Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

Penyamaran sang Putri di Akademi Para Pangeran

"Puisi, karya sastra yang mengungkapkan perasaan, isi hati, dan juga pikiran. Juga bisa diambil dari sebuah pengalaman hidup. Puisi sebuah syair yang mengandung makna.” Para siswa memperhatikan Guru yang menjelaskan tentang puisi. Guru juga membacakan beberapa puisi, tentang perjuangan seorang jenderal dan juga puisi tentang romansa. Setelah menjelaskan tema pelajaran hari ini, Guru menutup bukunya. "Sekarang giliran kalian. Ambil kertas, dan kuas." Guru kembali ke mejanya. "Tulis satu puisi. Temanya tentang perjuangan.”
101.8K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
Terikat Tatapan Pak Dosen

Terikat Tatapan Pak Dosen

"Dia bahkan nanya, apa kamu lebih suka puisi klasik atau kontemporer. Kelihatannya dia serius , Pak. Dia cantik, pintar, dan jelas-jelas menunjukkan ketertarikannya. Kenapa nggak coba kamu tanggapi sedikit?" Khai terdiam, memutar pulpen di antara jemarinya. Bayangan Mei yang selalu menatapnya dengan pandangan memuja di kelas melintas sejenak. Namun, entah mengapa, memori itu tertutup oleh bayangan Maorielle yang tampak kacau dan panik saat ponselnya berdenting di tengah ujian tadi. Dia lebih menikmati kelucuan Maorielle daripada keanggunan Mei. "Sampaikan pada Mei," ujar Khai akhirnya, "bahwa apresiasi terbaik untuk seorang dosen bahasa adalah dengan menulis esai yang jujur, bukan mencari ta
836 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Sì Hong To (Golok Empat Penjuru)

Ong Kiat: (tanpa menoleh) "Berhasil untuk apa?" Suaranya serak. Bukan karena dingin. Ah Wu: "Untuk... untuk negara, Tuan. Untuk... untuk—"yang Ong Kiat: (tertawa pahit) "Untuk negara? Atau untuk Selir Hui?" Mereka diam. Mereka tahu jawabannya. 🏮 PUISI YANG TAK PERNAH SAMPAI Kenangan lain datang—lebih manis, lebih perih di pelupuk Ong Kiat. Ia menggenggam Buku Puisi Karya putri yang diinginkannya. Yang tidak cantik sekali, tapi halus budi bahasanya.
417 viewsCompletedAdded to Library 10 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

Menjadi Ibu Pengganti Anak Kembar Milyuner Tampan

"Jadi, menurutmu syair, puisi, dan lagu tradisional yang diturunkan secara lisan bukan karya sastra? Apa kau bahkan bisa membedakan Sastra dan Sejarah?" Melihat situasi mulai tak terkendali, Luke yang tadinya bertindak sebagai moderator, langsung ambil alih. "Tentu saja karya lisan seperti syair dan nyanyian, termasuk Sastra. Rekan saya baru hendak menjelaskan, namun Anda tak memberi kesempatan sama sekali." Terhadap pria muda nan tampan, Caroline selalu punya kesabaran ekstra, terlebih ibunya Luke juga dosen di kampus Borough.
107.3K viewsCompletedAdded to Library 227 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Dari Dokter Ahli Berubah Menjadi Selir Tawanan Dewa Perang

Liora menunduk, wajahnya kaku lalu memilih mundur dan duduk di kursinya kesal. Bagi Elina, puisi seperti itu di dunianya dulu adalah hal yang mudah bahkan anak-anak pun biasa melagukannya dalam pelajaran sastra. Tapi di istana ini, di zaman yang membeku dalam tradisi dan simbol kehormatan, puisi dianggap bait-bait kuno dianggap mahkota intelektual. Dan dia, seorang asing dari masa lain, telah menampilkannya lebih indah dari para bangsawan berdarah murni. Hingga ia sangat di puji.
1032.9K viewsCompletedAdded to Library 854 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

sahut Nauli. "Ya, jika puisi itu tersebar, aku tidak tahu berapa banyak pujangga kerajaan yang akan memilih berhenti menulis karena merasa malu," Sori tertawa pelan, penuh kekaguman. "Aku tidak tahu keberanian macam apa yang membuatnya sanggup menyentuh begitu banyak topik..." Sori menatap langit, menggumamkan baris puisi yang kini terasa begitu nyata di tengah kemenangan ini:
101.2K viewsOngoingAdded to Library 34 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Orang biasa seperti mereka tentu merasa terhormat karena berkesempatan untuk melihat puisi karya Kaisar. "Eh, aneh, kenapa ada 2 marga di bawah puisi ini?" tanya seseorang tiba-tiba. "Pertanyaan bagus." Alarik meletakkan kedua tangannya di belakang punggung sambil menjelaskan dengan sombong, "Puisi ini memang karya Kaisar, tapi yang menulisnya adalah tokoh besar lainnya. Makanya, ada 2 marga di sana. Tentunya, ini berarti Kaisar sangat menghargai orang itu."
8.83.6M viewsCompletedAdded to Library 72.7K Times as puisi menurut para ahli
Show Reviews (736)
Read
+Library
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Read All Reviews
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

di posisi kedua, dan seterusnya. Namun demikian, kecuali Christopher, tidak ada seorang pun dari mereka yang merupakan ahli puisi. Setelah berdiskusi dengan tim direktur, mereka mengusulkan untuk menyederhanakan peraturan - cukup dengan menyertakan kata kunci dalam puisi. Para tamu tidak keberatan. Karena latar belakang profesional mereka, mereka memiliki beberapa paparan terhadap puisi kuno dan budaya tradisional. Mereka memang bukan ahli, tetapi bermain bersama tidak akan terlalu menantang.
3.1K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
Terjerat Cinta Sang Barista

Terjerat Cinta Sang Barista

Mengintip dari balik bahu Andrea, ia mengetahui bahwa buku yang menyita perhatian gadis itu adalah kumpulan puisi Kahlil Gibran, seorang penyair yang terkenal dengan gaya romantisnya pada zaman renaisans. “Menyukai puisi juga?” tanyanya retoris. “Kau menyukai banyak hal rupanya.” Andrea terkekeh, melirik dari balik bahu lalu lanjut membaca bagian belakang sampul. “Aku menyukai banyak genre. Walaupun aku lebih sering membaca novel romansa.”
101.6K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Merasakan sakit tidak terkira Bahkan, jiwaku lemas melihatnya Aku menangis, dia tambah menangis Akhirnya aku tertawa, dia tersenyum Bahagiaku, ternyata bahagianya Aku tidak menyangka, mataku untuknya Betapa tidak mungkin aku menginjak Semata hidup hanya untuknya Ibuku, berjalan dari gunung satu Mengunjungi gunung selanjutnya Untuk pertahanan hidup kita Jika aku menangis, dia berkata “Untuk apa kamu menangis, hidupmu masih panjang, teruslah berjuang, anakku!” Itulah ibuku, hidupku selalu ibuku Setelah membacakan sajak itu, saya terdiam sejanak, menyembunyikan air mata yang akan tumpah. Entah kenapa santri-santri banyak yang menangis pula, lebih-lebih santri putri. Saya yang berdiri di depan,
8.99.9K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as puisi menurut para ahli
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status