Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Merajut Asa

Merajut Asa

Perjuangan hidupku begitu keras dan aku kembali dengan mata yang teramat lelah saat menyaksikan dunia sepertinya tidak akan berubah, tapi ketika tawamu hadir tawa itu mengudara mencariku tawa itu memperlihatkan padaku pintu-pintu kehidupan Stanza keempat dan kelima penuh dengan majas, tidak ada goresan pada lariknya. Textliner kembali dibubuhkan Joseph di stanza terakhir. Tertawalah pada malam, pada siang, pada bulan, tertawalah pada kekacauan jalanan di pulau ini
1062.5K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Show Reviews (64)
Read
+Library
The Room Hijab
Salah satu novel terbaik yg ak baca di GN, susunan kalimatnya sangat apik dan detail dan mudah dimengerti jika diresapi dalam2 sangat menyentuh hati dan terbawa emosi. Sukses selalu buat authornya ditunggu karya selanjutnya yaa ka...
kyara
cerita yg bagus, banyak memberikan edukasi terutama korban kdrt agar berani speak up dan ilmu psikologi mengatasi tekanan dlm diri sendiri..semoga author slalu bs menghasilkan cerita yg " berisi" namun tetep santai penyajian nya.. tq thor, ditunggu karya selanjutnya
Read All Reviews
Sang Pemburu Bayangan

Sang Pemburu Bayangan

Puisi itu berbunyi, "Dia, dia, dan dia adalah AT98. Dia tak berupa dan berbentuk, tetapi bernyawa. Dia nyata dalam ketiadaan yang hampa. Dia adalah rasa dari berbagai rasa yang ada. Dia adalah yang baik dan yang jahat dari kita. Dia bagaikan angin yang berhembus membawa kehidupan bagi kita. Dia berjalan tanpa kaki ditengah kehampaan yang mendera. Dia tanpa pikiran yang membuat kita berpikiran.
9.93.2K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Read
+Library
Mimpi Buruk Dunia Persilatan

Mimpi Buruk Dunia Persilatan

"Semua makhluk memiliki kehidupan, bahkan tumbuhan sekalipun… namun yang menjadikan hidup sesungguhnya adalah makna dari kehidupan itu sendiri… yang sering tersesat adalah manusia dengan ambisinya!" "Iya!" Paman Qin menuangkan secangkir arak untuk Lan Shi "hidup untuk mati, dan mati untuk hidup… matahari terbit ingin tenggelam, siang menunggu malam, hujan menantikan cerah, sedih berharap bahagia, kalah ingin kemenangan, maju takut mundur, menangis berharap tertawa, benci berharap dicintai, setia takut dikhianati… itulah yang pernah dikatakan ayahmu!"
9.5455.7K viewsCompletedAdded to Library 11.4K Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Show Reviews (59)
Read
+Library
Nelly Rosida
Saya sudah baca 52 bab dalam 1 hari, semoga saya tidak lagi menjadi korban penulis2 sebelum nya yg tidak bertanggung jawab. Semoga penulis ini,istiqamah,komit dgn update harian dan bisa menghargai hasil karya nya sendiri melebihi para pembaca dgn cara menamatkan tulisahn ini dgn cara yg elegan.
Kentang Imajinasi
venessa, Luna , Maya, yu yin, lili mati dipenggal sama karakter gak penting, buat venessa yang harusnya jadi icon utama di nerf habis2an dan matinya dibuat gak pantas Sama sekali. buat yang baru baca atau dah setengah jalan mending berhenti baca cari novel lain. daripada sakit hati
Read All Reviews
Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

Nyanyian Berdarah di Konser sang Diva

"Itu jumlah yang wajar untuk menjadi hebat. Kau harus lebih berhati-hati tentang cara menjadi diri sendiri. Aku tinggal ke kantor sebentar, lanjutkan semangat pagimu yang masih menggeliat lincah di kokamum pikiranmu. Rangkai lagi hingga seribu lima ratus kata dan kau akan utuh menjadi manusia pagi ini." Kalimat paling menyebalkan namun cukup menggelitik dari si pendiam tadi. Ia pergi dan tak tahu kapan akan jadi gila lagi. Hari-hari yang lincah, geli, dan cukup bersinar di bawah laut diriku. Di bawah pusar yang suci. Memaksa kaki-kaki tak tegap ini, untuk mekamunjak pada takdir yang sebenarnya bisa diubah. Sebuah prosa hidup. Ya, hidup. Kehidupan suci di bawah laut yang dekat dengan kedua ka
102.2K viewsCompletedAdded to Library 79 Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Read
+Library
Rumah Tengah Hutan

Rumah Tengah Hutan

Merasakan sakit tidak terkira Bahkan, jiwaku lemas melihatnya Aku menangis, dia tambah menangis Akhirnya aku tertawa, dia tersenyum Bahagiaku, ternyata bahagianya Aku tidak menyangka, mataku untuknya Betapa tidak mungkin aku menginjak Semata hidup hanya untuknya Ibuku, berjalan dari gunung satu Mengunjungi gunung selanjutnya Untuk pertahanan hidup kita Jika aku menangis, dia berkata “Untuk apa kamu menangis, hidupmu masih panjang, teruslah berjuang, anakku!” Itulah ibuku, hidupku selalu ibuku Setelah membacakan sajak itu, saya terdiam sejanak, menyembunyikan air mata yang akan tumpah. Entah kenapa santri-santri banyak yang menangis pula, lebih-lebih santri putri. Saya yang berdiri di depan,
8.910.0K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Read
+Library
Can't I Be Free?

Can't I Be Free?

Masih ingat dengan koridor itu Tempat itu menjadi saksi Kalian menertawakanku, aku tetap membisu diiringi tangisku Apa salahku? Apa pernah aku menggores luka? Apa kau suka melihatku tenggelam dalam lara? Cukup! Aku ini bukan hewan, aku juga sama makhluk Tuhan seperti kalian Kehidupan di masa depan adalah misteri. Entah apa yang akan didapatkan kesenangan, kebahagiaan, atau bahkan kesedihan. Yang jelas pasti yang diharapkan adalah bagaimana kita bisa menjadi seseorang yang bukan lagi orang sedih atau kesepian. Puisi yang aku sampaikan tadi cukup menggetarkan jiwa. Bagaimana kalian sudah bisa membayangkan seperti apa jalan ceritanya? Jika ada yang bisa menebak alur ceritanya tentunya pasti mas
104.5K viewsOngoingAdded to Library 162 Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Read
+Library
Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati

Napasnya terasa perih, seolah-olah robek di setiap hembusan. Dia bisa membayangkan Bilal menahan rasa sakit yang mengerikan setelah meminum pil itu, lalu merangkak sedikit demi sedikit masuk ke ruang bawah tanah ini dan akhirnya berbaring di dalam peti es itu. Di sisi batu nisan di dekatnya, terukir sebuah puisi baru. [ Semasa hidup tak sebantal, setelah mati satu liang. Dua bayang terkurung dalam giok seribu tahun, masih menggenggam tangan seolah-olah hanya berpisah sementara dalam hidup. ]
9.7626.7K viewsCompletedAdded to Library 20.1K Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Show Reviews (110)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
Yani Arwana
Cinta andini hanya untuk yg benar2 tulus dan berbakat. aq mlah brharap andini dptin hati putra mahkota dan jdi ratu. atau paling tidak jadi ahli akupuntur nmr 1 di negara itu rangga sangat licik. kecurigaanku tetap rangga yg meracuni kaki kalingga demi merebut posisi jenderal
Read All Reviews
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

Seakan mereka tak akan pernah letih dan lelah, sekali pun nyawa mereka taruhannya,) "Now it was Yaselin's turn, who read poetry. please want," ucapku dengan tersenyum. (Sekarang giliran Yaselin, yang membaca puisi. Silahkan nak,) "Thank you sir, thank you my friends. I will read a poem, entitled Mother. Mother, thank you, because of you I was able to be born into this world. Because of you, I can feel the trills and harshness of life. Mom I promise, if I succeed later. I will make you happy," ucap Yesline dengan menitikan air matanya.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 462 Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Read
+Library
Menyelusuri Jalan Hidupku

Menyelusuri Jalan Hidupku

Melihat pemandangan ini, hatiku dipenuhi rasa syukur dan kehangatan. Aku tahu, semuanya benar-benar menjadi awal kehidupan yang baru ....
6.4K viewsCompletedAdded to Library 249 Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Read
+Library
Kehidupan Fotografiku

Kehidupan Fotografiku

Aku pun turun dari mobil dan menghampiri Willy yang baru saja turun dari mobil sopir penggantinya. Willy tidak terburu-buru masuk. Dia menarikku ke sebuah paviliun di depan pintu, menyodorkanku sebatang rokok, lalu bergumam seolah bicara pada dirinya sendiri, “Seenak apa pun makanan, kalau dimakan terus pasti akan bosan. Secantik apa pun wanita, kalau ditiduri terus pasti akan bosan juga.” Aku benar-benar bingung, tapi aku tetap diam menunggunya melanjutkan.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as puisi 5 bait tentang kehidupan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status