Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mengandung Benih Majikan Arogan

Mengandung Benih Majikan Arogan

Bik Misna selalu membelanya walaupun dirinya berulang kali kena senggolan dari mereka. Baru bertemu Nathan beberapa kali saja sudah membuatnya selicik ini. Padahal Nathan tidak bicara dengan nya dengan nada baik dan manis. Nathan tetap arogan. Itulah sikapnya, itulah sifatnya. Bagaimana bisa wanita seperti Herlina bicara sekenanya? Tina tidak gentar. Ia tau bagaimana Nathan. Dia adalah pria yang dingin dan sombong, bagaimana mungkin dia mau bicara dengan sembarang orang.
9.61.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
Istri Yang Kesepian

Istri Yang Kesepian

Stephen bereaksi cepat dan segera menghentikan suamiku. "Kak, maafkan aku, aku salah, aku nggak harusnya melakukan hal seperti itu... Aku pantas mati!" Sambil berbicara, dia bergegas ke arah suamiku dan akhirnya berlutut di depannya. Menurutku, Stephen seperti aktor dengan kemampuan aktingnya yang buruk. Suamiku pun bereaksi dan mulai bekerja sama dengan Stephen. "Bagus! Aku begitu percaya padamu, kamu malah melakukan hal seperti itu..."
54.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

SETELAH AKU HANCUR AKU MEMILIH HIDUP DAN MENCINTAI LAGI

Lalu aku mulai menulis: “Aku sudah kembali. Bukan dengan luka yang utuh, tapi dengan diri yang tahu cara berdiri meski tertatih. Terima kasih, Bandung. Terima kasih, diriku yang dulu tidak menyerah.” “Dan terima kasih… untuk Vina. Karena ia mengingatkanku, mengapa aku harus tetap bicara.” --- Di Atas Meja Kerjaku… Ada satu amplop kecil dari sekretariat. Surat undangan seminar regional tentang pemulihan trauma untuk korban kekerasan seksual. Kali ini bukan hanya sebagai pembicara, tapi sebagai narasumber utama.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
Masuk Ke Dunia Novel : Ubah Nasib Ibu Tiri Jahat

Masuk Ke Dunia Novel : Ubah Nasib Ibu Tiri Jahat

“ Oh, yaudah. Hati-hati di jalan. “ “ Baik, Nyonya. Saya permisi. “ Erinna melihat ke arah sekertaris suaminya itu, hingga siluetnya benar-benar menghilang dari pandangannya. Ia masih mengingat-ingat tentang Evan. “ Dia kan cuma sekertaris biasa. Tapi kenapa penulis masukin dia di tokoh istimewa? “ gumam Erinna. Buku ini ada dua jilid, dan sayangnya Erinna hanya membaca jilid pertama. Di jilid pertama tidak terlalu dijelaskan tentang Evan, tapi pria itu masuk kedalam tokoh penting cerita. Mengangkat kedua bahu seolah tak peduli, padahal isi kepalanya penuh dengan rencana hidup untuk kedepannya. “ Udahlah, makan dulu aja. Nanti mikir lagi. “
10913 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Pacar Ganteng Sebentar ya kak Kayanya ga dibolehin keluar sama Kak Saga deh, Kamu dimana sekarang? Regan tak membalas pesan itu selama beberapa menit, Sei berdecak malas. Seharusnya ia tadi membawa handphone saja supaya saat Regan mengiriminya pesan langsung bisa dijawab. "Kan, malah gantian off," gumam Sei malas. Untuk menghilangkan bosannya, Sei membuka laci dan mengambil buku novel. Menyetel lagu galau sambil tiduran. Jam sudah menunjukkan pukul dua siang dan Sagara juga sudah masuk kamar.
101.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
SETELAH IBUKU MENIKAHI BERONDONG

SETELAH IBUKU MENIKAHI BERONDONG

Mitha “Sayang loh, laki secakep itu dianggurin.” Ghea “Saran gue, La. Lo gak usah balik ke Rendy. Karena Om-nya lebih oke.” Aku “Kalian Ngomong apa sih?” Ghea “Ciee, yang merasa, jadi resah. Gimana, La? Udah belum?” “Pokonya Lo harus ceritain tutorialnya, ya!” Akhirnya aku membiarkan pesan mereka sampai berpuluh-puluh banyaknya. Aku tidak bermaksud membacanya karena hanya menambah kesal saja. Kenapa di saat aku merasa kesusahan seperti ini mereka malah seperti yang senang.
1062.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
SEHIDUP SEJANNAH

SEHIDUP SEJANNAH

Mia menatapnya dengan tersenyum senang, akhirnya Revan membelanya kali ini. Namun senyuman itu luntur, ketika mendengar ucapan Ersad lagi sembari menatapnya dengan sinis. "Jadi perbuatan busuk wanita ini masih belum diketahui olehmu ! ckck .... Kali ini aku harus mengatakan kau ini bodoh atau buta?" ***** TBC JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK YA BUN😍
104.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
Musuh Tapi Menikah

Musuh Tapi Menikah

Sementara itu dikamar kini Jihan dan Septian pun menikmati makan malamnya, setelah makan Septian pun membersihkan diri sedangkan Jihan berbaring diranjang sambil membaca novel favoritnya, tak lama Septian pun selesai membersihkan dirinya dan sudah memakai piama tidurnya, lalu dia pun mengambil buku yang dia beli di toko buku tadi, dan Septian pun duduk diranjang disamping Jihan, lalu dia memberikan buku yang tadi beli. Septian pun membelikannya untuk Jihan. Karena dia tahu Jihan pasti akan membutuhkannya juga
1030.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
Terjebak di Dalam Novel

Terjebak di Dalam Novel

Aku menoleh pada pria yang ada di samping Ervan, kalau begitu dia. "Aku Septa, bicaralah padaku kalau kau ingin sesuatu." Septa berkata ramah, berbeda saat dia berbicara dengan Ervan tadi. Septa! Sahabat Adnan juga. Tidak seperti Ervan dia terkenal dingin dan irit bicara. Di dunia nyata dia adalah salah satu solois terkenal dan memiliki jutaan penggemar. Kalau ketiga manusia tampan ini digabungkan seperti ini, maka siapapun pasti akan pingsan. Oke, itu berlebihan.
9.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 368 kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
Istri Sempurna Bos Perfeksionis

Istri Sempurna Bos Perfeksionis

Keadaan bar cukup lengang dan kondusif karena tidak banyak pengunjung yang nongkrong. Gadis itu menggembungkan pipinya saat menatap Daniel yang memangku kepalanya di meja. Terlihat gadis itu menatap dengan mata menyipit menunjukkan kekesalan. “Udah cukup! Aku bakal mengajukan resign mulai bulan depan kalau begini terus caranya!” sungut gadis itu seraya mengentak kaki. “Kamu sudah ngomong kayak gitu yang ke seratus kali, Jess!” goda Reno sembari memberi tawa.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai resensi novel septihan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status