Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Puncak Kehidupan

Puncak Kehidupan

Tiga kata tertulis di atasnya ‘Jembatan Kebodohan Persephone. Saat Shelly berdiri di jembatan dengan punggung menghadap wanita itu, dia dengan lembut melantunkan… “Sungai yang terlupakan oleh Jembatan Persephone!” “Tidak ada yang benar atau salah dalam hidup, tidak ada kebaikan atau keburukan dalam kematian!” “Kamu bisa menjalani kehidupan yang layak, namun kamu telah memilih untuk membawa kematian pada dirimu sendiri!”
8.53.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122.9K kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Tampilkan Ulasan (846)
Baca
+Pustaka
Septiawan Cheeick
alur cerita nya slalu bisa di tebak..gitu2 aja.. mana dikit banget cuma 2 bab..itu juga cuma cerita selingan nyeritain informasi tokoh aja.. jadi ga nafsu baca..klo mau nyeritain tokoh aja mau nya uodate bab nya yg banyak sekali 4 atau 5 bab biar yg nunggu bab ga kesel.. cuma curhat aja ini............
Raka Abqary
percuma dong alex mnjadi sngat kuat toh pada akhirnya hanya alex dan kaisar rowan yang tersisa dibumi..& ternyata tujuan dari cerita ini ialah hanya mencari & bertemu leluhur rockfeller,yaitu dewa sang pencipta..gk seru,gak sesuai dgn harapan,masa iya stlh reinkarnasi alex jdi murid SMPnya dorothy?
Baca Semua Ulasan
Journey of Life

Journey of Life

Kata Jessy kesal. "Itu memang benar. Tapi apakah hal seperti ini bisa dijadikan sebagai alasan? tentu saja tidak mungkin. Saya sudah sering bertarung dengan mempertaruhkan nyawa, dan sampai saat ini saya masih bisa hidup dengan baik. Jika ada keraguan sedikitpun dalam hati kalian, maka keraguan itulah yang akan membunuh kalian sendiri". Ujar Nathan sambil mengulurkan tangannya kepada Ardi untuk membantunya berdiri.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
Jalan Hidup Kita

Jalan Hidup Kita

"Apa kau tahu, di tempat lain seseorang berjuang untuk tetap hidup! Setiap hari dia harus menjalani pengobatan menahan setiap rasa sakit hanya demi melihat matahari terbit esok hari dia bersedia melewati itu semua!" Setiap ucapan Mia adalah cerita dari hidupnya, "Kau anggap apa nyawa seseorang itu, mempermainkan nyawa seperti ini?! Kau sama sekali tidak berhak!" Tangis Amayra semakin keras, dia berlutut, menyesali diri karena hampir saja melakukan sesuatu yang bodoh. Mengakhiri hidup sama dengan melarikan diri. "Hargailah kehidupanmu saat ini, kalau mereka yang disisimu menghilang tidak akan ada kesempatan kembali."
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
Broken Heart

Broken Heart

Kota tempat aku dilahirkan, tempat aku dibesarkan oleh jalanan, tempatku memikul beban kehidupan ini sendirian dan tempatku memupuk harapan untuk tetap kembali hidup. Entah siapa orang tua yang telah tega menitipkan aku pada jalanan ini. Seorang bayi lucu dibiarkan tertiup angin di atas selembar koran dan ditutupi sehelai kain di bawah jembatan. Itu aku! Bayi lucu nan menggemaskan itu masih hidup, bahkan sudah cukup telaten disakiti orang bumi. Aku sudah besar, Ma, Pa. Jika kalian masih ada, lihatlah aku beserta keringat-keringat yang bercucuran ini. Aku sudah dewasa! Sudah kulewati masa-masa terburuk dalam hidupku. Namun, cerita baru saja dimulai. ***
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
Cahaya Hidupku

Cahaya Hidupku

"Semua kata yang merendahkan dan menghinaku itu juga karena kerasukan setan, baru bisa keluar dari mulutmu." Aku mengucapkan kalimat sepanjang itu, ternyata tanpa terhenti sama sekali. "Ervando, kamu hanya merasa aku nggak bisa hidup tanpamu." "Karena itu kamu meremehkan, mengabaikan, dan memandang rendah." "Mengejek dan menekanku, sudah menjadi satu-satunya cara bagimu mencari rasa keberadaan dalam hidupmu yang gagal, 'kan?"
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
WANITA YANG KAU HINAKAN

WANITA YANG KAU HINAKAN

🌸🌸🌸 Hidup sejatinya adalah perjalanan. Sekarang tergantung kita mau pilih jalan yang mana. Di depan sana ada banyak sekali rintangannya. Berkelok-kelok, lurus mulus, licin berlumpur atau naik turun. Aku menghela nafas berat saat membaca pesan dari paman Mas Danu. Pesan itu langsung kuteruskan ke ponselku.
7.369.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

INGIN TERLIHAT KAYA, AGAR BISA MENGHINA IPAR

Sungguh roda kehidupan Dista lagi diatas sekarang. Sedangkan aku? Benar-benar roda kehidupanku lagi di bawah. Sudah di bawah, bocor lagi. Jadi tak bisa melanjutakan perjalanan. Harus nunggu di tambal dulu. Entah siapa yang mau membantuku, menambal ban ini. Agar aku segera bisa melanjutkan perjalan hidup. Perjalanan hidup yang sangat terjal. Semoga aku sanggup melewati ujian hidup ini. Ujian hidup karena ulahku sendiri.
1026.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 675 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

WANITA BUTA DAN SUAMI BAYARAN

* Melukis Senja Budi Doremi Aku mengerti perjalanan hidup yang kini kau lalui Ku berharap meski berat kau tak merasa sendiri Kau telah berjuang menaklukkan hari-hari mu yang tak mudah Biar ku menemanimu membasuh lelah mu Izinkan ku lukis senja Mengukir namamu di sana Mendengar kamu bercerita Menangis tertawa Biar ku lukis malam Bawa kamu bintang-bintang Tuk temanimu yang terluka Hingga kau bahagia Aku disini walau letih coba lagi jangan berhenti Ku berharap meski berat kau tak merasa sendiri
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 519 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
Luka di Ujung Senja

Luka di Ujung Senja

Malam itu, Anggi menulis lagi di buku kecilnya. “Aku pernah mengira hidup adalah rangkaian luka yang harus ditahan sendirian. Sekarang aku tahu: hidup adalah perjalanan memilih siapa yang boleh berjalan di sampingku, dan kapan aku perlu berhenti sejenak.” Ia menutup buku, memandang Rafa yang tertidur pulas. Anggi tahu, masa depan tidak menjanjikan kemudahan. Akan ada sakit lagi, akan ada takut lagi. Tapi kini, ia tidak lagi berjalan dengan baju zirah yang membuatnya kaku.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Dan di dalam keheningan itu, aku tahu satu hal dengan pasti— Hidup tidak pernah benar-benar bertanya “kenapa kamu.” Ia hanya berkata, “Ini perjalananmu.” Dan untuk pertama kalinya, aku menjawabnya tanpa takut: “Baik. Aku siap berjalan.”
10859 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai puisi perjalanan hidupku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status