Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Shaman : Gadis Perantara Dewa

Shaman : Gadis Perantara Dewa

Ia masih menatap Chae Ra dengan penuh keraguan, sampai-sampai Paman Kim Shin menyenggol lengannya sedikit. “Ah… iya senang bertemu denganmu,” ucap sang bibi yang masih dengan senyuman canggung menjabat tangan Chae Ra Chae Ra yang sudah menyadari dari awal bahwa wanita tua di hadapannya ini meragukan kemampuannya. Namun ia tidak masalah dengan itu, sudah sering kali ia di ragukan dan tidak di percaya sebagai shaman hanya karena penampilannya yang modern. “Mari kita bicara di dalam,” ajak paman Kim Shin masuk ke dalam rumah tradisional itu.
1.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
DENDAM AMARA

DENDAM AMARA

“Hm.” Amara tidak mengerti apa yang terjadi. Saat dia membuka matanya dan hendak mengecek ponselnya, ada terlalu banyak pemberitahuan yang maasuk. Terlalu banyak sampai mambuat Amara ketakutan kalau kalau ponselnya mungkin saja akan rusak. Amara membuka aplikasi instagramnnya. Pengikutnya bertambah terlalu banyak. Sepuluh kali lipat. Itu benar-benar diluar dugaannya.
274 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Luka Lama, Dendam Baru Di sebuah tempat rahasia, jauh dari kota, seorang pria dengan luka bakar di wajahnya membuka matanya. Matteo. Dia masih hidup. Anak buahnya telah menyeretnya keluar dari reruntuhan tepat sebelum ledakan terjadi. Luka-luka menghiasi tubuhnya, tapi matanya masih penuh dengan kebencian. Dia meraih ponselnya dengan tangan gemetar dan menekan sebuah nomor.
1.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 38 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
Indra Keenam

Indra Keenam

Samapi kemana Sarah pergi ke tempat yang memang benar-benar tidak ada didalam lokasi yang tertera didalam denah yang telah mereka buat sebelumnya sebagai petunjuk arah kemana mereka akan pergi. Hingga dimana Sarah benar-benar berhenti di sebuah pohon rindang besar. Pohon itu ada sebuah coretan seperti simbol salah dan ada tengkorak nya. Itu menandakan hal yang berbahaya. Dan dia seperti mematung seketika saat dia sudah berada di bawah pohon itu. " Sebentar-sebentar kenapa dia berhenti dibawah pohon itu!?" Tanya adikku. "Aku juga ga tau Jack," jawab yang lainnya.
4.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 158 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
Asmaraloka

Asmaraloka

Mungkin, meskipun Asmaraloka hilang, mereka masih memiliki kesempatan untuk menemukan kedamaian—bukan di tempat yang ideal, tetapi di dalam diri mereka sendiri. Dengan langkah pelan, Bella dan Ain berjalan bersama, meninggalkan taman yang penuh kenangan, dan melangkah ke depan—menuju masa depan yang masih penuh dengan ketidakpastian, tetapi juga penuh dengan kemungkinan untuk menemukan kedamaian, meski tak ada lagi Asmaraloka yang mereka impikan. ---
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 68 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

Wanita berusia dua puluh tahun itu menginjakkan kaki di pelataran sebuah galeri lukisan bernama Gheoff Art. Sudah hampir seminggu ia tidak datang ke sana karena merasa kurang enak badan. Sudah hampir seminggu juga ia tidak dapat menghubungi Frans Geoff Richardson, kekasihnya sekaligus pemilik galeri itu. Sebelum membuka pintu, wanita bernama Kamasean Shirly itu tampak menambah polesan lipstik di bibirnya. Ia tidak ingin tampil pucat di hadapan Frans.
102.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 42 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Tanya Zamrud Angin berderu dengan keras, asap rokok Zamrud terbelah dan hilang. Saudaranya disebelah Zamrud meringis karena bau rokok mengenainya. Dia bukan perokok seperti Zamrud. Seorang nelayan pantang untuk merokok karena akan berpengaruh pada daya tahan tubuh. Merasa tak enak, Zamrud berdehem dan membenarkan posisi duduk. “ Dia orang Kalimantan, sudah setahun disini. Cerita orang, dia kabur dari konflik berdarah disana. ”
9.82.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 56 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
Bareksa

Bareksa

samar-samar Nala mendengar suara dering ponsel. Nala membuka matanya. Suara dering itu semakin keras bersama dengan satu sosok yang datang mendekat, tampak sempoyongan. Nala mengernyitkan dahi, berusaha mengenalinya, sebelum menyadari bahwa sosok tersebut adalah Ashton. "Ada yang telepon. Berisik sekali ponselmu! Lain kali di silent dong, ganggu orang tidur saja!" serunya sambil melemparkan ponsel itu ke arah Nala.
2.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 58 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
HUMAIRA

HUMAIRA

Ucap Wati sesenggukan di depan nisan Humaira. ***** END *****
103.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 80 Beses bilang ras shamra
Read
+Library
PREV
123456
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status