Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

kataku sambil terus menyetir. Maria tersenyum. “Cincin ini aku taruh di jari manis untuk kujadikan tanda bahwa suamiku di masa depan akan datang dan menggantinya dengan cincin yang nanti ia kasih ke aku, Rama,” katanya sambil merenungi cincin berwarna perak di jarinya.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 139 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
AMORAGA

AMORAGA

Kalau Raga gak bisa dicegah, mungkin gue harus pakai rencana B. Kali ini Amora memesan ojek online. Tentu saja tujuannya adalah markas Oscar. Amora harus sampai di sana lebih dulu dari Raga. Perjalanan yang lumayan lama dari markas Baskara. Saat sampai di sana, Amora melihat Jeha yang sedang bersenda gurau dengan yang lainnya. Salah satu cowok yang ada di sana memberitahu kehadiran Amora. "Bukannya itu ceweknya Raga?"
109.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
Ranjang Ternoda

Ranjang Ternoda

Perjalannya cukup panjang, dari Tanggerang menuju Cakung, Jakarta Timur. “Halo Mbak Re, perkenalkan saya omanya Davin. Nanti Mbak bantu melakukan pekerjaan rumah seperti pada umumnya, memasak, merapihkan rumah dan juga momong Davin.” Seorang wanita paruh baya memperkenalkan diri usai membayar biaya transportasi Reina kepada driver taxi online. Senyum sapa yang memberikan kesan baik, Reina merasa senang dan nyaman ketika mendapatkan keluarga muslim. Sehingga dirinya tidak sulit menyesuaikan diri.
103.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 109 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
Om Sweet Om

Om Sweet Om

Tania berteriak kegirangan saat membuka pintu. Wajah Ovi yang cantik muncul di depan rumah mereka. Di tangannya terdapat banyak oleh-oleh yang dibawa dari Malaysia. "Tante!" Tania mengambur ke dalam pelukan wanita itu. "Sayang!" Ovi membalasnya dengan penuh kerinduan. Bibirnya mencium pipi kiri dan kanan Tania dengan gemas.
1028.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
SELUMBARI

SELUMBARI

Walau jendela di seluruh ruangan terkunci rapat dan tertutup gorden, hawa dingin masih terasa. Aku dan Vian sedang makan malam di ruang makan. Menu kali ini adalah sate Madura yang aku beli dari perempatan jalan besar. Aku sedang ingin makan sate, Vian juga tidak keberatan dengan itu, jadi aku penuhi sajalah permintaan sederhanaku ini. Aroma bumbu sate Madura menguar memenuhi area dapur dan ruang makan. Ditambah aroma nasi putih yang baru keluar dari magic com semakin membuat perut laparku tidak sabar memasukkan itu semua ke lambung.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
PDKT di Sarang Monster

PDKT di Sarang Monster

Lantai beton festival yang dilapisi rumput sintetis menciptakan nuansa asri meski telah berubah menjadi lautan manusia yang riuh. Di udara, kepulan uap panas membawa simfoni aroma yang kompleks; gurihnya Miso Ramen khas Hokkaido, wangi smoky dari Takoyaki Osaka yang memanjakan lidah, hingga aroma panggangan Yakitori dari Fukuoka—semuanya tersaji dalam versi halal yang aman bagi lidah mereka.
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
Hai Om, Aku Calon Istrimu!

Hai Om, Aku Calon Istrimu!

puji turis itu sambil mengembalikan kamera. "Thank you!" Setelah puas foto-foto, kami jalan-jalan di area kuil sambil menikmati suasana yang terasa damai. "Bunny, aku mau beli omamori buat Dedek." Aku menarik lengan Om Kais menuju toko souvenir. "Omamori itu apa?" "Jimat keberuntungan Jepang. Buat kesehatan dan keselamatan Adek." Aku memilih omamori warna pink. "Ini bagus, Om."
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 395 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
DITOLAK OM-OM

DITOLAK OM-OM

Om Bas menarik selembar uang berwarna biru dari dompetnya. Gerobak Mas Pentol mulai sepi antrean karena matahari sudah mulai meninggi. Aku lebih leluasa memilih varian rasa yang lama kurindukan. Pentol mercon, cumi, jamur, udang, ayam dan telur puyuh masuk dalam list pesanan. Daripada penasaran, lebih baik dicoba semua. Gak tahu Om Bas suka rasa apa, yang pasti bukan rasa yang pernah ada.
1094.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
Rafnindita

Rafnindita

Menatap ombak tinggi yang indah baginya. Abelia memang sempat menyangkanya Rafa adalah turis yang tersesat atau ketinggalan rombongan. Karena sudah banyak kasus seperti itu yang terjadi. Namun perkataan Rafa tadi membuatnya berpikir bahwa Rafa adalah lelaki yang tampan. "Aku Abelia Cantika, senang kenal denganmu." Balas Abelia dengan ramah, tidak peduli dengan Rafa yang menurutnya kaku.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
Cintai Aku Om!

Cintai Aku Om!

Mengecup singkat sebelum akhirnya menikmati apa yang dia pikirkan sejak tadi. "Uugghh ... Ohh, Om." Mendengar desahan Gena yang memanggilnya dengan sebutan Om lagi. Moriz tanpa aba-aba memasukan kedua jarinya di bawah sana. "AAKKHHH ... " Gena berteriak karena merasakan perih akibat ulah Moriz. "Perih," desisnya pelan. Moriz mendongak menatap menyeringai pada Gena, "Jangan memanggilku Om, sayang" peringatannya penuh penekanan dalam katanya.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai rika omi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status