Sentuh Aku Lagi, Sayang!
Mita Yoolihat aku sayangsentuhan cintakarena aku sayangaku masih sayang
Setiap sentuhannya adalah puisi, setiap desahan adalah baitnya.
Di keheningan yang temaram itu, mereka berbicara dalam bahasa yang lebih tua dari kata-kata. Bahasa yang hanya dipahami oleh dua insan yang saling mencintai, yang telah melewati badai, dan yang kini merayakan kemenangan mereka dengan cara yang paling primal.
Dengan saling memiliki, saling menyembuhkan, saling mengingatkan mengapa hidup layak diperjuangkan.
“Ahh … Bi …”