Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kuranji

Kuranji

“Tidak akan terjadi sesuatu padaku. Lanjutkan saja meditasi Puti!” “Aku sudah selesai.” Puti Tan menggerakkan tangan dan kakinya, lalu bangkit. Ia berputar pelan seraya sesekali melompat ringan. “Lihat! Kondisi tubuhku sudah pulih di atas delapan puluh persen.” “Biar kuperiksa!” Kuranji menyambar pergelangan tangan Puti Tan, merasakan denyut nadi wanita itu selama beberapa waktu. “Alhamdulillah. Kita bisa melanjutkan perjalanan.”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
MAIN HATI

MAIN HATI

Mereka berdua seperti patung tampan, di balik etalase toko. Sedan hitam yang ditumpangi Ruby berhenti di sebuah panti asuhan yang terbilang tua dan kumuh. Pagar dengan besi berkarat. Tulisan ‘Smith Orphanage’ yang kehilangan huruf ‘p dan g’ karena tulisannya terkelupas lepas, hingga hanya menyisakan ‘Orhanae’ tidak membuatku tertawa. “Kalian di sini?” Ruby terkejut saat turun dan melihat kendaraan yang kami naiki, terparkir tidak jauh dari mobil yang ditumpanginya.
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

Ega pun tidak terkecuali. "Baiklah, waktunya sudah hampir tiba. Aku juga harus pergi. Ega, kuserahkan Akademi Mahameru padamu." Respati menepuk bahu Ega, lalu melempar kendi araknya ke udara. Seketika, kendi itu berputar cepat dan membesar di udara, hingga akhirnya menjadi panjangnya mencapai satu meter lebih. Respati melompat ringan, lalu duduk di atas kendi itu.
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31.1K kali sebagai respati
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Hati yang Tak Direstui

Hati yang Tak Direstui

Nura yang kaget reflek menghempaskan. "E-eeh ma-maaf Ra aku nggak sengaja. Aku cuma mau ngasih ini aja sebelum kamu pergi" Arthur memberikan sebuah kotak persegi dengan hiasan pita pink diatasnya "Iya nggak apa-apa, thur. Aku juga minta maaf ya, aku kaget tadi jadi reflek deh ngehempasin tangan kamu. Mmm.. ini apa?"
10743 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

sahut Bu Tini dengan memberi penekanan di kalimat akhir membuatsang empunya nama merona. Gayatri keluar dengan menunduk. Semuamata memandang Gayatri takjub. Kali ini, ia memakai gamis hijau emerald dengar bordir keemasan berpadujilbab pashmina senada. Sungguh membuat Gayatri terlihat sangat cantik,walaupun tanpa make up yang berlebihan. "Ehem, belum sah!" celetukFariz yang mendapati Ustaz Haikal terpesona.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
Reuni

Reuni

Dan sesaat kemudian pun kembali hening, hanya kicau burung murai milik tetangga Memecah sepinya pagi. Mahira masih sibuk berkutat dengan rutinitas paginya, membuat makanan untuk keluarga kecilnya. "Mahira, buatkan saya kopi...", tiba- tiba Dimas berseru dari ruang tengah memintanya untuk dibuatkan kopi hitam. Mahira pun segera meninggalkan aktifitasnya, segera ia membuat kopi sesuai perintah suaminya. Ia tidak membiarkan suaminya menunggu lama, karena Dimas memang orangnya tidak sabaran.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
REUNI

REUNI

"Bangun, Gi. Ada sesuatu yang penting yang mau gue tanyain ke lo." "Apa?" tanyanya terdengar malas. "Di ruang rawat inap Danar ada wanita cantik." "Nyokapnya?" "Bukan. Ini wanita muda cantik, tinggi, dan belum pernah gue lihat sebelumnya. Namanya Marissa. Lo kenal enggak?" tanyaku yang rasa penasarannya sudah sampai ubun-ubun. "Marissa? Marissa siapa? Marissa Nasution?"
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai respati
Tampilkan Ulasan (11)
Baca
+Pustaka
Yuli F. Riyadi
Halooo, Selamat Datang di Goodnovel. Ini cerita keempatku di sini. Semoga kalian suka membaca kisah Wina-Tama-Giko-Danar. Mereka akan menemani kalian tiap hari hingga tamat. Yuk! ramaikan dan jangan lupa tinggalkan review lima bintang .........
arwa
biasanya aku kurang suka baca cerita yg ceritanya cuma dr sudut pandang satu doang,,,tp ini lain,rasanya harus lanjut baca terus,bagus si,sayang nemu cerita ini baru,,,, habis ini enaknya lanjut cerita yg mana kak??
Baca Semua Ulasan
Gantari

Gantari

"Ini air, minumlah untuk menghilangkan dahaga dan juga rasa lelah." Karena kupikir ini hanyalah air putih, buru-buru kutenggak. Namun, saat air itu menyentuh lidahku, kurasa ini bukan air putih karena ada rasa asam dan sedikit pahit, ada sedikit rasa kapur juga. "Sekar, ini air apa?" "Itu ramuan untuk menghilangkan rasa capek. Sekarang istirahatlah di kamar. Besok aku akan menikah, kita harus menjaga kebugaran."
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

"Tapi baiklah, aku juga butuh merilekskan otot setelah seharian meretas akun-akun pemerintah." Di bawah cahaya lilin yang bergoyang pelan di sebuah spa tersembunyi bernuansa keraton, aroma kenanga dan melati menyeruak, membius indra. Batari berbaring di atas meja kayu jati yang dipoles minyak cendana. Begitu jemari terapis mulai menekan titik-titik saraf di punggungnya, Batari membiarkan kesadarannya mundur.
10537 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
RETAK

RETAK

Tenggorokan mendadak kering, padahal tadi dia sudah membasahi dengan jus jeruk. "Saya rekan kerja Vitaloka, Tante." Rajaswala menarik tangan Diana, mencium tangan tersebut dengan takzim. Senyum ramah terbingkai begitu manis di bibir laki-laki itu. Diana mengulas senyum penuh arti. Tangannya mengusap bahu kekar milik Rajaswala. "Kamu tampan. Vi, sudah saatnya kamu melupakan Sebastian." Diana menatap Vitaloka penuh arti, lalu kembali menatap Rajaswala.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai respati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status