RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)
tanya Rinai menunjukkan jaring kecil kepada batita itu.
Dengan cepat Anindya menggangguk. Mulutnya terbuka mengiyakan pertanyaan Rinai. Rinai lalu berbicara kepada pemilik permainan itu. Setelah membayar, dia memberikan jaring kecil kepada Anin, lalu mendudukkan batita putri itu di bangku plastik kecil. Begitu jaring berada di tangannya, Anin segera bergerak hendak menangkap ikan-ikan yang sedang berenang tersebut. Wajahnya wajah terkena kecipak air, tapi tawa riang tak henti keluar dari mulut mungilnya.