SUSUK TERATAI PUTIH
Sumirah tak peduli jika tubuhnya menjadi abu sekalipun, dia harus berjuang demi membalaskan sakit hatinya.
"Rama, Biyung, Uwak, Sumirah kangen." Sumirah menangis, entah karena merindukan orang terkasih atau karena kesakitan menahan beratnya ritual terakhirnya, ritual melebur sukma.
Tak terasa sudah hari kedua Sumirah menjalani ritual yang penuh dengan perjuangan dan air mata.
Sumirah menangis lirih tatkala rasa rindu tiba-tiba menyeruak dari dalam hatinya. Tangannya mengepal erat, dia tak boleh kalah, waktunya tak lama lagi.
Hot Chapters