Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Suara kepala desa terdengar terkejut di seberang telepon. Yah… memang lebih baik. Selain kenyataan bahwa hati suamiku telah menjadi milik orang lain dan melarang anak kami memanggilnya ayah, semuanya sebenarnya berjalan cukup baik. Aku melirik poster di dinding bertuliskan “Tentara dan Masyarakat Adalah Satu Keluarga”. Aku tersenyum pahit. “Aku nggak terbiasa. Aku ingin kembali ke desa saja,” ucapku mantap.
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Pria bertelanjang dada itu berjalan menembus kegelapan malam bagaikan pemenang perang yang baru saja menaklukkan markas musuh. Di dalam posko bobrok itu, Rasti ditinggal sendirian dalam kondisi sange berat yang tidak bisa tertahankan lagi. Cairan gairahnya masih terus merembes membasahi celana dalamnya yang kini bercampur air seni Bahar. Wanita itu cuma bisa menggigit bibir meratapi nasib apesnya ditolak mentah-mentah sama sang mantan kekasih. "Dek Rasti, tolongin abang dong..." Bahar mengerang super lemah dari lantai sambil memegangi tangannya yang remuk parah.
10.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Syair Singgasana 1 : Prahara Di Balik Kabut

Pria tua itu bersujud di depan batu bertulis itu dengan ribuan emosi yang sepertinya tak mampu dijelaskan oleh riuhnya hujan deras dan derunya angin kencang malam itu. SELESAI *************************************************************************************************************** NAMUN PERANG TAK AKAN PERNAH USAI. SAMPAI JUMPA DI SYAIR SINGGASANA JILID 2
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai puisi persatuan
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
fatekhatur rohmah
Temponya emang gak terlalu cepat, pelan tapi udah ada kejutan di bab-bab awal dan bikin penasaran. Dialognya bagus dan penulis bener2 pas ngasih momen yang bikin aku kaget alias ga buru-buru. Masih belum bisa ditebak tokoh jagoannya yh mana nih, plis deh yg kayak gini jangan cepet2 tamat
Rizki Ansyari
Dunia dibalik kabut adalah refleksi dunia awam sesungguhnya, dimana semua ego, intrik, pengkhianatan akan selalu ada. Penulis mempu membukus kisah ini dengan begitu rapi tapi juga memainkan emosi pembaca. Kereeenn
Baca Semua Ulasan
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Puisi dan Musik untuk Kampanye Selain video dan foto, Sinta meminta beberapa pemuda untuk menuliskan puisi tentang Lambusango. Sari, seorang pemudi yang dikenal pandai merangkai kata, menciptakan puisi indah yang menggambarkan hubungan antara manusia dan alam. Ia membacakannya di depan Sinta dan Jun: "Di antara dedaunan hijau dan burung bernyanyi, Hutan ini adalah rumah, jiwa, dan hati.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
Alisya

Alisya

Semaksimalnya untuk hasil terbaik. Denganmu, kami bisa melihat Dengan adamu, kami bisa membaca Dengan hadirmu, kami bisa berjuang Dengan sapaanmu, kami terhindar dari kegelapan LAMPU Puisi yang ditulis Aiys di rangkaian yang ia gambar. "TEEEEEEEETTTTTTT," bunyi bel dengan menandakan telah usai sesi dua. Juna, Aiys, dan Tasya segera mengangkat tangan dan kemudian mengemas barang-barang mereka. Sebelum beranjak mereka sempatkan berfoto dulu dan memfoto hasil karyanya.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
My Beloved Partner

My Beloved Partner

Puisi itu berbunyi: Di antara sejarah dan darah pahlawan, Ada degup yang tak bisa kuabaikan. Tak ada merah putih di dadaku selain wajahmu yang selalu tenang. Untukmu, guru berjas abu-abu… Pak Taka mengernyit. “Ini puisi... romantis?” Laras maju ke depan dengan cepat, “Itu... karya fiksi, Pak! Kami mau menunjukkan bahwa nasionalisme bisa disisipkan dalam bentuk rasa cinta!”
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

ia menghilang saat mentari turun dari peraduanya tak sanggup ku kepakkkan kembali sayap ini ia telah patah… tertusuk duri duri yang tajam… hanya bisa meratap… meringis… mencoba mengapai sebuah pengangan…" Kak Citra membacakan puisi dengan penuh penghayatan. Musik masih mengalun pelan di sampingnya. Kak Citra seakan-akan bisa memboyong piala juara jika dia ikut kompetisi. Namun tidak dilakukannya. Dia tahu, dia memang sebagus itu. Kahlil Gibran adalah idolanya.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Senja Kau memberikan ketenangan Datangmu penuh harap Meninggalkan kesepian Ketika kau pergi, Pertemukan ku dengan malam Senja aku tak ingin sendiri Penuh asa menunggu mu datang Memandang pelik di tepi Pantai Riuh suara desir angin Menyapu keheningan Semua orang lantas bertepuk tangan dengan puisi yang di bacakan Delia. Gadis itu pun sangat senang tak hentinya tersenyum,di belakang Damar melambai ber isyarat memberikan selamat pada sahabatnya. Delia yang melihatnya pun ikut melambaikan tangan dan lantas menemui Damar. Mereka berdua duduk bersama sambil menunggu pemenang lomba yang akan di baca oleh Juri. Delia sudah tak sabar menunggu sesekali melihat kesekitar ruangan. Dan pada akhirnya Juri
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai puisi persatuan
Baca
+Pustaka
Sang Menantu Perkasa

Sang Menantu Perkasa

Setelah beberapa saat, dia bertepuk tangan dengan keras sambil memuji, "Puisi yang bagus. Sungguh indah, luar biasa." "Tentu saja." Arjuna tersenyum. Puisi itu adalah mahakarya seorang penulis, ahli filsafat dan penyair kuno zaman Dinasti Ratungga, Sapardi. Bagaimana mungkin tidak luar biasa? "Ribuan gunung tak ada burung, ratusan jalan jejak manusia pun sirna ...." Pria tua itu masih menggumamkan puisi Arjuna. "Puisi yang sangat indah, apa judul ...." Ketika lelaki tua itu tersadar dan ingin bertanya kepada Arjuna tentang judul puisi itu, Arjuna sudah pergi.
9.3430.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.4K kali sebagai puisi persatuan
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Easy Loundry
ga cocok u pembaca kek aku yg menyanjung, pria dgn 1 wanita, yg g playboy, g apa2 jahat, intimidasi yg penting u 1 wanita, g suka pria yg gonta ganti wanita, celup sana celup sini. jd blm berani baca buku thor yg ini.. mianheee thorrr, nyari buku dgn judul yg laen milik thor aja...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status