Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
ANAK TUKANG CUCI PIRING

ANAK TUKANG CUCI PIRING

Dengan mata basah Ibu menjelaskan, netraku jadi ikut berembun. Kualihkan tatapan dari Ibu menuju pekerjaan rumah di hadapan, nampak beberapa orang tengah menaikkan bata merah. Mimpi apa hamba, Ya Rabb? Sebentar lagi, keluargaku akan memiliki rumah lebih layak, tak bolong lagi, tak dingin lagi karena angin yang setiap malam selalu tembus melalui celah bilik, tak takut rubuh lagi jika kaki kami melangkah.
1060.7K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 1.3K fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Suamiku Bukan Kuli Panggul Biasa

Sejak tadi dia selalu mengatakan itu berulang kali. “Belum bisa membawamu keluar dari sini,” balasnya. “Saya enggak punya banyak uang untuk sewa rumah kontrakan,” tambahnya lagi. Aku menggeleng. “Lagipula aku enggak bisa keluar dari sini,” kataku pelan. “Ini rumah peninggalan Ibu kandungku.” Aku tidak mau meninggalkan rumah Mama yang penuh kenangan ini. Tidak ketika ibu tiriku
102.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 61 fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

Suami yang kukira cupu ternyata suhu.

jawabku. Aku beranjak menapaki menapaki lantai rumahku yang terpasang granit putih bermotif. Rumah ini sangat besar dan mewah, namun terlihat hampa dengan kesunyian. "Maaf, Bi. untuk kali ini aku lebih memilih kata hatiku, aku percaya dengan apa yang aku rasakan. Aku harus mencari tahu apakah benar Mas Galuh setia padaku atau justru menyimpan banyak rahasia yang aku sendiri tak tahu sejak kapan rahasia itu dia simpan!"
101.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 63 fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
Surga Semalam

Surga Semalam

Ketika hati yang mudah rapuh ini Diuji oleh duniawi diuji oleh materi Untuk kesekian kali lagi lagi dan lagi Kutuliskan kenangan tentang Caraku menemukan dirimu Tentang apa yang membuatku mudah Berikan hatiku padamu Takkan habis sejuta lagu Untuk menceritakan cantikmu Kan teramat panjang puisi Tuk menyuratkan cinta ini Telah habis sudah cinta ini Tak lagi tersisa untuk dunia Karena tlah kuhabiskan Sisa cintaku hanya untukmu Aku pernah berpikir tentang Hidupku tanpa ada dirimu Dapatkah lebih indah dari Yang kujalani sampai kini Aku slalu bermimpi tentang Indah hari tua bersamamu Tetap cantik rambut panjangmu Meskipun nanti tak hitam lagi Bila habis sudah waktu ini
1052.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.0K fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

Dia merasakan matanya berkaca-kaca, tersentuh oleh kesungguhan dan ketulusan dalam kata-kata sederhana namun kuat itu. Dia kembali ke halamannya sendiri dan mulai menulis: "Aku tidak tahu wajahmu, namamu, atau bahkan kapan kamu akan datang ke dunia ini. Tapi aku sudah mencintaimu dengan seluruh keberadaanku. Dan bersamanya—ayahmu—aku akan menciptakan rumah yang penuh cinta, tawa, dan keberanian untuk kamu tumbuh. Ini adalah janjiku padamu, anakku."
4.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 107 fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
Cinta Yang Salah

Cinta Yang Salah

Aku memutar tubuh sebelum beranjak, dan berdiri di depan gerbang, menatap kokohnya bangunan rumah kami, yang akan kutinggalkan untuk selamanya, rumah dengan sejuta kenangan, kenangan manis dan pahit menjadi warna dalam hidupku. "Mama, papa, Intan, dan semuanya, yang lebih dulu meninggalkan aku. Aku pergi dari sini, aku tak mau berlarut-larut dalam kesedihan," ucapku, rumah yang berpuluh-puluh tahun tempat aku di besarkan, kini sudah kutempeli pengumuman "RUMAH DIJUAL" Aku akan menjual rumah ini, dan hasilnya sebagian akan aku sumbangkan kepada yang membutuhkan.
9.9234.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 7.3K fois en tant que puisi tentang rumahku
Afficher les avis (45)
Read
+Librairie
Kim Miso
ko semakin kesini si intan semakin memuakkan. gak tau diri banget. emang bener ya kalau pelakor seperti itu. udah ketahuan masih aja ngeladenin si Arkan. ga ada kapoknya najisss bangett dah lah aku baca nya cukup sampai di sini aja Thor. gak ada perubahan mendingan baca adik angkat aja dehh
mami_icha
Thor biarin si intan pergi jauh atau ga mati... si Arkan juga salah bukan cuma intan... harusnya dia juga dapet azab tuh... konfliknya juga jangan lama2 Thor nanti bosan bacanya... klo Anton mau nikah sm Linda si intan di bikin pergi jauh aja atau ga mati sekalian...
Lire tous les avis
DIARY SKIZO

DIARY SKIZO

Mungkin Mama sedang mengisi daya batrainya. Kulirik Pak Afnan, dia sedang sibuk dengan gawainya. Aku pun mengetik beberapa bait puisi untuk membunuh waktu, daripada keolenganku kambuh. RANJAU Tuhan Bila hati salah melangkah Tunjukkan arah Bila rasa adalah dosa Hapus segera Dialah gelora Pada cita yang tersita Pada cinta hampir ternoda
106.1K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 230 fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
Langit & Mega

Langit & Mega

Tak ada makna dan arti apapun selain hampa, sepi dan luka. Bukankah arti rumah seharusnya lebih dari itu? Bukan sekadar sebuah bangunan belaka. Sedang aku sekarang menemukan wujud rumah dalam bentuk lain. Bukanlah sebuah bangunan, ialah kak Bima. "Kamu lebih cocok ketawa." "Berarti kakak harus usaha lebih." "Buat?" "Buat bikin aku ketawa terus." "Nggak jadi, deh."
108.3K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 247 fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
ISTRIKU SUMBER KEUANGANKU

ISTRIKU SUMBER KEUANGANKU

Aku tak ingin jadi pecundang untuk yang kedua kali. Begitu tiba di depan pagar rumah, sepasang mata Yuni menatap takjub. Dalam keremangan malam, rumah berlantai dua milikku berdiri kokoh. Pilar-pilar penyangga membuat bangunan bercat putih itu tampak megah. "Ini rumahmu, Mas? Ckckck beruntungnya istrimu itu," gumam Yuni takjub. Matanya berkeliling ke seluruh penjuru.
102.8K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 98 fois en tant que puisi tentang rumahku
Read
+Librairie
Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

Menikah Dengan Abang (Abang Angkat)

PoV Silvi Setelah beberapa hari berpikir, akhirnya memutuskan pulang ke rumah. Rumah yang seharusnya menjadi tempat ternyaman, justru bagiku tempat yang menakutkan. Bagaimana tidak? Jika kaki ini menginjakkan rumah yang terbilang mewah itu, segala caci maki serta omelan selalu kudapatkan tanpa tahu kesalahan apa yang telah aku perbuat.
10102.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 3.4K fois en tant que puisi tentang rumahku
Afficher les avis (19)
Read
+Librairie
Isabella
nofel yg benar benar keren bikin ngakak tingkah si Dion dan si Dendy . ada kocaknya. ada manisnya ada romantisnya ada genre nya pokoknya komplit ....pokoknya keren keren keren. ku tunggu nofelnya yg lain thoer
Afdan
Bab Sakit...knpa ayu harus nangis kan emang salah dia sendiri tuh knpa sih thor lembek amat bisa aja buat si ayu liat ponselnya trus liat chatnya..kn dia yang mulai kata firman ajak nonton udah pasti abngnya marah bilang gitu..trua ayu knpa nangis punca masalah dirinya yang cipta..Lol
Lire tous les avis
Dernier
123456
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status