Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Melahirkan Anak Untuk Pangeran

Melahirkan Anak Untuk Pangeran

Kematianku ini tak akan semenyedihkan yang ia ramalkan. Entah kenapa, aku tiba-tiba ingin menyanyikan lagu yang biasa dinyanyikan nenek sebelum tidur untukku. Lagu masa kecilku : Anna sayangku, dengarkan suaraku. Aku di sisimu, wahai Haseki. Nona mudaku, tumbuh besar dan lihatlah negerimu. Negeri yang bersumpah setia padamu. Dewi Eirene dan seluruh galaksi menuntunmu pada kemuliaan dan kehormatan.
107.0K viewsOn holdAdded to Library 202 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Show Reviews (5)
Read
+Library
Liza Harmon
Hai para pembaca yang baik hati. Jika kalian menyukai buku ini, mohon follow author ya :) Karena satu follow dari kalian sangat memberikan rasa percaya diri dan semangat untuk author dalam berkarya. Terima kasih.
Buttercup Princess
Thor, saran Blurb-nya diganti aja. Tau deh keknya Blurb gitu buat narik pembaca kan? Padahal novel ini ceritanya jauhhhhhh lebih banyak dari sekadar harem2-an. Ada cerita naga2an, kutukan, ritual sesat, persaingan selir, perebutan tahta, balas dendam, sihir, sampe Dewa-dewi pun ada.
Read All Reviews
Suami Kedua

Suami Kedua

“Anin datang, tapi maaf ... Anin nggak bawa bunga. Anin nggak sempat beli tadi.” Sambil bersimpuh di atas tanah yang ditumbuhi rerumputan liar, Anin mulai mencurahkan isi hatinya yang ia simpan selama satu tahun ini. “Kakek,” panggil Anin setelah berdiam diri untuk beberapa detik. Bukan menyebut nama papa dan mama, Anin lebih dulu memanggil kakek. Anin hanya tahu dua pemakaman di samping kakeknya adalah tempat peristirahatan papa dan mama. Dalam artian, Anin tidak tahu seperti apa rasanya hidup bersama mereka karena memang sudah ditinggal sejak masih kecil.
1016.3K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
Para Pencari Kunci

Para Pencari Kunci

“Aku menang, Pedro mati, semuanya mati, hanya aku yang menang. Ini takdir. Tuhan sudah mengukir.” Aku kian memangkas jarak. Dan mulailah terlihat kenop Bilik yang berdebu. Aku menarik Kunci sembari mengingat-ingat sebuah puisi karangan penyair yang namanya tak kusimpan. “Biarkan aku mati dengan tenang karena bulan tak selalu senang kehadiran pemenang yang haus akan kenangan. Karena bulan sungkan menjadi penenang antara aku dan cenayang.”
3.8K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
DERSIK

DERSIK

ucap sang kakek sambil menatap ke arah batu yang ada di depannya. “Jadi saya bukan yang pertama?” tanya Fia dengan raut wajah terkejut. “Sayang sekali jawabannya iya, dulu ada juga seseorang yang masuk ke dunia ini....” ucap sang kakek dengan senyum kecilnya. “Lalu orang itu bagaimana?” tanya Fia dengan raut wajah heran. “Dia di nyatakan meninggal, karena raga yang terlalu lama di tinggal membuat keadaan raga itu semakin menurun” ucap sang kakek dengan tenang dan raut wajah serius.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 307 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
Ibu Susu untuk Madu Suamiku

Ibu Susu untuk Madu Suamiku

“Untukmu, Nak. Satu-satunya bintang yang sempat hadir di hidup Daddy.” Kai berdiri perlahan, menatap makam itu dengan mata sendu. Lalu ia membisikkan kata terakhir sebelum pergi. “Selamat tidur, Aksa. Daddy janji… Daddy akan hidup dengan benar mulai sekarang. Demi kamu dan demi mama kamu.” ***
9.350.6K viewsCompletedAdded to Library 1.9K Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Show Reviews (15)
Read
+Library
Langit
bagus banget, ngaduk2 emosi tapi kalo dilihat dari ciri khas penulis kayanya mau disakitin model apapun bakalan rujuk sih kyak 4 novel yg terdahulu, terlalu muluk sama ngelunjak ga sih kalo aku minta buat akhir cerita kira sma kai ini sad ending aja ga usah bersama. kira terlalu baik.
lullaby dreamy
demi apa ini nyakitinnya brutal bgt dr cerita² yg prnh kak ocha buat . baru baca sinopsis aja udh kpengen lambaikan tangan kearah kamera . bgtu udh baca ke 10 bab, fix lgsg kibarkan bendera putih..gak kuaatt T.T trlalu nyakitin hati bacanya, lead malenya brengsek luar biasa . nunggu tamat aja sptnya
Read All Reviews
Pendekar Elemen Ganda

Pendekar Elemen Ganda

Mandala sendiri menancapkan batu nisan di atas kuburan ibunya. Dalam keheningan petang yang sunyi, Mandala dan kakek Gawan menyaksikan dengan hati berat. Angin seakan sampaikan isak sedih, dan daun-daun bergoyang serentak seperti menghormati perpisahan. Kakek Gawan, dengan punggung membungkuk, menyentuh bahu Mandala dengan penuh kelembutan. "Nak, kehilangan adalah bagian dari hidup, namun kenangan akan tetap membimbing langkahmu."
103.2K viewsOn holdAdded to Library 80 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
Perempuan Dari Bui

Perempuan Dari Bui

Mengangkat tongkat lalu perlahan beranjak dari tempat duduknya. Dan Ghibran benci jika kakeknya sudah mulai membicarakan kematian. Kakeknya sudah berusia hampir 90 tahun. Tapi masih terlihat segar dan bugar. Lebih tepatnya, Ghibran benci ditinggalkan. Cukup kedua orang tuanya yang meninggal tanpa mampu mengucap kata perpisahan untuknya. Juga neneknya yang meninggal ketika tidur siang. Kakek jangan.
758 viewsOngoingAdded to Library 23 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
Dendam Pewaris Yang Terpendam

Dendam Pewaris Yang Terpendam

Pikir Diki. Diki kembali berjongkok dan berbicara untuk yang terakhir kalinya kepada sang Kakek pengasuh. "Kakek, gara-gara saya nyawa kakek terbuang sia-sia. Saya doakan agar Kakek tenang di alam sana. Maafkan saya yang telah membuat kakek bertaruh nyawa untuk saya." Diki menggenggam tangan Kakek sang pengasuh itu kuat-kuat, hatinya begitu terluka melihat jenazah Kakek tua ini yang begitu mengenaskan baginya.
1011.6K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
Life Hates Me

Life Hates Me

"Ah, kamu rindu sama kakek, ya?" "Iya," jawabku dengan cepat. Mendengar jawaban dariku, papa menarik sebuah senyuman. Senyuman itu tidak menampakkan kebahagiaan di dalamnya, melainkan kesedihan dan kerinduan. Bagaimana tidak, kakek adalah ayahnya papa yang meninggal 3 tahun yang lalu akibat stroke. "Kakek pasti sudah senang di sana. Jadi, Freya jangan sering bersedih, ya. Nanti kakek jadi ikut sedih," ujar papa sambil melangkah menghampiriku.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 159 Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

Menjadi Istri Rahasia CEO Dingin

“Ayah. Pengorbananmu sangatlah abadi. Bekerja dengan senang hati dan penuh cinta. Tak pernah berkecil hati dan meminta balas jasa. Pagi, siang, malam, engkau selalu tersenyum tanpa henti, tak peduli akan seperti apa hari-hari, engkau selalu mencari nafkah untuk keluarga….” Kembali tepuk tangan riuh. Membahana dan meramaikan suasana. “Puisi ini Qasam tujukan kepada mama dan papa. Terima kasih mama dan papa yang sudah hadir. Terima kasih mama dan papa yang sudah menyayangi Qasam. I Love you…” Suara Qasam membuat Habiba makin bangga.
9.8191.1K viewsCompletedAdded to Library 4.8K Times as puisi untuk kakek yang sudah meninggal
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status