Pesugihan Kandang Bubrah
Ndraa Archeraku benci ayahmaafkan ibu anakkukata kecewa buat suami
“Kita butuh sesuatu yang pernah digunakan dalam ritual awal. Sesuatu yang pernah menjadi bagian dari perjanjian pesugihan.”
Lila terdiam. Ia tahu apa yang dimaksud Dimas. Barang-barang yang digunakan Arif dalam ritual pesugihan masih tersimpan di rumahnya. Minyak fambo, dupa dari Gunung Kawi, kain mori dari makam tua—semua masih ada di rumah yang telah mereka tinggalkan.
“Aku harus kembali ke rumah itu,” gumam Lila.
Ustadz Harman menggelengkan kepala. “Itu terlalu berbahaya, Lila. Jika kau kembali, mereka bisa menyadari keberadaanmu.”