Sudoku
Lagi-lagi Ares hanya diam.
"Kenapa lo diam, Res? Apa yang gue bilang itu bener, ha?!" Reza kembali berdiri, melangkah mendekati Ares. "Apa yang lo inginkan, gak cukupkah gue jadi kacung lo di depan semua orang?"
"Itu hanya bunganya," jawab Ares tenang.
Reza melangkah mundur, lalu dia tertawa keras. Setelah cukup lama, tawa itu berubah menjadi jeritan.
Hot Chapters