Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Silakan Menikah Lagi, Mas!

Silakan Menikah Lagi, Mas!

tanya Robin. Aqsal menatap Robin nyalang. “Baiklah, bunuh saja kami. Lo pikir gue takut mati? Sama sekali enggak.” Dor! Robin menembak ke arah kaki Aqsal, tetapi meleset. Aqsal tidak mau kalah, ia menembak ke arah Robin dan anak buahnya dengan membabi buta. Satu tangan anak buah Robin terkena sasaran pelurunya.
1064.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
Bukan Gadis Simpanan Sugar Daddy

Bukan Gadis Simpanan Sugar Daddy

pekik gadis itu seraya meronta. "Diam," geram Robin sembari mengeluarkan sebuah suntikan yang telah ia siapkan di dalam saku. "Lepaskan aku, dasar pria cabul!" sekuat apa pun Ruth meronta tetap saja tidak dapat menandingi kekuatan Robin. Pria itu menyuntikan obat bius di leher sehingga Ruth berteriak. Sesaat ia melihat ke jalanan yang sepi. Hanya dalam hitungan tiga puluh detik gadis itu tak sadarkan diri dalam pelukannya.
105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
ARTI SEBUAH PERBEDAAN

ARTI SEBUAH PERBEDAAN

Ronde pertama pertandingan antara Robin dengan “preman Urakan.” “Hai, pemuda alim lebih baik kamu menyerah atau nanti kamu menderita saat saya memukulmu.” bentak “preman Urakan” itu dengan sombongnya menyindir Robin. “Coba saja jika kamu mampu.” jawab Robin sambil tersenyum sinis. “Mulai.” teriak tertua Wang. “Hahaha, bodoh! Mati kamu.” Preman Urakan itu mengeluarkan senjata lalu langsung menyerang Robin.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai robin hood kartun
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
Masandra
hallo para pembaca saya, terima kasih ya. hayo kasih masukan. Apakah ada yang senang jika saya perkenalkan Robert Zhang sama dengan Kartika lee? tapi ya, masih harus berjuang keras Robert untuk menaklukkan Kartika yang cuek itu.
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Baca Semua Ulasan
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

Robin membuat keputusan itu setelah melihat cinta di mata putrinya dan keyakinan dalam diri Roni. “Terserah hadiahnya apa. Intinya, aku akan membunuh orang asing ini!” ucap Robi percaya diri. Pertarungan pun dimulai. Orang-orang membentuk lingkaran sambil bersorak gembira, menunggu siapa yang akan keluar sebagai pemenang. Namun, sekuat apapun Robi di mata mereka, bagi Roni, Robi hanyalah seperti anak kecil. Dengan tangan kosong, Roni menghadapi Robi yang bersenjata pisau batu.
1057.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

Menulis Ulang Takdir di Tengah Perang Para Pahlawan

tanya Jeanne heran, bersiap mencabut pedang untuk bentrok. “Nona Jeanne, kami tahu ini lancang, tapi bawalah kami bersama Anda!” sosok lelaki bertudung yang sebagian wajahnya saja terlihat cukup malas yang pertama bicara. Sebut saja Robin Hood. “Hah? Kalian gila? Masuk ke sana artinya tidak ada jalan keluar, tahu,” Jeanne mengangkat satu alis.
10727 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
MARCO-POLO

MARCO-POLO

tanya Robin—pria berkulit hitam—yang ikut mengambil sebuah belati dan menggenggamnya erat. "Aku hanya pernah mendengar kisahnya. Namun, ibu dulu mengatakan jika itu sebuah dongeng zaman peperangan. Apa jangan-jangan ... ah! Itu hanya mainan!" pekik Marco menyangkal ucapannya sendiri. "Agh!" rintih Polo dan erangannya mengejutkan semua orang. "Ada apa? Kau kenapa?" tanya Robin panik dan bergegas mendekati Captain-nya.
1015.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 481 kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
Istri 2 Miliar CEO Arogan

Istri 2 Miliar CEO Arogan

ujar robin yang langsung memakan roti pemberian Karin. Karin menutup hidungnya karena merasa kebauan dengan bau baju robin yang lembab terkena hujan kemarin dan pria itu belum sempat menggantinya karena masih banyak hal yang harus di urusnya. “kamu tidak akan memberikan harga untuk satu potong roti ini kan?” tanya robin pada Karin yang nampak sedang berpikir. “hm, apa om punya nomor ponsel?” tanya Karin yang di angguki robin.
1040.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
Chemistrick

Chemistrick

Beberapa minggu kemudian. Robin menurunkan dua buah ransel dari dalam sebuah mobil jip. Kendaraan itu yang membawanya dari Pokhara menuju Siwai. Dia berada satu mobil dengan Nania, Alex, dan Rudi. Ketiganya dikenal Robin sejak dia menjadi relawan di Fit dan Bugar.
1017.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
Ahli terhebat di Kota Dumai

Ahli terhebat di Kota Dumai

Dia berdandan dengan hati-hati hari ini, hanya untuk membuat Yohan terpana saat melihatnya atau bahkan untuk membuat jantungnya berdebar, dan menunjukkan ekspresi yang sama seperti saat pria lain memandangnya. Namun, sayangnya Yohan tidak melakukannya, kecuali kilatan keterkejutan di matanya di awal, setelah itu dia kembali terlihat tenang. Damar dan Robin berjalan ke arah mereka dengan cepat, kemudian mereka berdua mengulurkan tangan pada saat bersamaan. "Halo, aku Robin, putra dari ketua Grup Sohwa." "Halo, aku Damar, ketua Grup Flimax. Siapa nama Nona?"
9.664.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Jin Mustofa, Zayn dan Bayu tampak menatap kearahnya. “Sosok seperti apa yang kau inginkan tuan Baron?” tanya Jin Mustofa. “Aku ingin seperti Robinhood, sosok pahlawan yang sangat jago memanah” kata Baron dengan penuh semangat. “Dengan kemampuanmu seperti itu, umur tuan Baron takkan panjang di negeri jin” kata Jin Mustofa dengan dinginnya. Glek! Baron meneguk ludah mendengar hal itu.
1031.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 861 kali sebagai robin hood kartun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status