Kuhibahkan Cincin dan Calon Suami pada Sepupuku
Tangannya bersedekap, membuat kulit lengannya yang dibiarkan terbuka terlihat jelas olehku.
Aku meneliti lagi apa yang kukenakan. Sebuah kaus hitam lengan panjang, dengan celana batik. Jilbabku warna krem, lalu tas rajut kecil di balik punggung. Dan sandalku, memang sandal jepit biasa.
Beberapa teman yang berada di dekat Mbak Ratna mulai berbisik-bisik, lalu tertawa.
"Apa salahnya, nggak ada yang nyuruh aku pulang kok, Mbak," jawabku, lalu tertawa kecil, berusaha menetralkan suasana.
Hot Chapters