Kamu Hidup, Tapi Bukan Untukku Lagi
Hidup nyaman dan bergelimang kemewahan selama lebih dari 30 tahun, ini adalah pertama kalinya dia dihadapkan secara langsung dari jarak sedekat ini dengan kekejaman perang dan rapuhnya sebuah nyawa.
Kaca jendela mobil memantulkan wajahnya yang pucat pasi, sementara perutnya terasa mual bergejolak.
Geisha ada di sini.
Sendirian.
Isi pikiran itu menjelma bagai sebilah pisau tumpul yang terus-menerus mengiris jantungnya, menghantarkan rasa sakit yang teramat perih dan berkepanjangan.
Dia tidak bisa membayangkan bagaimana wanita itu, yang sangat takut pada kegelapan, ruang tertutup, bahkan serangga, bisa bertahan hidup di neraka seperti ini.
Bab Populer