Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TETANGGA SOK KAYA

TETANGGA SOK KAYA

Sepertinya itu tema tambahan melihat kerusuhan yang terjadi hari ini. Sang Kyai mengurai dalil demi dalil, ayat demi ayat, terasa sejuk dan sangat mudah di cerna. Namun beberapa surah dan hadits membuat hatiku merasa ngilu sendiri. Sekilas namun terekam jelas. “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia itu yang di sampaikan oleh HR Ahmad Ath-Thabrani,” ucapnya lembut.
10150.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai puisi tema kemanusiaan
Baca
+Pustaka
Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Hati Seorang Perempuan (Indonesia)

Daripada tiga orang sama-sama tidak berbahagia, bukankah lebih baik cuma satu yang tidak bahagia, tapi dua orang lagi terselamatkan bukan? Senja akhirnya bersuara juga mengemukakan pendapatnya. Senja adalah seorang pribadi yang selalu berempati pada kesulitan orang lain. Dia bahkan rela melepaskan kebahagiannya sendiri demi membuat orang lain bahagia. Didikan kuat ibunya yang mengatakan all is well, begitu terpatri kuat dalam dirinya. Dia percaya segala sesuatu yang baik atau malah buruk sekalipun pasti memberikan pelajaran dalam hidup. Semua itu tergantung dari sudut pandang kepentingannya.
1057.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai puisi tema kemanusiaan
Baca
+Pustaka
MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

MENGEJAR IMPIAN DAN BERTEMU CINTA SEJATI

"Hmmm, mengapa aku selalu merindukannya? Namanya selalu bertahta di dalam hati dan pikiranku. Di tengah kegalauannya, Raidi menulis puisi untuk teman lamanya itu. SAJAK SANG KEKASIH Engkau sang pengusik rindu Kepadamu ku tuliskan sebuah puisi Puisi tentang kisahku dan kisahmu Yang selalu bertahta dalam ilusi Wahai sang pemilik hati Untukmu, kutuliskan subuah kisah Kisah tentang imajinasi Untukmu sang kekasih Wahai sang pemilik rasa Bayangmu selalu memenuhi imajinasiku
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai puisi tema kemanusiaan
Baca
+Pustaka
Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

Segala Harapan dan Kerinduan Hanyalah Kehampaan

"Pergi! Morgan, enyahlah sekarang juga! Aku nggak mau melihatmu! Aku sungguh menyesal, dulu aku menutupi identitasku demi mendampingimu merintis dari nol. Seandainya sejak awal aku tahu kau pria yang begitu hina, nggak tahu malu, dan menjijikkan, aku nggak bakal melirikmu sekali pun! Kalau aku dikasih satu kesempatan lagi, Morgan, aku bahkan nggak mau mengenalmu!" "Maaf, Adeline, aku salah! Aku bukan manusia! Aku yang membunuh anak kita, aku memang bukan manusia!" Morgan mengangkat tangannya dan menampar dirinya sendiri seperti orang kesetanan. Tamparan demi tamparan mendarat di wajahnya hingga pipinya memerah dan membengkak. Namun, bahkan setelah melihatnya seperti itu, hati Adeline tidak m
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai puisi tema kemanusiaan
Baca
+Pustaka
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

“Tapi saya ingin sekali membuat sesuatu yang... menembus batas. Membuat orang di banyak tempat merasakan hal yang sama.” Pandu yang dari tadi hanya memperhatikan, tergelitik untuk berkata, "Percayalah, Bumi selalu bisa menembus batas itu." Franz menatap Pandu lalu menoleh ke Bumi, sedikit menepuk sandaran sofa. "Ya, orang seperti dia tidak hanya menulis untuk negaranya. Dia menulis untuk siapa pun yang butuh diingatkan bahwa hati manusia sama di mana-mana.”
1011.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 425 kali sebagai puisi tema kemanusiaan
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Sang Pelakor

Hasrat Terlarang Sang Pelakor

"Di mana kemanusiaanmu? Kau selalu bilang Tuan Andra adalah iblis, tapi lihat dirimu sekarang. Apa kau tidak merasa bahwa kau jauh lebih mengerikan darinya? Kau menjadikan rahimmu sendiri sebagai panggung pembantaian demi sebuah ambisi dendam." Sri akhirnya mengangkat wajahnya. Tatapan matanya yang tadi tenang kini berubah menjadi tajam sepekat malam. "Kemanusiaan? Kau bicara soal kemanusiaan padaku, Arka? Dimana kemanusiaan dunia ini saat aku dan keluargaku dihancurkan oleh keserakahan lelaki itu? Di mana Tuhan saat dia merenggut segala yang kumiliki?"
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai puisi tema kemanusiaan
Baca
+Pustaka
Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

Maukah Kau Menemaniku Pergi Ke Dunia Dongeng?

"Kalau kalian penasaran dengan arti mantra yang kubacakan tadi, sebenarnya itu adalah sebuah puisi indah yang digubah oleh Sang Penguasa Sejati Tanah Kebahagiaan III sendiri. Terjemahan kasar ke dalam bahasa kalian kira-kira begini: "Langit mewarnai bintang-bintang yang teramat terang, angin menidurkan kehangatan di tanah pulau. Aku dan kamu bersatu dalam cinta, tertawa sebagai sahabat yang hangat, mengagumi embun milik kita. "Bunga-bunga melukis pelangi yang luas, menyinari matahari, menyinari bulan di langit. Anak-anak kecil bergerak penuh keajaiban, tertawa luar biasa, kesedihan pun tertidur, saat cahaya langit tiba.
561 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai puisi tema kemanusiaan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status