กรองโดย
กำลังอัปเดตสถานะ
ทั้งหมดยังไม่จบจบแล้ว
จำแนกโดย
ทั้งหมดเป็นที่นิยมที่แนะนำคะแนนการอัปเดต
Wanita Berhati Baja

Wanita Berhati Baja

“Aku tumbuh besar di sini. Jika sampai ada yang mau mencurinya dariku, aku akan membelinya kembali. Lalu, memberi pelajaran yang pahit agar orang itu jera!” “Mas, kita punya rumah sendiri. Kita juga harus pulang nanti. Di sini, kita hanya singgah sementara.” Untungnya rumah kami atas namaku. Satu-satunya hadiah dari Bapak. “Lalu kenapa? lni rumah ibuku. Apakah kamu rela jika ada orang merobohkan kenangan manis yang terpahat di dinding-dinding rumah tempat kamu pernah bermanja dengan ibumu?”
1030.9K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 894 ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

KUKEMBALIKAN SUAMI PADA CINTA PERTAMANYA

Izinkan aku mencintaimu dalam diam Karena dalam diam tidak ada kata penolakan Izinkan aku mencintaimu dalam kesepian Karena dalam kesepian tidak akan ada orang lain Izinkan aku memujamu dari kejauhan Karna dari kejauhan akan melindungiku dari rasa sakit Izinkan aku memilikimu dalam mimpi Karena dalam mimpi kamu tidak akan pernah meninggalkan aku Tahukah kalian? Puisi itu coretan dari sahabat dumayku yang tak pernah bersua langsung, Qeisyah. Namun, begitu mencubit kepekaanku. Entah itu hanya hasil karya tangan biasa atau sedang mencurahkan hati sebenarnya. Yang jelas, rangkaian kata itu mewakili rasaku yang telah bertahun bertahta. Wahai ...
9.758.5K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.2K ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
Satu Malam Untuk Selamanya

Satu Malam Untuk Selamanya

Akhir-akhir ini kondisinya semakin mengkhawatirkan sehingga orang-orang di rumah memintaku pulang. Orang-orang yang tidak ingin kuingat-ingat lagi. Karena setiap mengingat mereka sama halnya dengan mengenang segala luka yang ada di rumah itu. Rumah masa kecilku. Rumah tempatku tumbuh hingga dewasa. Rumah yang awalnya nyaman dan kukira adalah tempatku menetap selamanya. Nyatanya rumah itu menjelma menjadi neraka. Ponselku berdering lagi. Kali ini bukan pesan singkat yang masuk, melainkan panggilan dari adikku.
9.9142.0K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.8K ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
Istri Galaknya Om CEO

Istri Galaknya Om CEO

Haidar chat kasih puisi: Wanitaku, Sayang! Rahim yang Kugali Kini Telah Tertali Aduan Nafsu Menganga Doa dan Cinta pun Berbunga Tubuh yang Kuraba Kini Hangatnya Mengaba Tersingkir dari Angin Membunuh Gemuruh Dingin Qobiltu yang Menjadi Janji Kini Telah Kuhempas dari Ruji Menjemput Pagi
104.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 132 ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่านรีวิว (45)
อ่าน
+ห้องสมุด
Laras_7779
Nurilhuda, Syamsiddhuha, Badridduja, kembar tiganya Abi Ibu yang pengen aku bawa pulang. Kakak Uda pinter bikin salting, Abang Uha vibesnya bawa ketenangan, Adik Uja si paling nggemesin sedunia. Lengkap deh kalian ini
Arsyi An
Cinta banget baca novelnya Kak Azizah. Dewasanya Haidar menggemaskan, ia menasihati, tapi juga intropeksi. Part favoritku: Wanita itu rumah untuk lelakinya. Rumah akan rapi jika yang punya peduli, rumah akan nyaman jika yang punya beriman, rumah akan terang jika yang punya tak lupa kasih sayang
อ่านรีวิวทั้งหมด
AMBIL SAJA SUAMIKU

AMBIL SAJA SUAMIKU

"Aku tahu keluargamu lebih dari mampu menyediakan rumah yang lebih bagus dari ini. Tapi, ini adalah hasil jerih payahku sendiri. Aku yang merancang dan membangun rumah ini dengan uangku sendiri. Meski nanti kita tetap tinggal di kota, aku ingin rumah ini menjadi tempat kita beristirahat ketika kita lelah dengan semua rutinitas. Akan ada Celia, Afika, dan anak-anak kita bermain di halaman yang sejuk ini. Kayyisa, aku sudah melamarmu di depan Rayyan, sudah pula memintamu pada orang tuamu, tapi, aku belum pernah mendengarmu mengatakan perasaanmu padaku. Meski sedikit saja, masihkah kau mencintaiku, Kay?" ***
ตอนยอดนิยม
1091.6K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.1K ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
Setelah Engkau Mendua

Setelah Engkau Mendua

Perlahan tertelan waktu yang hampir lelah menunggu Tapi ia tetap memaksa diri untuk merinduimu. Katakan padaku, seberapa lama lagi aku harus menanti? Sampai kemarau berganti hujankah? Kemudian aku bertanya kembali pada sang senja Rumah manakah yang sebenarnya hendak engkau suguhkan untukku? Rumah sepi yang akan membuatku frustrasi? Ataukah rumah patah hati yang dapat membuatku ingin mati? *
9.167.7K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 2.3K ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
PERMINTAAN GILA KAKAKKU

PERMINTAAN GILA KAKAKKU

Dari pada aku tiba-tiba digendong, mending cepat mandi sajalah. *** Aku orang yang cukup sulit tidur di rumah orang lain. Selalu ada rasa ingin pulang. Untuk menetralkan perasaan ini dan menganggap rumah ini adalah tempat tinggalku, biasanya aku akan mengaji. Mama pernah bilang, rumah tanpa suara orang mengaji itu seperti kuburan. Minimalnya, setelah mengaji, mind set di kepalaku yakin kalau rumah ini bukan kuburan lagi.
10148.8K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 3.9K ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่านรีวิว (43)
อ่าน
+ห้องสมุด
dhee_n@
ini statusx msih bersambung thor, apa ad kemungkinan masih ad lnjutanx thor? stdakx bonchap msh mw lht daffa menmbal sobekan2 RTx, membahagiakan kel kclx aplg risa msh trauma smpe ad adekx cila thor... berkali2 ulang bc ttp sj nyesek... yok bs thor...
Eni Rahayu
seru banget ceritanya,,,, tambahin lagi hall babnya, kuarng puas bacanya kalau cuman 4 bab tiap harinya,,, soalnya bagus banget ini cerita, selalu aku update trs tiap jam, sangking nggak sabaranya aku dengan cerita selanjutnya......
อ่านรีวิวทั้งหมด
Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Sepanjang jalan aku berdoa semoga mereka berjodoh dengan rumah kami. Sebenarnya berat menjual rumah itu, mengingat bangunan itulah saksi perjuanganku dengan Mas Pamuji di kala susah. Tembok di rumah itu menjadi pendengar setia setiap keluh kesah, saat aku tidak berani mengungkapkan rasa sakitku pada ibu, saat aku harus menahan lapar di dinginnya malam demi perut anak-anakku lebih terisi.
74.9K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 191 ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
Cacian Keluarga SuamiKu

Cacian Keluarga SuamiKu

Arthayasa memperhatikan wajahnya dalam remang cahaya lampu kota—garis luka samar di pipinya, mata cokelat gelap yang dulu hanya berisi takut, kini memantulkan tekad. “Tahu nggak, Yu,” kata Arthayasa pelan, “aku dulu nggak percaya sama kata ‘rumah’. Buatku rumah itu cuma tempat di mana lo bisa ngunci pintu dan nggak ada orang jahat masuk. Tapi… sekarang aku ngerti, rumah itu ternyata bisa ada di orang. Dan buat aku, rumah itu ya… kamu.” Ayudia terdiam. Kata-kata itu menusuk hatinya—bukan karena sakit, tapi karena terlalu hangat untuk ia terima di tengah dunia yang dingin ini.
103.2K viewsยังไม่จบถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 85 ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
Menantu Sultan

Menantu Sultan

Salahku apa ya Tuhan? Rumahku telah terjual, dan aku membeli rumah baru yang lebih kecil dengan tiga kamar. Lokasinya di pinggiran kota, rumah yang masih terbilang baru dan sangat sederhana. Aku sengaja memilih rumah yang murah ini, katanya angker dan sering ada penampakan tapi aku tidak peduli. Hidupku sudah lebih menyeramkan dibandingkan demit apapun sekarang ini.
1020.1K viewsจบแล้วถูกเพิ่มไปยังห้องสมุด 541 ครั้งในชื่อ puisi tentang rumahku
อ่าน
+ห้องสมุด
ก่อนหน้า
1
...
5678910
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status