Kesempurnaan Cinta
“Kamu tahu sendiri, kalo aku sangat mencintai kamu. Aku gak mungkin ninggalin kamu begitu aja. Aku gak peduli sama semuanya, karena yang aku pengen adalah kamu. Kamu adalah masa depanku, sampai kapanpun akan selalu seperti itu.”
Sesudah suara Satria mereda, Anisa masih saja diam dipelukannya, Satria tahu, jika Anisa sedang benar-benar rapuh, jadi yang harus dia lakukan adalah, meyakinkan kembali istrinya untuk tidak memikirkan yang macam-macam
“Kamu dengerkan?”
Anisa mengangguk, Satria kini bisa tersenyum lagi. menciumi pucuk kepala Anisa dengan lembut.
NEXT
Hot Chapters