TANGISAN DIBALIK JERUJI BESI
ancam warga lain dengan keras, mengacungkan tinju yang gemetar.
"Tunggu!" teriak Heru, menunjukkan rasa cemasnya saat ia keluar dari balik tubuh Azizah. "Saya minta maaf, Bapak-bapak, Ibu-ibu, karena sejujurnya saya sendiri juga tidak tahu kalau emas yang saya jual itu emas palsu."
Heru meneguk ludah, merasakan detak jantungnya semakin cepat. Ia lalu menatap Azizah dengan tatapan tajam yang mencerminkan ketakutannya.
인기 회차