Kecantikan Pelatih Sepeda yang Centil
Sambil berbicara, dia mengulurkan telapak tangannya yang halus, perlahan meletakkannya di bagian bawahku.
"Tadi masih keras kayak tiang beton, sekarang kok jadi lemas begini," katanya dengan bingung.
Telapak tangannya kecil dan lembut, membuat seluruh tubuhku terasa panas. Namun, benturan barusan memang terlalu sakit. Untuk sementara masih belum bisa berdiri lagi.
"Kamu pakai sedikit tenaga, genggam, lalu gerakkan naik turun. Itu melancarkan darah supaya tetap mengalir."
ตอนยอดนิยม