Istri yang Kau Sengsarakan
Tapi ia tetap berusaha tersenyum dan membesarkan hatinya.
“Gapapa, mungkin belum rezeki. Tapi aku yakin, akan ada jalannya,” gumamnya sambil mengusap perutnya yang semakin hari semakin terlihat.
Hari-hari berlalu. Nayara pulang dengan langkah gontai, tapi matanya tetap memancarkan harapan. Ia tahu, hidup tidak akan mudah. Tapi ia juga tahu, bahwa ia tidak sendiri.
“Kita pasti bisa, Nak. Mama janji tidak akan menyerah,” bisiknya lembut sambil menatap langit senja dari jendela kontrakannya yang sempit tapi penuh semangat.
ตอนยอดนิยม