Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mimpi Kelam Lilian

Mimpi Kelam Lilian

"Apa kau sudah membaca ulasannya? Di sana banyak yang berkomentar tentang ekspresi Jaden. Jika kau lihat kolom komentar, mereka juga banyak yang membahas itu." Alana menghembuskan napasnya perlahan dan tak menghiraukan penjelasan periasnya lagi. Ia kemudian beranjak dari kursinya dan segera meraih ponselnya yang sempat ia lempar tadi. Dengan wajah serius ia mulai mengetik sebuah pesan untuk seseorang. *** "Selamat pagi, Sayang ...." ucap Jaden saat ia menyadarai Lilian mulai bergerak-gerak.
109.9K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Aku yang masih diliputi perasaan cemas, berpesan dengan suara bergetar dan tangan yang terasa dingin saat melepaskan kepergiannya. "Iya, Sayang." Darren mengangguk pelan sesaat setelah mengecup lembut keningku. Setelahnya, aku menanti kabar tentang Lira dengan perasaan was-was. Pun begitu dengan Mama dan Ayah yang ternyata baru tahu jika ada yang tak beres dengan putri bungsunya setelah aku memberi tahu. Pasalnya, menurut mereka, dua jam yang lalu, Lira menelepon jika dirinya terpaksa menginap di rumah Kayla—teman baiknya semenjak SMA dulu. Namun, ternyata ….
1053.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
DILEMA DUA HATI

DILEMA DUA HATI

Lagi pula Ali masih harus menaklukkan camp konsentrasi, setelah itu mereka akan lebih mudah menuju desa di mana Dimitri membeli rumah untuk Naima. “Gentleman, welcome to the new hell. This is biologic nuclear.” Alan membuka kedua tangannya lebar-lebar, ketika di depan mata mereka terpampang sample untuk senjata mematikan serta simulasi yang tertera pada layar komputer.
1011.2K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
Dua Wajah Satu Cerita

Dua Wajah Satu Cerita

"Ayo, aku belum makan siang." Dia tengah kecanggungan bagi resepsionis, mereka akhirnya pergi setelah David menitipkan barang Rere dan Melva memberikan dokumen dari Zeon. Keduanya masih lanjut bercerita diri masing-masing sampai di tempat makan. Tempat makan ini klasik dan ada pilihan masakan rumahan hingga modern. Sangat bervariasi. Melva sampai bingung memilih.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
Pemuas Hasrat CEO Dingin

Pemuas Hasrat CEO Dingin

Ada banyak detail yang harus diperiksa seperti hak cipta, pembagian royalti, hingga catatan jika novel tersebut akhirnya diangkat ke layar lebar. Matanya menyusuri lembar demi lembar, tetapi konsentrasinya pecah-pecah. Kalimat yang barusan ia tulis di naskah pribadinya masih terngiang di kepala. Dirga.. pria dengan bahu kokoh.. ia merutuk dalam hati, berharap wajahnya tak terlalu terlihat merah. Suara langkah terdengar di luar ruangan. Awalnya samar, lalu semakin jelas, teratur, dan mantap. Seolah setiap ketukan sepatu itu membawa aura dingin sekaligus kharismatik.
106.3K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
Menjadi Pengasuh Anak Presdir yang Kutinggalkan

Menjadi Pengasuh Anak Presdir yang Kutinggalkan

"Emmm, tapi Daddy sayangnya sama Cassel saja, sama Raccel tidak, Mommy." Dalena terkekeh. "Biar saja meskipun sayangnya sama Cassel, biar Mami yang sayang terus sama Raccel." ** Halo temen-temen, mampir dan bantu support Novel baru author ya... JUDULNYA: Suamiku, Mari Akhiri Pernikahan Ini Mampir yaaaa...., terima kasih...
9.9141.4K viewsCompletedAdded to Library 4.5K Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

Nyonya, Suamimu Bukan Pria Lemah!

Posisi baru ini memungkinkan Dilan untuk menghujam sangat dalam sekaligus menatap langsung setiap ekspresi kepasrahan di wajah manis Tiara. ​"Nghhh! Kak Dilannn!" teriak Tiara sambil memejamkan mata rapat-rapat. Jemari tangannya refleks meremas kuat otot betis Dilan yang tegap. Sensasi nikmat kembali menjalar tajam, mengikis rasa lelahnya. ​"Gimana, Tiara? Apa Kakak masih terlihat seperti pria lemah dan gagal seperti kata Ibumu?" tanya Dilan, ingin mendengar pengakuan jujur.
4.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Sepanjang perjalanan, Lian terus berbicara dan menceritakan betapa hebat dan tampannya Lewis dulu. Selena merasa Lian seharusnya sudah bisa menulis novel roman picisan sendiri. Saat mobil berhenti di garasi bawah sebuah rumah kuno, Lian berhenti membicarakan Lewis. "Nyonya, Anda yakin, nggak mau saya temani?" "Nggak usah, sana kencan dulu sama Kak Lewis-mu itu. Manfaatkan kesempatan ini dengan baik ya, semangat!"
9.5980.4K viewsCompletedAdded to Library 32.4K Times as resensi novel dilan 2
Show Reviews (394)
Read
+Library
Pey hakiki
hai kak author, aku adalah salah satu penggemar berat novel kaka ini, tadi aku buka PF sebelah "orange", aku gk sengaja liat buku dengan judul " antara dendam dan penyesalan", aku cuma mau nanya apakah yang ulpoad disana kaka juga? , aku cuma khawatir ada yg plagiat novel kaka yang satu ini.
Rita Andriani
Novel ini selesai di bab 1674. Akhirnya selena menikah lagi dgn Harvey sirah mati di tembak sma lupa namanya tp itu loh laki2 yg nembak mati yg lindungi selena. Tp dia jg mati kakek tua dr tuan bennett yg dikira udh meninggal ternyata masih hidup. guru slena jg penjahat tp akhirnya dia jg mati
Read All Reviews
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

Perlahan-lahan, kupejamkan kedua mata, semua jadi gelap gulita hingga akhirnya ditelan oleh kegelapan. --xxx-- Aku membuka kedua mata secara perlahan. Namun, jidat, tangan, serta kaki kananku sudah tampak dibalut perban. Di dalam sebuah ruangan yang aromanya memang sudah sangat kukenal, salah satu ruangan di rumah sakit Kota Mataram, seorang perempuan berjalan masuk. Wajah beserta senyumnya menampakkan kesedihan, tapi ada juga mimik kelegaan. Ia adalah Lina, adik perempuanku satu-satunya yang masih duduk di bangku SMP.
103.7K viewsOngoingAdded to Library 136 Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
Dilema Arini

Dilema Arini

tanya Ridwan setelah duduk di kursi di ruangannya. “Aku ingin kamu melihat ini!” kata Lasmi mengeluarkan buku dari tasnya dan memberikan pada Ridwan. “Apa ini?” tanya Ridwan. “Coba saja kamu lihat sendiri,” jawab Lasmi. Ridwan baru mengetahui kalau isi buku itu adalah gambar desain baju. Diapun membuka lembar demi lembar. “Ini yang menggambar desain siapa?” tanya Ridwan yang terus melihat gambar-gambar di buku itu.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 204 Times as resensi novel dilan 2
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status