Anak dari Sang CEO
Saat itu, Tante Mirna—ibu Revan—menangis histeris sambil meminta maaf padanya karena rencana pertunangan mereka batal total.
“Maafkan Revan, ya, Nia. Dia sedang diguna-guna perempuan kampung itu. Lihat ini fotonya,” ujar Mirna penuh kebencian, sembari melempar selembar foto ke atas meja marmer.
Foto seorang gadis sederhana, berambut kuncir, tertawa ceria bersama Revan.
“Namanya Arra. Gara-gara perempuan rendahan ini, Revan berani melawan Tante. Dia penghancur masa depan Revan.”
Bab Populer