Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
lantai tiga belas

lantai tiga belas

Dan Sinta… adalah yang terakhir. > “Tujuh tumbal... satu untuk setiap pintu kematian di tempat itu,” bisik Bu Darmi ngeri. Ia tahu ritual pemanggilan sudah terlalu dalam. Suara-suara dari dimensi lain mulai memecah batas dunia. Cermin-cermin mulai retak, bayangan-bayangan mulai hidup. Kegelapan bukan hanya gelap, tapi hidup.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

“Sabenerna mah teu kudu di jelaskeun cu, da aranjeun datang kadieu teh nini mah atos apal maksudna. (Sebenarnya tidak perlu dijelaskan cu, dengan kalian datang kesini saja nenek sudah tahu maksudnya.)” “Kandang bubrah mah sanes ritual anu sulit cu, meskipun teu sa ampuh muja ka oray atau muja ka raja buta anu aya di luhur ieu gunung. Tapi teu kudu make tumbal anu aneh-aneh, teu kudu ngorbankeun batur. (Kandang bubrah itu bukan ritual yang sulit cu, meskipun tidak seampuh muja ke ular atau muka ke raja buta yang ada di atas gunung ini. Tapi tidak perlu pakai tumbal yang aneh-aneh, tidak perlu mengorbankan orang lain. )”
9.8682.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.4K kali sebagai ritual tumbal terakhir
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
D'sparage Je
makin diikutin, perjalanan si Ujang bikin makin penasaran. cuman sedikit saran aja sih, perjalanan Nando untuk menaklukkan seluruh negeri di Alam siluman dalam cerita The Destinable Of Light akan memberikan warna yang berbeda buat pembaca, jadi mampirlah sekali-sekali kalo ada waktu ...
Baca Semua Ulasan
Tumbal Pengantin Iblis

Tumbal Pengantin Iblis

ujar Raja Arsen. Keempat pemuda siluman yang bertelanjang dada tersebut masuk ke dalam air satu persatu. Mereka sedang melakukan ritual kedewasaan sama seperti Raja Arsen. Pemuka agama yang mengenakan jubah putih itu membaca doa lalu meraih bunga seperti apa yang dilakukan pada pada Raja Arsen tadi. Sang pemuka agama lalu meninggalkan kolam bersamaan dengan kelima pemuda siluman yang menatap ke arah Permata Aurora berada. Mereka kemudian menenggelamkan diri ke air selama beberapa saat.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Tampilkan Ulasan (12)
Baca
+Pustaka
KarRa
Bab 74 masih sedikit revisi, mungkin akan tersedia hari senin. Tidak mengubah alur dan isi cerita di bab tersebut, hanya menambahkan jumlah kata agar nyaman dibaca. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya, dan selamat membaca.
Kiki Sulandari
Gavin berhasil membuat Ellard & Lamont melihat ritual yg dilakukan klan peramal & penyihir Apa yg akan mereka lakukan selanjutnya? Gambaran masa depan tentang apa lagi yg telah dilihat Sekar? Akankah terjadi sesuatu pada sang nenek?
Baca Semua Ulasan
Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

Tinggal satu hal terakhir yang belum final, yaitu daftar tamu undangan dan pengiriman undangan resmi. Alasan utama tertundanya hal itu adalah karena Katie belum ingin mengundang siapa pun dari Keluarga Tandean. Oleh karena itu, dia selalu menunda-nunda bagian ini. Setelah Miyano menanyakan dua kali, barulah Katie menyerahkan daftar undangan yang sudah dia sunting dengan enggan. Nama Alzham, Senia, Fadil, dan Markos semuanya telah dihapus. Hafiz hanya melirik daftar itu sekilas dan tidak mengatakan apa pun. Wajahnya tetap tenang seperti biasa. Namun, justru sikapnya yang begitu datar membuat hati Katie agak tidak tenang.
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 209 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
SUSUK TERATAI PUTIH

SUSUK TERATAI PUTIH

Sumirah tak peduli jika tubuhnya menjadi abu sekalipun, dia harus berjuang demi membalaskan sakit hatinya. "Rama, Biyung, Uwak, Sumirah kangen." Sumirah menangis, entah karena merindukan orang terkasih atau karena kesakitan menahan beratnya ritual terakhirnya, ritual melebur sukma. Tak terasa sudah hari kedua Sumirah menjalani ritual yang penuh dengan perjuangan dan air mata. Sumirah menangis lirih tatkala rasa rindu tiba-tiba menyeruak dari dalam hatinya. Tangannya mengepal erat, dia tak boleh kalah, waktunya tak lama lagi.
9.750.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
TUMBAL UNTUK MADUKU

TUMBAL UNTUK MADUKU

Alana tercekat saat mendengar suara ghaib yang menuntut sebuah tumbal setelah sekian lama dia menunda untuk menumbalkan Alina. "Tumbal? Haruskah aku melakukan lagi?" tanya Alana dengan nada dan wajah ketakutan. Makhluk tak kasat mata itu lalu tiba-tiba keluar dari balik cermin dengan cepat. "Jangan pernah mencoba untuk membohongiku, Alana. Kau sudah berjanji akan memberikan diriku tumbal, sekarang aku mengih janji itu."
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Menjadi Istri Kedua Suami Sahabatku

Menjadi Istri Kedua Suami Sahabatku

"Ritual? Ritual apa?" "Ritual untuk mendapatkan kekayaan, ketenaran, jabatan, apapun itu. Pada malam bulan purnama, kami harus mempersembahkan seorang wanita hamil untuk disetubuhi ramai-ramai, setelah itu janin yang ada di dalam perutnya akan diambil untuk dimakan ari-arinya dan diminum darahnya," jelas Ansel dengan gamblang.
815.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

Seorang sahabat yang ia kenal sejak masa putih abu-abu, yang masih mau menjaga hubungan persahabatan mereka hingga di tempat perantauan kini telah pergi untuk selama-lamanya. Tak ada lagi pendengar setia ketika Kevin mencurahkan isi hatinya. Tak ada lagi kejutan-kejutan yang akan Mike lakukan di hadapan mereka. Semuanya telah usai. Semuanya berakhir hari ini. * * * * * "Ngga, Bu. Jangan menahanku." Tania bersih keras mengeluarkan cincin dari dalam tasnya dan meminta ibunya untuk menghubungi pastor yang akan memberkati pernikahan mereka esok.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Menjadi Wanita Impian Tuan.

Menjadi Wanita Impian Tuan.

Setelah itu di serahkan pada Zevaran. "Ingat, jangan sampai ada yang lepas ayamnya, lehernya jangan sampai putus, darahnya kau taburi Sepanjangan gapura itu. Tunggu aba-aba dariku, jika aku menyalakan api, tandanya ritual tumbal mu selesai, jika gagal ayam itu akan hidup lagi. Kamu dan istrimu lah yang mati menjadi tumbal di gapura itu."
980 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Titik terakhir

Titik terakhir

Kendati demikian sepertinya Miko tidak menyadari aku berusaha mati-matian menimba air untuk menyiram isi otak yang terbakar. Malah pemuda tersebut dengan santainya membahas kejadian konyol beberapa menit yang lalu. Tentang helm, polisi dan tingkah aneh ku. Semua itu membuat Nurul tertawa. "Kamu nggak pulang?" Aku bertanya. Adzan maghrib telah berlalu sedari tadi. Dan dengan gayanya yang kekanakan Miko memajukan bibir lebay, "masih kangen sama kamu."
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai ritual tumbal terakhir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status