Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RESEP CINTA UNTUK HATI YANG RETAK

RESEP CINTA UNTUK HATI YANG RETAK

Lalu menuju kursinya, menyalakan komputer dan memeriksa jadwalnya. Bau antiseptik tipis bercampur aroma kopi dari ruang staf yang pintunya setengah terbuka. Dokter Rai Adhinatha baru saja meletakkan tas kerjanya di loker ketika seorang perawat anestesi menghampirinya sambil membawa map biru muda. Perawat itu bernama Nathan- usia awal tiga puluhan, ekspresinya santai, dan sudah terlalu lama bekerja bersama Rai sampai batas formalitas nyaris tak terasa lagi.
10761 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as respati
Read
+Library
Utari

Utari

tanya Edo sambil mengeluarkan permen kapas dari tasnya. "Apa itu tuan?" tanya Utari. "Ini namanya permen kapas, rasanya manis.." jawab Edo."Ambillah, aku sengaja belikan ini buat kamu.." jelas Edo. "Untuk aku tuan?" tanya Utari menegaskan. "Iya buat kamu..ambil..." ucap Edo sambil mengepalkan batang permen kapas itu pada Utari."Apa kau belum pernah beli permen kapas?" tanya Edo penasaran.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 43 Times as respati
Read
+Library
Rasa

Rasa

Sudah 2 hari ini, Ataya tak menyapa Kyra. "Baik, untuk hari ini, seperti yang sudah ustadzah sampaikan sebelumnya, kita akan masuk ke materi baru yaitu resonansi bunyi yang meliputi pengertian, rumus dan juga contoh soal, silahkan disiapkan buku dan alat tulisnya."
104.3K viewsCompletedAdded to Library 102 Times as respati
Read
+Library
PESONA

PESONA

Nandini segera menghapus air mata di pipinya, berlari cepat ke kamar mandi dan mengunci pintu kamar mandi, berjaga-jaga takutnya pria itu punya kunci cadangan dan membuka pintu, ia tak akan biarkan pria itu melihat air matanya lagi. Dengan cepat, Nandini membasuh wajahnya dengan air dan membersihkan riasan di wajahnya yang berantakan dengan miceral water yang dituangkan ke kapas, kapan tersebut ia usap ke wajahnya sehingga riasannya menghilang dan wajahnya menjadi natural. Setelah riasannya telah bersih, ia pun mengambil handuk untuk membasuh lagi wajahnya, namun tetap saja tak akan bisa menghilangkan warna merah di matanya dan kantung matanya yang membengkak akibat menangis. "Pria ini tak b
1015.9K viewsOngoingAdded to Library 382 Times as respati
Read
+Library
Serpihan Hati

Serpihan Hati

ucap Shinta antusias. "Untuk cek up-nya nanti hari apa, ya, Dok?" tanya Azam tiba-tiba. "Tiga hari lagi, nanti sekalian kita lihat perkembangan lukanya Nyonya Shinta sampai sejauh ini sudah terlihat mengering, sepertinya tidak butuh waktu lama lagi lukanya akan pulih, ya." terang dokter itu ramah. "Oke, saya permisi dulu. Semuanya, selamat siang." Dokter itu pun pergi setelah memberikan resep obat untuk Shinta.
1014.7K viewsOngoingAdded to Library 456 Times as respati
Read
+Library
Reset

Reset

Ali cuma diam, dingin menatap gadis yang ada di depannya, tapi masih bicara dengan Saka, "Emang lo bocah ingusan. Ganti kameranya, dan minta maaf ke dia. Dia penanggungjawab gedung ini. Dia bukan murid baru. Usianya tujuh tahun lebih tua dari lo. Fani Lintang Larasati, bener kan?" Fani Lintang Larasati. Mendengar namanya disebut Ali, rasanya Lintang ingin kabur saja. Dia ingin segera keluar dari pekerjaannya dan kembali ke Cilegon jadi penjual kerupuk lagi. Masa bodoh deh dengan bonus besar sebagai penanggungjawab gedung Gajah Mada ini. Pikiran Lintang semakin kacau, semrawut. Ali hapal namanya, Ali tidak melupakannya. Ali masih ingat dia, gadis yang pernah memata-matainya delapan tahun lalu
2.6K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as respati
Read
+Library
Melupa Rasa

Melupa Rasa

"Apa ada alasan baginya untuk tidak menyukaiku?" Jason tertawa menanggapi kepercayaan diri Abi. "Ceritakan padaku. Apa dia memang secantik itu?" "Hmm... Yah. Cantik. Tapi dia punya sesuatu yang lain di luar dari itu." "Oh ya? Apa?" Abi mengambil ponsel lainnya dan membaca pesan terbaru dari Retania. Gadis itu mengirimkan sebuah foto dirinya yang sedang mengenakan gaun panjang dengan potongan seksi berwarna merah menyala. Menggoda.
108.7K viewsOn holdAdded to Library 296 Times as respati
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

Bukankah saat trimester pertama, hal itu sangat rawan? Srak! Pintu geser yang menuju ruang tamu terbuka dengan kasar dan menampakkan sosok Farrin yang kini terengah-engah. Begitu netra birunya melihat seseorang yang sedang duduk di atas Zabuton—bantal untuk dudukan yang diletakkan di atas Tatami—lantai khas Jepang, mata Farrin melebar. “Kau ....”
108.4K viewsCompletedAdded to Library 193 Times as respati
Read
+Library
Dia

Dia

Lea jadi bingung, ini orang ngomong sama siapa sebenarnya? Tangan Lea yang hendak kembali melayangkan pukulan terhenti di udara, "Ha?" "Rumah," ulang Argan. "Oh, Apartemen Griya Indah. Itu sebenarnya-- E-eh, EH! ARGAN SINTING!!! AAAARRRGGHHHH!!!" teriak Lea begitu Argan langsung menancap gas saat lampu berubah hijau.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as respati
Read
+Library
CERAI

CERAI

Kedua nya duduk saling berhadapan. " Mbak", suara Reza memanggil seorang pelayan di sana. Pelayan itu menghampiri meja Reza dan Pak Sofyan dengan membawakan buku menu makanan. " Saya pesan Spagethi rasa keju satu, minuman nya jusTimun dan dessert seperti biasa". Papa mau Reza pesan kan? Tidak usah, biar Papa saja. " Saya nasi goreng Seafood dan jus jeruk saja".
106.9K viewsOngoingAdded to Library 250 Times as respati
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status