Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MENGGENGGAM PERIH MENIKAHI TAKDIR

MENGGENGGAM PERIH MENIKAHI TAKDIR

Aku sudah menduga pertanyaan ini akan muncul suatu hari nanti, tapi tetap saja, ketika saatnya tiba, rasanya sesak. Aku tersenyum kecil, tapi hambar. "Keluargaku ...." Aku menghela napas panjang. "Mereka adalah orang-orang yang paling aku cintai, tapi juga yang paling membuatku terluka." Ibu mengerutkan kening. "Apa maksudmu, Nak?" Aku menatap jemari yang saling bertaut di pangkuanku. Suaraku hampir bergetar saat mulai berbicara.
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Jodoh Jebakan Dari Opa

Jodoh Jebakan Dari Opa

Opa tersenyum lebar, menatap semua cucu dan cicitnya, “Inilah keluarga yang hebat… penuh tawa, cinta, dan cerita gila yang indah. Semoga semua momen ini terus kita ingat, dan kita selalu bahagia bersama.” ***
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Calon Ibu Tiri Spesialku

Calon Ibu Tiri Spesialku

Itu adalah siksaan mental yang nikmat bagiku. ”Dit... lo jangan ngomong yang nggak-nggak,” bisik Kiara, suaranya tidak lagi ketus. Dia menunduk, menatap air di dalam gelasnya. ”Kita ini keluarga.” ”Keluarga tanpa hubungan darah, Ra. Lo tahu itu,” sahutku sambil mengulurkan tangan, menyentuh seuntai rambutnya yang jatuh di bahu.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

"Kama … Jagalah dirimu dan keluargamu dari siksa api neraka! Jadikanlah keluargamu keluarha yang sakinah mawaddah warrahmah barakah …!" Kama tak mampu menggetarkan secuil kecil kata pun untuk merespon semua pesan Mamak. Hanya air mata, keringat dingin dan perasaan bahagia yang berdegup di dal jantungnya. Sekarang, segala mimpi dan asa itu telah terwujud nyata. Indah dalam pelukan.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
LOVELY MAN

LOVELY MAN

"Kamu harusnya nyoba melihat dari sisi aku, Bhara! Kamu kira mudah menghadapi keluarga aku? Aku di situasi terpojok, ini bukan perkara mudah buat aku, apalagi kamu tau gimana aku bergantung sama mama aku, sama keluarga besar aku--" "Ya ya ya!" potong Bhara tambah kesal. "Aku ini dari latar belakang nggak jelas, darah tikus got, sedang kamu tuan puteri dari kerajaan dongeng! Aku nggak bisa mengerti posisi kamu karena aku nggak pernah punya keluarga! Aku nggak tau gimana susahnya diasingkan sama keluarga! Itu kan yang kamu mau bilang?! Ya, tenang aja, aku akui semuanya, itu benar! Gimana?! Kamu senang sekarang?" Maya membisu, dadanya naik turun, matanya berkaca-kaca. "Kamu masih kekanakan, Bha
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Aku Pertama Tapi ke-2 di Hati Suamiku

Tak mungkin aku menceritakan semua masalah rumah tanggaku kepada mbak Susi. " Sekar..kita ini sudah jadi satu keluarga. Meski tak terikat darah, tapi aku sudah menganggap kamu itu adikku sendiri. Jadi kalau ada masalah jangan di pendam, atau lari ke orang lain, lari lah ke keluargamu. Jika kamu malu atau tak cukup keberanian menceritakan semuanya pada keluargamu, ceritakan padaku. Anggap aku ini kakak kandungmu...sekali lagi, kadang kita juga butuh tempat untuk bersandar..."
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Bukan Inginku Menjadi Istri Kedua

Bukan Inginku Menjadi Istri Kedua

aku mencerca Aida dengan beberapa pertanyaan itu. "Mereka tidak salah apa-apa. Hanya saja, aku tidak mau punya keluarga benalu! Kenapa sih, keluargamu tidak seperti keluargaku. Kau tau sendiri, kan? Keluarga ku tak pernah sedikitpun merepotkan aku sebagai anak mereka. Mereka juga, tak pernah minta kiriman uang. Tidak seperti Mamamu itu," ujar Aida dengan nada ketus.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Gairah Istri Kelima Juragan

Gairah Istri Kelima Juragan

Seolah apa yang ingin dikatakannya sebenarnya sudah lama ingin dikatakan. "Kamu tahu keluargamu datang ke kehidupan kami bagai sebuah keajaiban. Bagai sekelompok peri yang datang tiba-tiba dan mengayunkan tongkat. Seketika hidup kami jadi berubah dan bahagia. Tentu kami amat senang dan bersyukur. Tapi melihatmu yang tak bahagia, aku juga tak bahagia. Melihatmu yang bersedih aku rasanya ingin membubarkan pernikahan ibu dan papamu. Tapi itu tidak itu. Tidak mungkin!"
1061.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
CUCU YANG DIBEDAKAN

CUCU YANG DIBEDAKAN

Menyiratkan ia memang ingin menjadikan aku sebagai wanita spesial dalam hidupnya. “Aku cuma nggak mau kamu menyesal. Aku hanya gadis miskin yang tak punya apa-apa. Bahkan aku tak punya keluarga.” Aku menegaskan di suatu malam dalam sambungan telepon. Aku memang menerimanya, tapi terkadang rasa tak pantas itu muncul tiba-tiba. “Keluarga itu tak hanya yang memiliki hubungan darah. Farah dan Bude, bukankan cukup bisa disebut keluarga?”
1019.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 501 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Nama Putriku Nama Mantannya

Nama Putriku Nama Mantannya

“Keluarga adalah tiang hidup untuk menumpang, tempatnya berteduh, tempatnya berkeluh kesah, meluapkan kemarahan, kebencian, kebahagiaan bahkan pengkhianatan.” “Tante tahu, selama Ida tinggal bersama kalian kadang di dalam hati ini mengapa aku dilahirkan hanya seorang diri?” “Bahkan saat Ummi Syifa dan Tante Mayang bersenda gurau, melepaskan tawa bersama-sama, Ida merasa iri, mengapa Ida sebatang kara, tidak mempunyai saudara yang siap menampung semua keluh kesah Ida!”
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai puisi tentang keluargaku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status