Sang Penjaga Pajajaran
Cahaya lembayung terakhir turun dari langit, menyentuh puncak menara,
dan mengalir ke seluruh bumi.
Dan malam itu, untuk pertama kalinya dalam sejarah kesadaran manusia, tak ada mimpi, karena semua orang sudah hidup di dalamnya.
Di dalam Kitab Layung Baru, halaman terakhir bersinar dan menulis dirinya sendiri. Tak ada tangan, tak ada pena,
hanya cahaya lembut yang bergerak seperti detak jantung bumi:
“Hirup téh rasa, rasa téh cahaya, cahaya téh Arjuna. Jeung Arjuna téh manusa nu geus eling.”
Hot Chapters