Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

Di Kehidupan ke-56, Aku Menaklukkan Sang Raja Varka

"Istana ini sudah terlalu sesak oleh ambisi, Kaelan. Terkadang, menepi adalah satu-satunya cara untuk melihat siapa yang sebenarnya sedang berjalan di atas tali tipis menuju kehancuran." "Kau selalu bicara dalam teka-teki sejak kita kecil," balas Kaelan dingin. "Apakah kau masih memikirkan masa lalu? Tentang janji-janji konyol yang kita buat di lembah gletser dulu?"
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
Dari Pelayan Mendadak Jadi Permaisuri Kesayangan Kaisar!

Dari Pelayan Mendadak Jadi Permaisuri Kesayangan Kaisar!

"Aku takkan pernah menyakiti Kaalillya." "Kelalaian kami di masa lalu kami jadikan sebagai pembelajaran untuk melangkah ke masa depan, Leonard. Ingatlah masa lalu dan masa depan saling berkaitan. Akidalia dan Pancabharata takkan pernah bisa kau lewati begitu saja."
10713 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
AWAN - THE NEXT SANJAYA

AWAN - THE NEXT SANJAYA

Ia tidak menyangka, jika ayahnya akan berkata seperti ini padanya. "Pa, apa papa masih menganggap ibuku? Apa papa masih menghargai masa lalu kalian?" "Tentu saja. Tapi, semua itu sudah jadi masa lalu. Semua orang harus melangkah ke depan. Apa yang terjadi antara papa dan ibumu adalah masa lalu dan biarlah terkubur di masa lalu. Tidak ada yang perlu disesali." Ujar Cipta tanpa rasa bersalah sama sekali.
9.7146.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.8K kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
Bayangan Angsa

Bayangan Angsa

Dia belajar dari masa lalu, dan tidak ingin terulang di masa depannya. "Kau segalanya, Saujana"
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
Pembantu Kaya Tuan Tampan

Pembantu Kaya Tuan Tampan

“JASMERAH, Jangan Lupakan sejarah, artinya kamu masih menganggap mereka berarti?" Gleen tergelak, kemudian mengusap lembut punggung tangan Sabilla dengan jempolnya, tanpa melepaskan genggaman itu. “Jangan cemburu sama sejarah, Sayang. Mereka itu hanya masa lalu, sementara kamu adalah masa depan.” ucapnya meyakinkan. “Bukankah yang paling penting itu masa sekarang, bagaimana kamu bisa memikirkan masa depan. Jika masa sekarang saja tidak kamu jalani dengan serius?”
1038.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 894 kali sebagai quote about the past
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Ayah Firza
Akhirnya nyasar ke tempat ini,,, Kisah yg sungguh mengobrak ngabrikan hati, meluluhlantahkan perasaan.... Sungguh sampai terhanyut ke dalam kisahnya, melupakan dunia nyata walaupun hanya hitungan hari... Ada senyum yg tersinggung dan air mata yg mengalir dengan sendirinya karena ternyahut di dlmnya.
ANATA MEGA
Terimakasih buat teman-teman yang sudah mendukung karya ini hingga tamat. Jujur saja aku terharu atas apresiasinya dikarya AZRA yang pertama ini. Jangan lupa baca juga karya AZRA yang berjudul Dewi Ambigu. Terimakasih. Salam sayang...
Baca Semua Ulasan
Disangka Anak Magang, Suamiku Ternyata Bos Besar

Disangka Anak Magang, Suamiku Ternyata Bos Besar

tanya Rossa sambil tertawa kecil, merasa terkejut. Arka mengangguk sambil tersenyum, “Iya, mungkin terdengar kuno, ya? Tapi menurutku sejarah memberikan banyak pelajaran. Bagaimana keputusan-keputusan besar yang diambil di masa lalu memengaruhi banyak hal hingga hari ini.” “Justru itu menarik,” Rossa menanggapi dengan mata berbinar. “Sama halnya dengan alam. Alam memberi kita banyak pengingat bahwa hidup ini ternyata lebih besar dari masalah-masalah kita.”
1028.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 985 kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
From The Past

From The Past

"Moa ...!" Kai terbangun dari mimpi buruknya. Kenangan di masa lalu selalu saja menghantuinya, sampai-sampai ia sangat sulit untuk tidur nyenyak setiap malam. Mengapa hidupnya selalu seperti ini? Kai sadar, di kehidupan sebelumnya ia pernah melakukan kesalahan. Namun, ia tak menyangka, masa lalu itu akan terus mengacaukan tidur malamnya. Kai menatap jam dinding lalu tersenyum kecut ketika mengetahui jarum jam masih menunjuk pukul satu dini hari.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Atau ini hanyalah kebetulan belaka? "Kadang-kadang hidup mempertemukan kita dengan cerminan masa lalu," Inez berkata, suaranya lembut namun penuh makna, mengalir di antara denting piring dan bisikan pelanggan lain di dalam Equator Cafe & Resto. "Tapi tidak selalu apa yang terlihat itu adalah kebenaran."
1030.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
Menikahi Guru Killer

Menikahi Guru Killer

jawab Pak Jonathan, “kamu adalah masa kini dan masa depan aku. Jadi kita nggak usah menoleh ke belakang lagi, ya.” “Tapi Pak,” protesku, “bahkan proklamator negara kita aja memperingatkan kita dalam pidatonya. Jasmerah! Ingatkan? Jangan sekali-kali melupakan sejarah.” “Itu lain hal, Alea,” sahutnya, “masa laluku nggak ada hubungannya sama sejarah negara kita.” “Iya, aku tahu. Tapi … aku nggak yakin kamu sudah melupakannya.”
9.819.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 709 kali sebagai quote about the past
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Chocoberry pie
Sebagai wujud apresiasi dan terima kasih buat para pembaca novel Choco sehingga novel ini menjadi juara 1 small contest, maka Choco berniat buat bagi koin yang Choco dapat sepenuhnya buat kalian. YEAY!! Gimana syaratnya? Gampang aja. 1. Follow akun IG choco di Chocoberry_author. Ini wajib ya,
Diajheng
harusnya kamu ikutan beli makanan tadi vena jadi pas kamu denger rahasia dari alea kamu ngga pingsan... siapkan kuping juga hatimu lea... jangan lupa jantung mu iket dulu ngeri lompat jatuh ke perut saking kagetnya kamu......
Baca Semua Ulasan
Istri Kedua Kaisar

Istri Kedua Kaisar

Dia benar-benar terlihat frustrasi. “Saya mengerti Anda pasti merasa sangat kecewa pada diri Anda sendiri, Yang Mulia. Tapi kita tidak boleh terus menyesali apa yang terjadi di masa lalu. Kita harus tetap terus melangkah ke depan. Lebih baik Anda memikirkan apa yang harus Anda lakukan di masa depan agar masa lalu yang kelam tidak terulang lagi,” kata ibu. Wah, itu perkataan yang bijak, Bu. Kita memang tidak boleh terlarut oleh masa lalu. Sebaiknya kita memikirkan bagaimana kita merebut istana lagi dan membuat para anggota dewan tunduk pada kita.
1042.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai quote about the past
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status