terbenam, ia duduk di atas batu karang, memandangi laut yang seolah menyimpan semua kesedihannya.
909 viewsOngoingIdinagdag sa Library 27 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
Nilakandi

Nilakandi

Oh Pecandu, rupanya matahari menyambutmu dengan senyumnya, Desir angin itu akhirnya mendekatkanmu pada bahagia, Ah tunggu, bahagiakah? petakakah? Sang waktu menunggumu bercerita, datanglah. Puisi misteri menggema di laut menguning lagi. Ya, Diwana lagi-lagi terjebak di dalam mimpi versi keduanya itu.
105.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 194 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
Angin Danau Ladi Membawa Kepergianku

Angin Danau Ladi Membawa Kepergianku

Pada hari ulang tahunku yang ke-20, seperti biasa aku berteriak ke arah ruang tamu, “Kak Peter, Kak John, Calvin, hari ini aku sudah berusia dua puluh tahun.” “Kalian pernah bilang akan menemaniku merayakan setiap ulang tahunku.” Namun, yang menjawabku tetaplah keheningan. Di atas sofa, duduk tiga boneka kecil. Kak Peter, Kak John dan juga Calvin, teman masa kecilku. Mereka membuka mata, seperti di setiap malam yang telah berlalu, menemaniku dalam diam. Barulah aku teringat. Mereka sudah tidak menginginkanku lagi. Saat berusia sepuluh tahun, aku didiagnosis mengidap penyakit ginjal. Kak Peter membawa pulang Bella dari panti asuhan. Katanya, dia adalah adik yang cocok menjadi donor ginjalku d
1.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 33 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

"Ini adalah perpaduan tasawuf dan kepercayaan lokal. Tasawuf mengajarkan kita untuk mendekatkan diri pada Sang Pencipta melalui hati yang suci. Sementara kepercayaan lokal kita menghormati leluhur dan alam. Ketika dosa seseorang begitu besar dan ia melanggar keseimbangan adat, laut dan leluhur akan bereaksi. Itu yang kalian saksikan." La Ode Harimao lalu mengutip bait banti-bhanti yang sarat makna: "Te hawa mbea dhi kapoi, di olo na sintuwu ano," yang berarti, "Nafsu yang tidak dapat dikendalikan, hanya di tengah lautanlah tempat kita mengurusnya." Kejadian kemarin itu adalah representasi nyata dari teks bhanti-bhanti tersebut. Lautan bagi kita adalah jalan yang harus kita jadikan sebagai te
3.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 93 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
Jangan Mencintaiku Mr. Don Juan

Jangan Mencintaiku Mr. Don Juan

Tentu saja, boleh. Finnley termenung menatap lukisan itu sejenak, lalu berkata, "Lukisan ini menggambarkan suasana senja kemerahan dengan latar belakang hitam, kemudian ada hutan kecil di satu sisi, dan seorang wanita berjalan di tepi pantai di kejauhan. Gelombang laut abstrak tampak bergelora seakan hendak menelannya. Hmm ... bagaimana kalau 'The Turbulent Waves'?" "Ombak Bergelora ... it sounds good! Aku suka itu."
103.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 86 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

kata Aluna sambil tersipu malu. Menyanyi? Lance mengira kalau Aluna akan menari. Ketika Aluna membuka mulut, ternyata dia juga memiliki suara yang merdu .... "I am sailing, home again cross the sea. I am sailing, stormy waters, to be near you, to be free. I am flying ...." "Aku berlayar menyeberangi lautan untuk kembali ke rumah. Aku berlayar menerobos badai untuk menemuimu, untuk bisa membebaskan diri ...."
9.34.9M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 167.6K Beses bilang puisi laut
Ipakita ang mga Review (1893)
Read
+Library
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Basahin ang Lahat ng Review
Skandal Asmara Putri yang Terlarang

Skandal Asmara Putri yang Terlarang

POV Matilda Bulan memancarkan cahaya pucat di atas balkon, cahayanya lembut namun jauh. Aku bersandar pada pagar yang dingin, hawa dinginnya meresap melalui telapak tanganku dan naik ke lenganku, seolah mencoba membuatku mati rasa dari dalam. Udara malam menggigit kulitku yang terbuka, menerpa helai rambutku ke wajahku yang menempel di pipiku yang basah oleh air mata. Di bawah, laut bergejolak dalam kegelapan. Ombaknya menghantam tebing dengan irama yang menghipnotis, tanpa henti, mencerminkan pikiran-pikiran yang tak dapat kubungkam betapa pun aku mencoba dengan putus asa.
104.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

SUAMI KONTRAKKU MILIARDER TAMPAN

puji Arlando. Hamparan air laut yang begitu luas nampak berkilau terkena bias cahaya rembulan sehingga menghasilkan riak kilau bercahaya bagai hamparan berlian. Qeiza memejamkan mata saat angin laut menerpa wajahnya. Bau aroma laut masuk menyeruak ke dalam pernapasannya sehingga menyimpan kesan tersendiri di hatinya.
1010.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 397 Beses bilang puisi laut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status