Filtres
Updating status
AllOngoingCompleted
Trier par
AllPopulairesRecommandationsNotesMis à jour
Malam di Rumah Tanpa Nama

Malam di Rumah Tanpa Nama

“Tapi tidak ada tempat untuk mengembalikannya sekarang. Rumah itu sudah hancur.” Malam itu, Ki Surya, Pak Hasan, dan keempat remaja itu berkumpul di lokasi puing-puing Rumah Tanpa Nama untuk melakukan ritual terakhir. Mereka menggali lubang di tengah puing-puing, tempat di mana cermin besar dulu berdiri. Pecahan kaca itu dimasukkan ke dalam lubang, dikelilingi oleh mantera pelindung yang ditulis di atas kain putih.
815 VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 22 fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
Semalam Bersama Tuan Presdir

Semalam Bersama Tuan Presdir

tanya Dion menunjuk satu foto Bima memanjat tangga kecil. "Oh itu, tangga dari Tebu Wulung. Dalam Prosesi ini anak di ajak orang tua untuk menaiki tujuh tangga yang terbuat dari batang tebu. Tebu berasal dari kata antebing kalbu yang berarti penuh tekad dan rasa percaya diri. Ritual ini menggambarkan bahwa bayi akan menghadapi perjalanan hidupnya hari demi hari sampai pada puncaknya. Dalam kegiatan ini didampingi oleh orang tua si anak, hal ini menggambarkan dukungan keluarga untuk anak dalam menjalani hari-harinya ke depan. Ritual ini mempunyai harapan agar kelak si bayi tidak mudah menyerah dalam meraih cita-citanya," jelas Aruna.
1049.5K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 1.2K fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

Misteri Wangi Pandan Di Tengah Malam

“Belum. Cermin pertama bukan hanya pintu tapi jantung dari semua pantulan. Selama ia masih di dunia, roh-roh akan terus terjebak di antara dosa dan cahaya.” Ustadz Danur membuka kitab kecil yang dibawanya, halaman-halamannya bergerak sendiri, seperti ada angin dari dalam. “Kalau benar begitu,” katanya pelan, “Maka ritual terakhir harus dilakukan di sini, tempat segalanya dimulai.”
101.2K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 31 fois en tant que ritual tumbal terakhir
Afficher les avis (16)
Read
+Librairie
Pelangi Jelita
Reader Q tersayang, jumpa lagi dalam karyaku kali ini ya, alih genre dulu ya, semoga kalian berkenan.. Komen.positifmya dan tanggapannya boleh banget di setiap babnya. monggo aja. siapa tau pernah juga mgalamin kejadian honor.. salam manis dari Author kalian.. ...️...️...️...️
Strawberry
Di kakak wangi pandan di rumahku tiap jam 11 keatas, saat aku masih sibuk ama laptopku pasti bau melati lewat....akhirnya setelah tahu ada apa aku pindah ke lantai dua skrang nulisnya eh...awal pindah ke lantai dua masih ikutin wanginya...
Lire tous les avis
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

Karena itulah Abi juga sudah menyiapkan diri. Tak jauh beda dengan Nuning dan Harun. Bagi Nuning malam satu suro adalah waktunya menyerahkan tumbal. Setiap bulan suro datang. Nuning tidak berada dirumahnya, dia melakukan ritual ditempat dimana ia menyembah demitnya. Harun yang ilmunya masih cetek sama sekali tidak tahu menahu kalau Mbah Tandur demit yang membantu praktek perdukunanya ternyata meminta tumbal.
1076.0K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 2.2K fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Di layar, muncul kalimat: “AKHIR ADALAH KEWAJIBAN.” “Ini bukan virus biasa,” gumam Armand. “Ini... ending paksa. Seseorang mencoba menulis kata ‘tamat’ ke seluruh semesta.” Rael menatap Adrian yang mulai terhapus dari peta eksistensi. “Kita harus panggil dia kembali! Tapi caranya...?” Armand membuka naskah Omega. Halamannya masih kosong, namun tinta mulai muncul. Tapi bukan dari pena mereka.
1.8K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 42 fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Mereka melihat ada tiga pendekar sedang berdiri di atas akar pohon sakral yang menggeliat-geliat seperti cacing kepanasan. "Hentikan ritual yang kalian lakukan!" bentak Tiung Langit. "Hentikan?" Kemudian Pimpinan Cakar Hitam tertawa terbahak-bahak. "Sudah terlambat, kalian lihat jasad Raja Naga Timur, hanya tersisa tulang belulangnya saja ...Ritual ini sudah selesai dilakukan, dan hanya menunggu waktu, pohon Sakral ini akan tumbuh dengan sendirinya."
9.33.2M VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 114.2K fois en tant que ritual tumbal terakhir
Afficher les avis (1034)
Read
+Librairie
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Lire tous les avis
Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

Lima Suami Buas Itu Tak Ingin Melepaskanku!

Doa-doa terus dilantunkan. Saat malam benar-benar naik dan bulan purnama menggantung bulat tanpa warna darah, hanya putih bersih dan dingin, tetua tua itu akhirnya mengetukkan tongkatnya lagi. Tok. Tok. “Ritual pengembalian jiwa telah selesai.” Semua yang hadir menunduk. Luna, yang sejak tadi berdiri di samping Vania, tiba-tiba melepaskan genggaman tangannya lalu berlari kecil ke arah tetua tua itu.
107.9K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 285 fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
PESUGIHAN TUMBAL JANIN

PESUGIHAN TUMBAL JANIN

"Mas, kalau tumbal cuma anak pertama, lalu, tumbal selanjutnya itu siapa ...." Suara lirih Riani dibarengi getar dalam suaranya membuatku menoleh dan tersenyum. "Tenang saja. Mas sudah punya tumbal selanjutnya agar kita tetap aman. Istirahatlah." Tak sabar rasanya tanggal 15 nanti saat bulan purnama, aku banjir uang dan emas lagi. Kunanti itu darimu, Baron. ***
1.4K VuesEn coursAjouté à la bibliothèque 41 fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
Lemari Mencari Tumbal

Lemari Mencari Tumbal

Tanya Maya kepada sesosok laki-laki itu. “Kamar itu! Setiap jum’at malam, kami akan meminta tumbal dari wilayah ini! Tak pandang usia, tak pandang jenis kelamin! Siapapun itu, Jika ada orang yang sekali saja menyebut nama kami pada saat jum’at malam, percayalah, orang itu akan lenyap seketika, hahaha” “Mengapa!? Mengapa kalian melakukan itu?”
1010.5K Vuesen attenteAjouté à la bibliothèque 251 fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

“Kita tidak di ujung kehancuran. Kita di ambang penyembuhan.” Malam purnama berikutnya, ritual pengakuan diadakan untuk pertama kalinya dalam tiga generasi. Di bukit batu yang menghadap gurun, para warga meletakkan benda-benda warisan: lembar puisi, alat musik tua, bahkan potret yang kabur—semua milik orang-orang yang pernah ‘dihilangkan.’ Rimba menyalakan api pengampunan. Di sekelilingnya, Bayang Lama berdiri. Perlahan, tubuh mereka mulai retak, seperti kulit kering yang akhirnya dihujani.
101.7K VuesComplétéAjouté à la bibliothèque 56 fois en tant que ritual tumbal terakhir
Read
+Librairie
Dernier
1
...
45678
...
10
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status