ARJUNA
Bersama tingkah anehnya yang selalu membuat Juna tertawa.
"Mah, Raina pantesnya di jalanan. Berantem sambil bawa gir motor. Bukan masak di dapur kayak gitu. Raina, tuh, preman, Mah." Arjuna masih ngakak begitu keras. Bahkan perutnya sampai kebas karena keseringan tertawa.
"Diem, bingsit." Raina memaki namun dibuat lebih sopan karena ada Mamanya. "Ah, perih, Mah."
Hot Chapters