Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
DINAR

DINAR

jawab raccel menjelaskan Sungguh banyak kejutan disini, dinar sangat kagum dengan pulau ranland ini, dengan semua keajaiban yang dipunya dan sangat memanjakan mata ini. Dinar memegang batu-batu berkilau itu dan aoa yang terjadi dia tidak bisa memegangnya, seakan itu hanya bayangan saja, dia mencoba memegng yang lainnya juga tetap sama, sampai dia masuk kehamparan bercahaya itu ttp saja dia tidak merasakab apa-apa. "raccel kenapa aku tidak bisa memegangya?" tanya dinar penasaran "iya benar batu itu tidak bisa kamu oegang selagi bercahaya, tunggu sampai cahayanya hilang baru kamu bisa memegangya" jawab raccel dengan santai
105.7K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as remnants
Read
+Library
Revansha

Revansha

Lampu pinggir jalan yang sedikit redup membuat malam ini begitu tamatan. Dari arah yang berlawanan, seorang gadis berjalan sendirian dengan kresek yang bertuliskan nama salah satu minimarket di daerah itu. Pandangannya menunduk, tubuhnya cukup ideal jika dipandang dari jarak yang cukup jauh. Rambutnya yang dibiarkan terurai hampir sepinggang. Wajahnya tidak terlihat begitu jelas, karena jaraknya cukup jauh.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as remnants
Read
+Library
BROKEN

BROKEN

Bibir Dev melengkung lebar dengan mata berselimut kaca. The End
108.9K viewsCompletedAdded to Library 338 Times as remnants
Read
+Library
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

"Hanya tersisa tulang saja, Pak!" "Dagingnya?" tanya Delia memastikan dengan pelan. "Tidak ada." Delia menutup mulutnya tidak percaya. Lantas memandang suaminya yang sepertinya mendapat gambar dari Rio, mengenai tulang yang dibicarakan. Namun Deryn mendorong kepalanya menjauh, bahkan sudah terpojok. "Apa yang kau lihat?"
102.8K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as remnants
Read
+Library
RUSAK

RUSAK

Satu lagi teman Kevin mengangkat kaki Sarah ke pangkuannya dan memulai aksinya mengelus-elus kaki mulus milik Sarah. Setitik kesadaran Sarah ingin berontak apa daya tubuhnya lemah. Pria-pria mesum itu melecehkannya secara bersama-sama. Sarah hanya bisa mengeluarkan air mata tanpa bisa berbuat apa-apa. Malam itu, Sarah Samanta harus rela tubuhnya dijamah beramai-ramai. Sarah mencoba mengeluarkan sisa tenaganya untuk berontak. Sarah berusaha untuk menjauh walau dengan susah payah.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as remnants
Read
+Library
Gemintang

Gemintang

Revian memutus sambungan video callnya. ***
105.1K viewsOngoingAdded to Library 189 Times as remnants
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

Begitu kakinya menyentuh tanah yang dingin dan mati itu, ia merasakan gema kesedihan dari milyaran jiwa yang telah terhapus. Tiba-tiba, dari balik bayang-bayang reruntuhan, muncul entitas-entitas yang menyerupai hantu mekanis. Mereka adalah The Remnants, sisa-sisa kesadaran dari peradaban yang telah "dihapus" oleh samudra kehampaan.
687 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as remnants
Read
+Library
Sentuhan Pembalasan

Sentuhan Pembalasan

Arka tidak bisa menoleransi kebencian dari darah dagingnya sendiri. Namun, ancaman sebenarnya bukan datang dari rasa ingin tahu Malakor. Di sudut gelap kota Jakarta, di sebuah laboratorium bawah tanah yang tidak terdaftar, sekelompok orang yang menyebut diri mereka The Remnants atau Sisa-Sisa sedang melakukan eksperimen terlarang. Mereka adalah pengikut Dokter Julian yang berhasil selamat dari pembersihan tahun-tahun sebelumnya. Mereka telah menemukan satu hal yang luput dari perhatian Arka: setetes darah Malakor yang tertinggal di ruang medis saat ia masih bayi.
10820 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as remnants
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status