DEAR RANIA
"Masa sih?"
Rakha mengangguk. "Iya, makanya tadi saya sampai harus beri kode dulu,"
"Nggak apa-apa kok Ustadz. Mungkin tadi cuma fokus liatin anak-anak main layangan, seru banget kayaknya," jawab Rania sambil mengulum senyum.
Mereka kembali terdiam untuk beberapa saat.
"Rania," hingga suara Rakha kembali terdengar. Rakha melirik ke arah jemari Rania tepatnya jari manis Rania yang saat itu tersemat sebuah cincin.