Istri Juragan Jagatnata (His by Law, Never by Love)
"Tapi kenapa Saya tetap ingin tinggal?"
୨ৎꫂ❁
Perpustakaan desa itu kecil dan sederhana. Rak-rak kayunya tua, buku-bukunya sebagian sudah menguning dan berbau lembap. Tetapi bagi Sukma, tempat itu adalah ruang paling sunyi sekaligus paling jujur. Tidak ada pintu yang dibanting, tidak ada tatapan tajam, tidak ada kata-kata yang menusuk. Hanya kata-kata dalam lembaran halaman, yang sabar menunggunya membaca. Gadis itu duduk di sudut ruangan, dekat jendela kecil yang menghadap ke jalan tanah. Di pangkuannya, sebuah buku kumpulan cerita pendek karya Arswendo. Tangannya menahan halaman terakhir, tapi matanya tidak benar-benar membacanya.