Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RENATA DAN SAMUDERA BIRU

RENATA DAN SAMUDERA BIRU

Gelak tawa Samudera Biru terdengar hingga ke seluruh mansion. *** Setelah sarapan Samudera Biru mengajak Renata ke ruang baca. Ia melemparkan sebuah buku tua berwarna cokelat tanah dengan sampul terbuat dari kulit binatang yang disamak halus. “Pelajari itu.” “Apa ini?” “Kitab ilmu bela diri.” “Wah,” mulut Renata mengerucut. Membuka halaman demi halaman dengan antusias.
1013.0K viewsCompletedAdded to Library 284 Times as resensi novel teluk alaska
Show Reviews (74)
Read
+Library
Dewa Amour
Samudra Biru, sungguh nama yang indah dan terkesan kharismatik. Gue suka beet cerita fantasi. Begitu baca blurd novel ini langsung mampir, dan ... jatuh cinta untuk membacanya sampai end. Salut buat yg nulis. Sehat terus ya, Thoorr ...
kinoy.raomi
baca ini karena baca promosi authornya., eh pas baca.. wah gila sih.. langsung jatuh cinta... kerenn.. sukakkk... up yang rajin up nya thor biar bisa nangkring di depan.. sayang kalok cerita sebagus ini sepi2 aja hehe
Read All Reviews
Terjebak di Dalam Novel

Terjebak di Dalam Novel

Apalagi dia tidak tahu mengenai apapun soal dunia ini. Setidaknya di sini Alana dari dalam novel memiliki keluarga yang hangat dan juga sangat menyayanginya. Sehingga aku tidak begitu kesulitan. Lalu bagaimana dengan keluarga Lio, apa dia bahkan memiliki keluarga? Apakah dia juga salah satu tokoh di novel dan tertukar seperti diriku?
9.8K viewsOngoingAdded to Library 253 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Udara menjadi pekat, setiap tarikan napas seperti menghirup asap. “Kau mau jelaskan sekarang atau aku pergi sendiri?” desak Raka. Pria bermata abu menatapnya lama. “Ini adalah ‘Mulut Pertama’ asal dari semua kabut, suara, dan kematian di desa. Jika kita bisa menutupnya… kabut akan mati. Tapi…” “Tapi apa?” “Siapa pun yang mencoba menutupnya… tidak akan keluar hidup-hidup.”
102.0K viewsCompletedAdded to Library 41 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR

CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR

ujar Rensakar sekali lagi tanpa menunggu tanggapan Alisa sama sekali. “Ber–berhenti!” ucap Alisa dengan lirih melihat pemandangan yang luar biasa sangat mengejutkan ketika salah satu telapak tangannya Rensakar meremas puncak bukit kembar miliknya begitu tiba-tiba.
104.6K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Takdir Kedua Istri Sang Kapten

Perlahan, Aluna mengeluarkan ponsel dari dalam saku celananya. Tangannya yang gemetar kembali membuka situs novel online, dimana kisah Raka ada di sana. “Season dua,” gumamnya ketika melihat judul buku baru dari penulis yang sama. Covernya masih visual Raka, namun ada gadis lain di sampingnya. Raka merangkul gadis itu dengan tawa yang cukup lepas. “Kamu lebih bahagia sama dia, Raka. Terimakasih sudah pernah mengisi hari-hariku.”
104.4K viewsCompletedAdded to Library 140 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
Reinkarnasi untuk balas dendam

Reinkarnasi untuk balas dendam

Setelah mengunjungi dua tempat yang indah, mereka merasa cukup lapar dan aroma harum di restoran membuat mereka ingin sekali makan. Makanan terbaik yang bisa dinikmati di Alaska adalah hidangan lautnya. Keistimewaan mereka adalah penggunaan salmon di sebagian besar hidangan mereka. Karena Irwan alergi terhadap makanan laut, ia tidak bisa makan, jadi ia memesan banyak makanan laut untuk istrinya yang juga sangat suka makan.
1042.2K viewsOngoingAdded to Library 928 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Perjalanan Si Gadis Penyihir Angin

Apalagi dirinya yang sudah lebih banyak melihat ketidakadilan yang terjadi. “Karelia. Aku pikir daerah ini adalah daerah yang sangat tenteram meskipun tengah berkonflik dengan Vitania. Aku pikir hal seperti penggusuran dan tindakan semena-mena tidak pernah ada di sini. Tapi ternyata aku salah besar. Aku merasa seperti tengah hidup di sebuah novel distopia. Kenapa aku bisa terlahir di cerita yang menyedihkan seperti ini?” tanya Alisa kembali.
103.8K viewsCompletedAdded to Library 138 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Dalam Dekap Hangat Bos Dinginku

Vincent membaca judul novel itu satu persatu, ddan senyumnya segera melebar ketika membaca sebuah judul yang segera menggetarkan hatinya: “Terjebak di Pulau Terpencil Bersama CEO Tampan.” Vincent membaca sinopsisnya yang sangat mirip sekali dengan kisah pertemuannya dengan Lisa di Lombok dulu. Vincent penasaran dan membacanya, iapun terbatuk-batuk kecil karena kaget saat membaca bagian ‘cinta satu malam’ yang digambarkan cukup detail oleh Lisa, namun berdasarkan sudut pandang si tokoh utama wanita bernama Alessandra—yang sepertinya mewakili perasaan Lisa. ______________________________
1042.3K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as resensi novel teluk alaska
Show Reviews (25)
Read
+Library
Senja jingga
Suka novel ini. Aku jg suka cara penyampaian authornya. Bisa nyampe gitu perasaan tokohnya. Trs bahasanya jg bagus bgttt. Btw novel ini tuh tiap episode sllu bikin penasaran. Author update 3 bab atau 5 bab aja bikin ngerasa ga sabar mau baca lg wkwk saking nagihnya...
Nuwairatun Imamah
huuu seru bgt kak baru baca salah 1 novelnya yg ini rasanya udah deg deg ser tiap sesinya ada aja pkoknya yg bikin sedih seneng ketawa skaligus ngakak, ditunggu update nya lg ya kak secepetnya sih klo bisa hehee aq smpe maraton bacanya(gila sehari smlm maraton ngabisin koin yg gak sedikit pula haha)
Read All Reviews
Diasuh Bos Besar

Diasuh Bos Besar

Kakinya melangkah cepat agar rangkulan tangan Andika di pundaknya terlepas dengan sendirinya. “Tunggu! Aku mau mengembalikan novelmu! Ceritanya bagus. Aku sudah membacanya sampai habis.” Satu tangan Andika memberikan buku novel BERANDALAN SEKOLAH ke arah Alisa.
101.8K viewsCompletedAdded to Library 71 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
Rahim untuk Anakku

Rahim untuk Anakku

lanjut Embun. Mereka kemudian larut dalam diam dan tangan masing-masing. Alaska sibuk membaca makian Claudia yang dikirimkan melalui w******p sebelum kemudian memblokir nomornya. Sementara Embun sedang berselancar di I*******m mengagumi foto-foto wisata dan alam. “Percuma liat doang, rekreasi yuk? Sekali-kali kita liat alam,” ajak Alaska.
106.2K viewsOngoingAdded to Library 124 Times as resensi novel teluk alaska
Read
+Library
PREV
12345
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status