Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas

Dear Kakak Kelas .. Di saat kamu hadir dalam hidupku, disitulah aku mengenal cinta .. Tapi maaf, aku tak bisa membalas cinta mu karena aku tak mau, tak mau kamu terluka.. Kamu tidak tau semuanya tentang apa yang sedang kurasakan.. Tapi ketahuilah, aku mencintaimu, karena dalam segala keadaanku, cuma kamu yang ada disisiku.. Love you.
3.1K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Penyesalan CEO Cantikku yang Dingin

Dia bertanya, "Gimana? Tulisanku ini keren nggak?" Semua orang tidak bisa berkata-kata. Bradford bertanya lagi, "Goresan dan strukturnya, apa bisa disebut kelas atas? Kalau master zaman dulu hidup kembali, belum tentu bisa menulis aksara rumput liar sebagus ini, 'kan?" Semua orang terdiam. Semua kalimat itu adalah pujian tulus yang tadi mereka lontarkan sendiri untuk "Merah Membanjiri Sungai".
10275.0K viewsCompletedAdded to Library 6.0K Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Days to Remember

Days to Remember

Aku dan Ani, ikut pergi untuk melihat mading, anak-anak kelas sebelah dan kakak kelas juga ikut mengerumuni tempat ini. "Puisi siapa nih?" ujar salah seorang perempuan bergelang merah, aku meliriknya untuk memastikan reaksi apa yang akan ditunjukannya. "Kepedean banget sih nulis-nulis kayak gini!" Lanjutnya dengan wajah ketus. "Iya nih, apaan coba yang bagus?" sela murid lainnya. "Maksudnya apa coba? Pelangi-pelangi? Mau ngedukung LGBT ...," lanjut yang lainnya terdengar sinis.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Prabu

Prabu

Aku yang lemah dan menempati kasta terendah, kini akan merangkak naik menuju rantai makanan teratas. Mereka yang membuat aku sengsara, akan aku buat membayar semuanya. Tidak peduli pandangan orang lain yang mengatakan aku pendendam atau aku gila. Karena yang berkata demikian, mereka hanya belum pernah merasakan hidup yang seperti neraka! *** Bab 1 Dalam ruangan kelas yang tenang, guru sedang asyik menjelaskan sambil menulis semuanya di papan tulis. Semua siswa belajar dengan baik dan tekun hingga lalat saja tidak berani terbang mengganggu.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 40 Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Kenikmatan Di Kelas Bisnis

Kenikmatan Di Kelas Bisnis

“Di sana ada mahasiswa polos, bos besar yang dingin, bule tampan… Semua yang bisa kau bayangkan ada di sana. Nggak ada yang gak ada di sana.” Melihat wajah Stella yang merah merona penuh vitalitas, aku tak bisa menahan rasa bingung. Aku pun pernah naik kelas bisnis sebelumnya. Pramugaranya memang tampan, tapi tak sampai seheboh yang dia gambarkan, kan?
100.1K viewsCompletedAdded to Library 3.4K Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Suamiku Tidak Memiliki Gaji

Suamiku Tidak Memiliki Gaji

tanyaku sambil fokus mengendarai sepeda motor "Ya sedih sih Ma, terus Khalisa dengar pesu*ihan-pesu*ihan gitu, emang pesu*ihan itu apa sih Ma?" "Nanti Mama jelasin dirumah aja ya!" "Oke Ma." Sepanjang perjalanan aku tak henti-hentinya berpikir bagaimana caranya agar aku bisa tahu apa yang dibicarakan mereka di grup kelas Grup kelas ada 2, pertama grup resmi yang dikelola langsung oleh wali kelas , dan kedua grup yang isinya hanya orang tua murid kelas 1 A saja, dan adminnya adalah Bu Narti
103.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Cinta Sang Preman

Cinta Sang Preman

*** Rasa Aku berkelana melewati rimba aksara, menembus lebatnya kata Aku berenang dalam kubangan gelap dan terangnya pikiran Mencari rasa yang sepat singgah pada manik jiwa Terbang mengikut angin berhembus sampai akhirnya leyap pada batas nyata Luka hanyalah setitik duka yang tersirat dalam kisah semesta Aku pun pergi pada cinta, kuiklaskan diri dalam rengkuhnya Cumbuannya membangkitkan gelora hasrat jiwa, hadirkan selaksa bahagia ** Jadi lagi satu puisi, coba up lagi di medsos. Siap dikritik, daripada harus diam menunggu kabar dari manusia yang mulai menghilang dari peredarannya. [Ta,] Kenzo mengirim pesan [Uyy, dapa, Ken?] [Sibuk 'gak?] [Gak, kenapa?]
104.3K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Rest Area

Rest Area

Yang biasa mampir itu geng k-pop yang terdiri dari tiga personil; geng dangdut terdiri dari empat personil; geng JD yang datang cuma satu orang dari delapan personil; dan yang terakhir geng tak bernama yang terdiri dari aku, Niara, dan Disa. Empat puluh empat murid di kelasku memang berkubu-kubu. Namun, kalau sudah menyangkut PR dan sejenisnya, kami pasti bersatu. Kalau ada masalah yang menyangkut kelas, kami juga siap membela. Mei lalu, salah satu murid di kelasku juga punya masalah dengan salah satu guru. Masalah lainnya muncul, mengakibatkan kami berselisih paham dengan kelas sebelah. Aku dapat melihat emosi tiap orang di kelas. Mereka membalas semua nyinyiran kelas sebelah yang pro terha
1011.7K viewsOngoingAdded to Library 304 Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Seluruh mobil itu hanya seharga satu ban dari mobil mewah lainnya dari kelas dua. Orang-orang dari kelas dua memandang dua puluh atau lebih orang dari kelas satu dengan jijik. "Orang-orang dari kelas satu sepertinya tidak ada yang sukses." Seseorang dari kerumunan mengejek. “Ya, mereka semua sangat miskin. Aku bertanya-tanya mengapa Quincy mengundang kelas satu?” Orang-orang dari kelas satu ingin membantah tetapi tidak memiliki kepercayaan diri untuk melakukannya.
9.992.2K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

Pembalasan Berkelas Istri Tak Sempurna

"Aku rasa pembicaraan kita sudah selesai, Fahri. Silahkan bawa pakaian ini kembali ke rumahmu. Aku tidak sudi memakai pakaian pemberian istrimu. Dengan memberikan barang murahan ini, secara tidak langsung ia sudah menghina Mama. Dia sudah menunjukkan kelasnya. Dia kelas murahan....." "Siapa sebenarnya yang berkelas murahan?" ejek Fahri. "Seseorang yang tidak pandai menghargai pemberian orang lain, bukankah itu murahan namanya? Seseorang yang berkelas pasti menghargai pemberian orang lain walaupun hanya selembar serbet." Lelaki itu akhirnya berdiri. Benar, tak ada gunanya ia meneruskan melayani ucapan ibunya.
7.880.5K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as puisi tentang kelas
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status