OBSESI BARA
"Iya, Neng... alhamdulillah selamat tanpa cacat!"
Rania tersenyum, ikut senang mendengarnya. "Lelaki apa perempuan, Bu?"
"Perempuan Neng. Namanya Arunika... " Si Ibu tertawa kecil, "padahal baru lahir, tapi Ibu sudah menamainya Arunika."
Rania tertawa, "ya gpp Bu. Bagus juga kok, namanya cantik lagi."
Si Ibu mengangguk. Dia melirik Rania yang nampak cemas. "Neng mau ke mana emang? Kayak buru-buru, ya?" tanya si Ibu kemudian.