Dok, Please Cukup!
"Semalem Eleanor telepon Ibu, lho."
Nindy langsung menegakkan punggungnya mendengar itu. "Telepon jam berapa, Bu?"
"Jam tiga pagi, aneh banget, kan?" jawab Marni sambil tertawa kecil. "Ibu kaget banget diteleponin jam segitu. Tapi ternyata cuma ngobrol biasa, soal resep-resep gitu."
"Resep apa, Bu?" tanya Nindy, mencoba menggali lebih dalam tanpa terdengar terlalu mencurigai.