Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

“Kita tidak di ujung kehancuran. Kita di ambang penyembuhan.” Malam purnama berikutnya, ritual pengakuan diadakan untuk pertama kalinya dalam tiga generasi. Di bukit batu yang menghadap gurun, para warga meletakkan benda-benda warisan: lembar puisi, alat musik tua, bahkan potret yang kabur—semua milik orang-orang yang pernah ‘dihilangkan.’ Rimba menyalakan api pengampunan. Di sekelilingnya, Bayang Lama berdiri. Perlahan, tubuh mereka mulai retak, seperti kulit kering yang akhirnya dihujani.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Tumbal Ketujuh Obsesi Sang Nyai

Selain untuk mempertahankan kecantikan dan menambah kekuatannya, bersetubuh dengan manusia adalah salah satu ritualnya. Kalau dulu, setiap persembahan yang dijadikan tumbal oleh sekutunya, setelah memuaskannya, akan ia hirup jiwanya hingga meregang nyawa. Namun berbeda dengan Fatih, selain dia mempunyai kekuatan yang Nyai takuti, Fatih juga telah membuat ratu siluman cantik itu tergila-gila padanya. "Uuuught ... Laras ..."
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Rahasia di Balik Tirai Malam Pertama

Rahasia di Balik Tirai Malam Pertama

tanya Aisyah kepada anak gadis yang sedang membuat api unggun. "Tentu saja untuk ritual," jawab gadis itu yang bernama Beti. "Heh, ritual apaan?" "Ritual tumbal di desa ini, saat malam purnama ada gadis suci yang harus selalu korbankan," jelas Beta. "Hah." Aditya dan Aisyah serentak terkejut mendengar penjelasan dari Beta. "Kalau gadis suci itu kek, gimana?" tanya Aisyah kepada Beta yang sangat sibuk membuat kayu bakar untuk api unggun.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

“Sudalah, jing! Bukankah hasilnya lebih bagus dengan kejadian ini, lagi pula tidak ada yang tahu dan dirugikan karena semua itu hanya sekedar duplikatku saja.” “Tetapi, cara tumbal yang mati lebih dramatis dan seperti dibuat-buat, cuk!” “Kau menyimpulkan seperti itu karena sudah melihatnya dan mengetahui tentang tumbal dan ritualnya, namun semua orang di sini belum tahu, jadi itu bukan masalah besar.”
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

“Mereka tidak sadar, di tengah-tengah pelariannya, mereka melakukan ritual kembali. Memanggil salah satu makhluk kini dianggap dewa bagi sebagian orang yang masih mempercayai hal ini.” “Sosok dewa pelindung dari para makhluk suruhan yang mengejar mereka dan meneror mereka dari orang-orang yang menganggap sesat ajaran mereka.” “Namun, makhluk itu meminta sesuatu yang setara, sesuatu yang bisa menjadi syarat agar perlindungannya masih berlaku hingga saat ini.” “Yaitu tumbal.” “Tiga orang tumbal terpilih dari tiga keluarga per lima puluh tahun sekali.”
9.630.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 835 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

PESUGIHAN GUNUNG SEMERU

Yuda menoleh ke arah Sekar yang sudah masuk lebih dulu, kemudian menatap kepada Pak Parlin. "Om, apakah ritual pemujaan itu akan kita lakukan malam ini?" tanya Yuda. Pak Parlin menolah, "Tentu saja, malam ini kita akan melakukan ritual pesugihan itu!" ucap lelaki itu. "Kita sudah memberikan 2 tumbal dan kita akan menjadikan kedua teman-temanmu yang berada di dalam pondok itu sebagai tumbal selanjutnya, agar kita semakin kaya tentunya. Hahaha ....!" Pak Parlin mengakhiri kalimatnya dengan tawa puas.
1025.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 983 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

Ritual itu mengharuskan adanya tumbal, meski dalam referensinya dijelaskan tumbal tersebut akan ikut menemani ke nirwana, namun suami istri tersebut tidak tega jika harus menumbalkan makhluk hidup. Mereka berdua mengurungkan niat yang sudah di ujung tanduk tersebut. Namun Basaria mendapat bisikan yang sangat halus, menggiurkan dan menghipnotis. Suara yang begitu merdu dan syahdu menuntunnya untuk tetap melaksanakan ritual tersebut. Di malam hari kala suami dan seluruh penghuni panti tersebut terlelap, Basaria menyiapkan perkakas ritual terakhir yang menjadi pelengkap rangkaian ritual.
104.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
DANYANG

DANYANG

tanya Dimas. Nala melepaskan pergelangan tangan Dimas, lantas memberi penjelasan ke dua, "pengorbanan. Ada yang menyebutnya sebagai sesajen dalam ritual untuk melakukan perjanjian dengan penguasa kerajaan ghaib seperti Danyang, atau sebagian besar dari kita mungkin lebih akrab dengan istilah tumbal. Benang merah ini adalah petunjuk bagi Danyang bahwa kalian adalah tumbal yang sudah dipersembahkan untuknya."
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
TUMBAL PENGANTIN

TUMBAL PENGANTIN

Seraya memberikan foto keluarga beserta foto rumah mewahnya. Pak Haji Burhan mulai mengamati satu persatu. Seraya mengangguk pelan. "Di keluarga kami ada istilah Tumbal Pengantin, setiap istri pertama anak laki-laki pasti akan mati, dan itu terjadi pada mendiang istri pertama saya dulu," ungkap Edwin.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Anniversary Terakhir

Anniversary Terakhir

komentarnya pada setengah durasi video yang diputar. “Putar sampai habis,” ujar Andika. Dwi bersorak melihat Fajar berguling-guling memegang alat vitalnya. Dia me-replay bagian akhir. “Apa itunya bisa dipotong habis?” Andika geleng-geleng kepala mendengar ucapan remaja labil itu, lantas mengambil poselnya.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 758 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status