Om-Om Pilihan Papa
Ungkapan masih ada 1001 jalan menuju Roma masih kupegang teguh sebagai pacuan.
Apalagi sekarang?
Aku akan berusaha keras, sangat amat keras untuk bisa bercerai dari Om Bian. Agar lelaki itu kapok bahkan untuk memikirkan menikah lagi di masa depan sana. Aku yakin, aku bisa menjadi wanita memusingkan yang akan memancing emosinya.
"Apa yang ada di kepala kecilmu itu, istriku?"
Aku melotot jijik dengan perkataan Om Bian, buru-buru tubuhku juga miring menjauh dari lelaki itu. Apa-apaan, kenapa dia harus berbisik begitu sih?