Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melahirkan Pewaris untuk Sang Bangsawan Bengis

Melahirkan Pewaris untuk Sang Bangsawan Bengis

Belum sempat memalingkan wajahnya, seorang perempuan berparas cantik dengan tinggi melebihi dirinya dan berambut pirang telah berdiri tepat dihadapannya. Hanna menaikkan salah satu alisnya. "Kau masih ingat aku, Obelia?" tanya perempuan asing itu sambil memamerkan seulas senyum manisnya. Alis Hanna saling bertautan dengan dahi berkerut. Kepalanya menggeleng perlahan. "Aku Freya, teman seperjuanganmu saat audisi menyanyi. Kau ingat 'kan sekarang?!" "Aku belum mengingatmu, maafkan aku."
1.5K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

“Soalnya Freya emang sikapnya kayak orang jatuh cinta semenjak hari itu.” “Kyra gak kenal, Bun. Tapi, kayaknya mahasiswanya Ezar, deh. Soalnya kan kemarin dia juga nyanyi dan ngajakin Ezar nyanyi. Terus abis itu, aku sempat liat Freya dan cowok itu ngobrol singkat. Gak tau dah ngobrolin apaan?” Tidak salah lagi, pasti itu Fadly. Sejurus kemudian, Kak Kyra dan Bunda Ola kompak menatapku penuh tanya.
9.991.6K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as puisi #senandika freya jkt48
Show Reviews (20)
Read
+Library
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Read All Reviews
The Devil's Mistress

The Devil's Mistress

Kilau sinar di pagi hari Sambut jiwa yang penuh ambisi Memulai langkah mengarungi Masa depan yang cerah dinanti Kumulai dengan langkah pasti Menatap cahaya sang mentari Denyut nadi yang tak henti Menapak langkah teguhkan hati Tentang harapan tentang cita Walau jauh kan ku tempuh jua Setinggi bintang hias angkasa Ku akan tetap tuk menggapainya Sejuta langkah tuk meraihnya Seluas lautan keringatku Tak akan pernah pedulikan Ku akan raih semua impian Oleh: wawan setiawan * “Aku menyukai ekspresi yang tersurat. Ada kegigihan yang dituangkan dalam tiap katanya,” gumam Joya. “Ajaib, Indonesia memiliki banyak pujangga muda yang berbakat. Puisi itu adalah salah satu kesukaanku.” Virgo menuangkan kemb
1088.3K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
Senandika

Senandika

“Mungkin karena perasaan lo campur aduk, jadinya nggak kerasa.” Shera menyeruput susunya, menikmati rasa asin campur plain tersebut mengecap indra perasanya. “Lo udah tau mau lanjut kemana?” “Kalau kampus belum, kota udah.” “Yogya, ya?” Jevan melebarkan matanya, melihat Shera takjub. “Lo tau dari Hayden?” “Nggak, gue nebak aja, sih. Soalnya Yogya yang paling sering jadi wishlist anak laki-laki.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Setelah puas menari heboh, semua orang turun kecuali aku yang menahan Senja untuk tetap berada diatas panggung. Aku membisikkan sesuatu ke pemain keyboard, dan dia langsung mengangguk. Lalu penyanyinya memberikan dua mic, satu untukku dan satu lagi untuk Senja. "Ayo kita berikan hadiah terindah untuk Kak Cepi dan Bang Fikri," bisikku. Senja terlihat bingung, tapi dia tetap menerima mic yang aku berikan. "Kita nyanyikan lagu Rey Mbayang dan Dinda Hauw, yang judulnya Kuyakin Bahagia. Kita sering menyanyikan itu sebelum tidur, jadi kamu hafalkan?"
1.8K viewsCompletedAdded to Library 54 Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Sebuah puisi singkat tentang kehilangan. “Kau hadir seperti badai pergi seperti senyap namun tak pernah benar-benar hilang dari benakku yang penat.” Freya memejamkan mata. Dadanya bergemuruh. Kata-kata itu terasa ditujukan padanya—atau seseorang lain yang pernah mengisi hati Dewa? Ia terduduk di sisi ranjang. Tangannya menyentuh bantal yang terasa dingin sedingin hatinya.
1052.2K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as puisi #senandika freya jkt48
Show Reviews (16)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Piemar
Halo, My Lovely Goodreaders, selamat datang di kisah Andini & Dewa ya.. semoga terhibur dengan ceritanya. Kali ini ceritanya tidak melulu tegang, emosional tapi ada humor yang bikin cerita makin seru.
Read All Reviews
Hati Sang Bayangan

Hati Sang Bayangan

“Baiklah. Karena kakakku sudah datang jadi aku akan pergi. Apakah kau tidak apa-apa kutinggal?” “Tenang saja. Aku akan menikmati pesta ini dengan nyaman.” “Kalau begitu sampai jumㅡ tunggu sebentar, siapa namamu? Aku Sarah.” ucap gadis pirang yang memperkenalkan dirinya dengan senyum sumringah. Helena menerima perkenalan manis itu dengan senyum manisnya. “Aku Helena.”
850 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
Senandung Cinta Aisyah

Senandung Cinta Aisyah

Erka heboh. "Bukan cantik, Erka!" Rasti mulai geram. "Lah, tadi kata si Cantika." Erka tak mau kalah. "Kalian mau apa?" tanya Aisyah. "Kamu jangan sok kecantikan depan Pak David. Pake pura jatuh segala!" Wajah Cantika menunjukkan kekesalan yang mendalam. Aisyah mengembuskan napas kasar. "Kakiku memang sakit, dan itu karena jatuh beneran, bukan karena mau dapat perhatian dari Pak David."
104.7K viewsOn holdAdded to Library 189 Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
(Not) A Queen

(Not) A Queen

Panggilan anjung adalah hal yang biasa untuk manusia yang mau mengabdikan diri kepada seseorang yang memiliki kuasa atau kekuatan tertentu. “Itu bukankah panggilan untukmu yang selalu ingin dekat dengan Nyonya Freya?” Feris melemparkan tatapan mengerikan kepada Naratama. “Bagiku Nyonya Freya adalah dewi yang turun ke bumi.” “Apakah kamu sedang mabuk? Kamu menyukai istri orang.” Feris menggeleng melihat kelakuan Naratama. “Hanya sekedar kagum bukan berarti berhak untuk merebut, Sensei.”
1017.9K viewsCompletedAdded to Library 661 Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

JENTERA SAKTI DAN MUSTIKA UDARATI

Tanya Candrakanti "Itu adalah Cundrik Asukhamatra milik keluargaku yang telah diberikan secara turun-temurun. Cundrik ini sangat sakti dan beracun. Jadi hati-hati menggunakannya. Karena racun di ujung cundrik (Keris kecil yang lurus seperti belati)ini hanya membutuhkan satu goresan akan bekerja dan membunuh siapapun yang tergores olehnya. Dengan cundrik ini, aku ingin kau membunuh Jentra setelah ia mendapatkan mustikanya, karena aku takut ia akan memberikannya kepada dimas Balaputeradewa. Akulah yang berhak atas mustika itu" Kata Maharaja Rakai Garung "Jadi bagaimana jika kakang Jentra menyerahkan mustika itu pada Maharaja? Apakah saya perlu membunuhnya?" Tanya Candrakanti mencoba setenang m
103.2K viewsCompletedAdded to Library 104 Times as puisi #senandika freya jkt48
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Ada satu puisi senandika dari Sapardi Djoko Damono yang selalu bikin hati bergetar, 'Hujan Bulan Juni'. Aku ingat pertama kali membacanya di sebuah buku tua milik kakek, selembar kertas yang sudah menguning. Puisi itu menggambarkan hujan yang turun di bulan Juni seperti seseorang yang menahan rindu.

Yang bikin spesial adalah bagaimana Sapardi bermain dengan personifikasi. Hujan bukan sekadar fenomena alam, tapi punya perasaan, bisa 'berdiri di depan pintu', bisa 'mengetuk-ngetuk'. Aku selalu merinding setiap sampai di baris terakhir: 'dan kita pun menangis tanpa suara'. Rasanya seperti ada yang mengganjal di tenggorokan, seolah puisi itu bicara tentang semua rindu yang tak terucapkan dalam hidup kita.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status