Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Putra Putri Bunga

Putra Putri Bunga

Setelah itu tubuh Nyonya Wilma bergetar hebat, dia lalu menatap Arga sambil mulai menangis. “Tu-Tuanku! Tuanku! Maafkan aku! Maafkan aku!” Nyonya Wilma kemudian menatap Irgan, “putriku! Di mana putriku!?” Irgan menatapnya dengan malas dan berkata, “putrimu? Oh, mungkin dia sudah mati ketika menjadi salah satu kelinci percobaanku.”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Pembalasan sang Putri Pewaris

Pembalasan sang Putri Pewaris

Dan memberikannya kepada Haru. "Ambilah jangan takut. Tenang saja Aku nggak gigit," ucap Suga yang meyakinkan Haru bahwa dirinya berniat baik. Dan mengulurkan minuman dan juga roti. "Astaga. Ternyata Suga walau terbilang dingin, tapi Dia sangat perhatian. Duh kok Aku jadi meleyot ya. Mana Dia perhatian banget lagi," Gumam Haru. Dan mengambil suguhan Suga untuknya.
7.416.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Suami untuk Sang Putri

Suami untuk Sang Putri

Putri Chu Rong mengangguk dan segera meraih cawan berisi air putih di atas nampan, lalu meminumnya secara hati-hati. Dia adalah tuan putri yang memiliki banyak aturan dalam setiap tindakannya. Tidak boleh terburu-buru, tidak boleh tersedak, tidak boleh menampilkan ekspresi kesedihan apa pun walau hatinya senantiasa dilanda kekacauan. Pada saat ia hendak meminum air putih dari cawan, sosok pemuda bertopeng muncul lagi dalam bayangannya, mengulurkan sejumlah air yang ditampung dalam daun dan diberikan padanya.
105.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 200 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Transformasi Sang Tuan Putri

Transformasi Sang Tuan Putri

Warnanya sangat cantik sekali, Ratu Anggita baru pertama kali melihat krim seharum dan selembut buatan Lusiana. “Yang-mulia, ini racikan Putri sendiri, beliau bilang krim bening ini sangat bagus untuk menghilangkan berkas kerutan dan membuat kulit lebih kencang dan bersinar!” seru pelayan Ratu Anggita dengan gembira. “Putriku benar-benar mahir! Aku-aku ingin melihat penampilannya hari ini, kamu minta pengawal untuk menyiapkan kereta! Aku tidak boleh melewatkannya!” perintahnya.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Putri Buangan Jadi Kesayangan

Putri Buangan Jadi Kesayangan

"Dari mana semua ini?" "Mama lihat, aku punya topi baru!" Garret berteriak sambil melambaikan topi lebar yang sangat modis. "Ada sepatu bot berkebun." Helena ikut memekik membuka peti-peti yang kini bertebaran di lantai ruang duduk. "Ada mantel salju juga! Wah ini hangat sekali Mama." Garret mendekap mantel tebal yang terbuat dari bulu domba.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Piknik Bersama Putriku dan Sahabatnya

Piknik Bersama Putriku dan Sahabatnya

"Lisa! Kamu di mana? Cepat ke sini lihat aku nemu apa." Aku segera menarik kembali tanganku, Lisa juga menurunkan roknya dan pura-pura seolah tidak terjadi apa-apa. Putriku datang membawa seekor kupu-kupu di kedua tangannya, lalu masuk ke dalam tenda kami. Dia mengangkat tangannya ke depan Lisa sambil berkata dengan semangat, "Di sana ada banyak banget kupu-kupu, bagus-bagus deh. Lisa temani aku tangkap kupu-kupu yuk."
75.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Putri yang Tak Diharapkan

Putri yang Tak Diharapkan

"Putriku..." "Aku bukan putrimu." Aku membelakangi dia, menatap ke luar jendela. "Putrimu sudah mati. Dia meninggal di sel itu." "Tidak, kamu hidup! Aku tahu aku salah, tapi kamu darah dagingku..." "Aku Adriana Wijaya." Aku berbalik dengan tatapan dingin tanpa kehangatan. "Dan kau adalah musuhku." Indra jatuh berlutut. "Aku mohon, maafkan aku! Aku sudah mengunci Karina! Aku bisa membunuhnya untukmu!"
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Putri Sahabatku dan Apel Beracun

Putri Sahabatku dan Apel Beracun

Suara yang membawa aroma harum itu pun berbisik ke telingaku, "Om, apel yang aku makan tadi kayaknya dicampur obat perangsang hewan ... aku .... Aku sekarang panas banget. Bantuin aku ya?" Tanpa perlu dia bilang pun aku sudah bisa merasakannya. Sentuhan tanganku terasa sangat panas dan ada bekas jejak yang lembap di sana. Gadis ini jelas-jelas sedang menginginkannya. Apelnya dicampur obat perangsang hewan? Sudah pasti si brengsek Jake itu punya niat busuk, dia sengaja menaruhnya karena ingin meniduri Sinta.
7.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 223 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
NAFKAH LIMA RIBU

NAFKAH LIMA RIBU

Setelah kedua tamunya pulang, Adelia segera mencari informasi tentang chest freezer. "Ah, daripada aku nganggur menunggu panggilan dari lamaran kerja yang sudah kukirimkan, lebih baik aku mulai usaha saja. Akanku promo kan buatan aku di berbagai akun media sosial. Mumpung ada modalnya dari cicilan rumah yang dibayar mas Wahyudi," gumam Adelia bersemangat. Adelia lalu membeli chest freezer dan mulai membuat aneka frozen food, mulai dari empek-empek, nugget, siomay, cireng, citul, dan donat kentang.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 305 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Putri Rahasia Sang Idola

Putri Rahasia Sang Idola

Buat apa kulkas sebesar ini kalau sebungkus mi instan pun tidak ada? Aby memijat tengkuknya sambil memikirkan benda apa yang bisa ia masukkan ke mulutnya untuk membuat rasa sakit dan berisik di perutnya itu menghilang. Tidak tidur semalaman dan tidak makan apa pun membuat tubuhnya mulai berontak. Setelah menenggak kandas air putih di dalam gelas kristal itu, ia lalu mengambil dompet dan menyambar jaket merahnya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai putri frozen
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status