PENGAKUAN ANAKKU
Pandangannya beralih pada buket bunga mawar merah yang tersusun sempurna diatas meja kerja, Bagas meringis, kedua tangannya memangku wajah dengan debaran hati tak menentu.
"Aaahh shit! Sepertinya aku sudah mulai gila." ujar Bagas sambil terkekeh pelan dengan pipi yang merona.
***Ofd.
"Gimana, Neng. Sudah siap semua?" tanya Bik Narti.
"Alhamdulillah, sudah, Bik." jawab Rissa seraya tersenyum. Bik Narti mengangguk mendengar ucapan, Rissa.
"Semoga semua lancar, Bik. Aku sudah tidak sabar, lepas dari laki-laki itu." ujar, Rissa dengan nafas panjang.
Hot Chapters